Trauma Akibat di Aniaya, Siswa SD Tidak Ingin Masuk Sekolah

- Penulis

Jumat, 19 Mei 2023 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trauma Akibat di Aniaya, Siswa SD Tidak Ingin Masuk Sekolah

Trauma Akibat di Aniaya, Siswa SD Tidak Ingin Masuk Sekolah

Bengkulu Utara, Beritarafflesia.com,-Aksi pemalakan dan dugaan penganiayaan terhadap salah seorang pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) terjadi di Bengkulu Utara, Jumat (19/5/2023).

Hal ini menimpa salah satu siswa di sekolah yang baru diketahui orang tuanya setelah sang anak menceritakan apa yang dialaminya saat di sekolah.

Berdasarkan keterangan orang tua, korban tidak berani masuk sekolah karena takut dengan aksi pemalakan dan pemukulan oleh siswa kelas VI bersekolah di tempat yang sama.

Dari keterangan tersebut, korban mengaku sering diminta sejumlah uang, bila tidak memberi maka akan menerima penganiayaan dari kakak kelasnya.

“Ada dugaan penganiayaan. Sampai-sampai anak takut mau ke sekolah, kena mental,” terang orang tua korban, Kamis, (18/5/2023).

Setelah mengetahui pengakuan dari sang anak, apa yang dialami anaknya sudah hampir setahun ini.

Berdasarkan keterangan tersebut, pihak keluarga mengaku, baik guru atau kepala sekolah tidak mengetahui hal ini.

Baca Juga  Dua Orang ditahan Akibat Kasus Pengerusakan,  Ratusan Warga Geruduk Polsek Ketahun

Orang tua siswa menghubungi pihak Polsek, dan merespon dengan baik masalah ini.

“Orang tua korban sudah menghubungi pihak Polsek, dibantu mediasi permasalahan ini disekolah tetapi belum menemukan solusi,” imbuhnya.

Data terhimpun, diduga bukan hanya satu orang yang menjadi korban pemalakan dan pemukulan tersebut.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor Kerkap, Polda Bengkulu, Iptu Novriyanti mengatakan, pihaknya telah berusaha memediasi kasus ini.

Namun pihak keluarga korban memilih menempuh jalur hukum lebih lanjut, usai mendengarkan keterangan dari anak yang tak berani ke Sekolah lagi.

“Sudah kami mediasi. Namun pihak keluarga tetap ingin meneruskan kasus ini ke jalur hukum. Tadi malam sudah melapor ke unit PPA Polres Bengkulu Utara,” kata Kapolsek. (Ismail Yugo)

foto : ilustrasi

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satbrimobda Polda Bengkulu menerima kunjungan Siswa SD IT Alam Generasi Islam, Kenal Alutsista hingga Nilai Disiplin
144 Paket Sabu Diamankan, Kabid Humas Polda Bengkulu Benarkan Pengungkapan di Bengkulu Selatan
Polda Bengkulu Tegaskan Komitmen Dukung Proses Hukum yang Transparan dan Akuntabel
Kapolresta Bengkulu Pimpin Press Reles Narkotika, Amankan 7 Orang Tersangka
Wakapolri: Hibah Lahan Mako Brimob Perkuat Keamanan Masyarakat dan Proyek Strategis Nasional di Kolaka
Dukung Asta Cita Presiden Prabowo sebagai Prioritas Nasional, Polri Serahkan 378 Unit Perumahan bagi PNPP dan Masyarakat di Sultra
Wakapolri Resmikan Jembatan Perintis “Dhira Brata” Wujud Instruksi Presiden Prabowo
Sempat Melawan Petugas, Satu Anggota KKB Puncak Jaya Berhasil Dilumpuhkan Satgas Ops Damai Cartenz
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 08:30 WIB

Satbrimobda Polda Bengkulu menerima kunjungan Siswa SD IT Alam Generasi Islam, Kenal Alutsista hingga Nilai Disiplin

Rabu, 22 April 2026 - 14:17 WIB

144 Paket Sabu Diamankan, Kabid Humas Polda Bengkulu Benarkan Pengungkapan di Bengkulu Selatan

Rabu, 22 April 2026 - 13:37 WIB

Polda Bengkulu Tegaskan Komitmen Dukung Proses Hukum yang Transparan dan Akuntabel

Selasa, 21 April 2026 - 16:51 WIB

Kapolresta Bengkulu Pimpin Press Reles Narkotika, Amankan 7 Orang Tersangka

Selasa, 21 April 2026 - 16:46 WIB

Wakapolri: Hibah Lahan Mako Brimob Perkuat Keamanan Masyarakat dan Proyek Strategis Nasional di Kolaka

Berita Terbaru