Tingkatkan Literasi Minat Baca Masyarakat, DPK Provinsi Bentuk Perpustakaan Desa Berbasis inklusi sosial.

- Penulis

Selasa, 8 November 2022 - 00:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPK Provinsi Bengkulu, Meri Sasdi

Bengkulu,Beritarafflesia.com- Upaya meningkatkan budaya literasi dan minat baca di tengah masyarakat, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Bengkulu mendorong pembentukan perpustakaan desa berbasis inklusi sosial.

Kepala DPK Provinsi Bengkulu, Meri Sasdi mengatakan, keberadaan perpustakaan sangat pentinguntuk mengubah kesejahteraan masyarakat desa. Selain berfungsi sebagai tempat belajar, Perpustakaan juga diharap dapat memberdayakan masyarakat.

“Pembangunan perpustakaan perlu ada pemerataan. Sampai pelosok kelurahan atau desa akan terus kami dorong dan kami bina pembentukannya,” ujarnya, Sabtu (8/10/2022).

Dalam mencapai indeks literasi yang tinggi, kata Meri, perlu dilakukan pengadaan koleksi bahan baca yang berkualitas dan sesuai kebutuhan potensi daerah.

Langkah lainnya berupa terobosan agar perpustakaan mempunyai wajah baru dengan pengadaan perpustakaan digital sebagai inovasi dan kreasi.

“Memaksimalkan keberadaan perpustakaan ini tidak lepas dari program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial dengan program satu desa/kelurahan memiliki satu perpustakaan,” katanya.

Terlebih program ini regulasinya sudah jelas dengan adanya peraturan gubernur (Pergub) yang mengatur.

“Pemenuhan Indeks Pembangunan Literasi terus kita lakukan. Beberapa tahun yang lalu literasi kita berada di urutan bawah, berkat kerjasama semuanya, hasilnya Bengkulu mendapat urutan kedelapan secara nasional pembangunan literasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dirinya meminta kepada bupati/walikota juga menetapkan regulasi di kabupaten/kota melalui peraturan bupati (Perbup) dan peraturan walikota (Perwal) yang mengatur terkait keberadaan perpustakaan.

Baca Juga  Momentum 17 Agustus, Reses  Jonaidi SP Bari Bantuan Serana Olahraga ke Karang Taruna di Seluma

“Saat ini baru tiga daerah yang telah menyelesaikan regulasi. Harapan kita daerah lainnya dapat diselesaikan dan nantinya di desa juga ada peraturan desa yang mengamanatkan 5 persen dana desa itu bisa dipakai untuk pembangunan berkebutuhan perpustakaan atau literasi desa dapat dijalankan dengan baik,” tutur Meri.

Sementara itu, melanjutkan program perpustakaan berbasis inklusi sosial, Meri menyampaikan tujuannya untuk mendukung pemerintah daerah mencapai kesejahteraan masyarakat.

“Potensi di desa itu seperti pertanian, perdagangan dan perikanan. Dengan literasi yang ada di perpustakaan, dengan SDM yang ada di masyarakat serta didukung oleh dana desa insya allah akan terwujud desa yang sejahtera dengan makmur yang menjadi potret Indonesia nantinya,” sampainya.

Meri berharap kedepan program, kebijakan, dan upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan literasi dan minat baca masyarakat di Bengkulu dapat terlaksana dengan baik. Sehingga dapat tercapai kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan visi misi Bengkulu maju, hebat dan sejahtera.

“Dengan adanya duta baca, pegiat literasi, dan lain sebagainya, termasuk Bunda Literasi yang telah terbentuk dapat menjadi motivator dan inisiator dalam rangka peningkatan indeks literasi dan kegemaran membaca di provinsi Bengkulu,” pungkasnya.”(BR1)Adv

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Pastikan Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Segera Rampung,Tampung 270 Siswa Gratis 
Fokus Bantu Rakyat,Gubernur Dukung Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 
Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu Hampir Rampung, Gubernur Helmi Targetkan Beroperasi Agustus 2026
UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan BPOM Tanam 1.000 Pohon, Wujudkan Green Campus Berbasis Ekoteologi
Tujuh Guru MIN 1 Rejang Lebong Resmi Dikukuhkan sebagai Guru Profesional melalui Yudisium PPG UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Teguhkan Komitmen Green Campus melalui Penandatanganan Piagam SDGs
UIN FAS Bengkulu Terima Kunjungan IAIN SAS Babel Bahas Penguatan Tata Kelola Akademik
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:25 WIB

Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:10 WIB

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Pastikan Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Segera Rampung,Tampung 270 Siswa Gratis 

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:46 WIB

Fokus Bantu Rakyat,Gubernur Dukung Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:37 WIB

Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu Hampir Rampung, Gubernur Helmi Targetkan Beroperasi Agustus 2026

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:53 WIB

UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan BPOM Tanam 1.000 Pohon, Wujudkan Green Campus Berbasis Ekoteologi

Berita Terbaru