Seluma,Beritarfflesia.com- Kasus bunuh diri di Kabupaten Seluma tergolong tinggi. Dalam kurun 3 Sementara di tahun 2022 lalu, tercatat ada 14 kasus bunuh diri yang terdiri dari ASN, pelajar, usia remaja dan usia dewasa. Penyebabnya, mulai dari depresi, asmara, dan ekonomi.
Modusnya, minum racun rumput, hingga gantung diri menggunakan tali, nilon dan kabel di lokasi rumah atau tempat tinggalnya.
Kepala Kemenag Seluma, Heriansyah MH mengaku prihatin dengan tingginya angka kasus bunuh diri keluarga di Seluma ini.
” Sangat prihatin. Peran orang tua, keluarga dan orang dekat sangat penting. Karena dari segi agama, bunuh diri sangat dilarang,” sampai Heriansyah kepada RADAR BENGKULU kemarin.
Menurutnya, perilaku bunuh diri lebih disebabkan dari interaksi dari faktor biologis, genetik, psikologis,sosial dan ekonomi maupun lingkungan.(ta)












