Usut Proyek BPBD Benteng, Tim Penyidik Kejari Panggil Kontraktor

- Penulis

Senin, 25 Juli 2022 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kontraktor BPBD Benteng Dipanggil Tim Penyidik Tipidsus Kejari Benteng

Kontraktor BPBD Benteng Dipanggil Tim Penyidik Tipidsus Kejari Benteng

Beritarafflesia.com – Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu Tengah (Benteng) diketahui sedang mengusut proyek rehabilitasi dan rekonstruksi plat duiker, gorong-gorong dan pemasangan talud penahan banjir alur anak sungai Air Rikis di Desa Sidodadi, Kecamatan Pondok Kelapa, milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu Tengah senilai Rp 4,8 miliar.

Kajari Benteng, Tri Widodo, melalui Kasi Pidsus Bobby Muhammad Ali Akbar, saat dikonfirmasi menyebut bahwa pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti, salah satunya meminta perhitungan dari ahli konstruksi. 

Pihaknya juga mengaku sudah memanggil dan memeriksa serta meminta keterangan pelaksana kegiatan atau kontraktor proyek.

“Sekarang masih berproses, semoga dalam waktu dekat hasilnya keluar. Sudah kita panggil kontraktornya dimintai keterangan berkaitan dengan kegiatan yang dilaksanakan tersebut,” jelas Bobby Muhammad Ali Akbar, Sabtu (23/07/22).

Diketahui kasus tersebut saat ini masih dalam tahap penyelidikan Kejari Bengkulu Tengah.

Baca Juga  Komitmen Dalam Memeliharah Lingkungan, Pemkab Benteng Lakukan Penanaman Bambu di Sempadan Sungai Lemau

Berdasarkan data terhimpun, paket pekerjaan di Sidodadi hanyalah satu dari tujuh paket pekerjaan yang tersebar di lokasi berbeda dengan nilai total kurang lebih Rp 25 miliar.

Adapun item pembangunan lainnya yaitu rehabilitasi dan rekonstruksi gedung SD Air Napal Kecamatan Bang Haji sebesar Rp 2,2 miliar, rehabilitasi dan rekonstruksi jembatan manunggal 100 air basri Desa Talang Empat, Kecamatan Karang Tinggi Rp 2,5 miliar, rehabilitasi dan rekonstruksi jembatan Desa Paku Haji, Kecamatan Pondok Kubang Rp 3,6 miliar.

Kemudian rehabilitasi dan rekonstruksi jembatan Air Susup Desa Komering Kecamatan Merigi Sakti Rp 2,5 miliar, rehabilitasi dan rekonstruksi jembatan gantung Desa Air Napal Kecamatan Bang Haji Rp 6,9 miliar, serta rehabilitasi dan rekonstruksi gorong – gorong Desa Harapan (box culvert) Kecamatan Pondok Kelapa Rp 1,3 miliar.

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PPPK Paruh Waktu Kembali Keluhkan Gaji yang Belum Dibayarkan
Bengkulu Tengah Rayakan HUT ke-18, Bupati Ajak Wujudkan Daerah Maju dan Berkelanjutan
Polres Bengkulu Tengah Gelar Binrohtal, Tingkatkan Integritas dan Keimanan Personel
Satreskrim Polres Bengkulu Tengah Tangkap Pelaku Dugaan Kekerasan Terhadap Anak
Pemdes Renah Lebar Salurkan BLT-DD Lima Bulan Sekaligus kepada 11 KPM
Pelajar di Bengkulu Tengah Diduga Jadi Korban Penusukan Teman Sekolah, Polisi Lakukan Penyelidikan
Sekda Bengkulu Tengah Minta OPD Segera Ajukan Pembayaran Gaji PPPK Paruh Waktu
PPPK Paruh Waktu di Bengkulu Tengah Keluhkan Gaji Belum Dibayar Selama 4 Bulan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:54 WIB

PPPK Paruh Waktu Kembali Keluhkan Gaji yang Belum Dibayarkan

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:57 WIB

Bengkulu Tengah Rayakan HUT ke-18, Bupati Ajak Wujudkan Daerah Maju dan Berkelanjutan

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:27 WIB

Polres Bengkulu Tengah Gelar Binrohtal, Tingkatkan Integritas dan Keimanan Personel

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:14 WIB

Satreskrim Polres Bengkulu Tengah Tangkap Pelaku Dugaan Kekerasan Terhadap Anak

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:00 WIB

Pemdes Renah Lebar Salurkan BLT-DD Lima Bulan Sekaligus kepada 11 KPM

Berita Terbaru

Bengkulu Tengah

PPPK Paruh Waktu Kembali Keluhkan Gaji yang Belum Dibayarkan

Rabu, 24 Jun 2026 - 15:54 WIB