Bengkulu Selatan, Beritarafflesia.Com-Pemkab Bengkulu Selatan merencanakan akan menyalurkan bantuan hewan ternak kepada kelompok pada tahun 2024
Bahkan, bantuan hewan ternak tersebut sudah dicanangkan sebelum datangnya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) meluas hingga seluruh Indonesia. Sehingga membuat bantuan tersebut di batalkan, sesuai intruksi dari Kementerian.
Namun, saat ini bantuan tersebut baru direncakan bisa terealisasi di tahun 2024, karena pandemi PMK belum dicabut oleh Pemerintah Pusat.
“Tahun ini belum bisa, karena wabah PMK belum dicabut oleh pemerimtah pusat,” kata Kabid Peternakan Dinas Pertanian Bengkulu Selatan Ikat Maulana kepada TribunBengkulu.com, Rabu (7/6/2023).
Di tahun yang lalu Pemkab Bengkulu Selatan menganggarkan untuk pengadaan bantuan sapi, senilai Rp 3,5 miliar.
“Kalau tidak salah sekitar Rp 3,5 miliar anggaaran yang dibatalkan beberapa waktu lalu. Besar harapan diakan datang anggaran tersebut tetap tersedia,” jelas Ikat.
Sementara, berdasarkan syarat dan tahapan agar mendapatkan hewan ternak sapi pengajuan harus melalui kelompok yang minimal memiliki anggota sebanyak 15 orang maksimal sebanyak mungkin.
Jika semua sudah lengkap, kelompok bisa memasukan proposal ke Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Bengkulu Selatan.
“Sebagai pertimbangan, yang berhak mendapatkan bantuan adalah kelompok yang telah pernah mendapatkan serta terbilang berhasil dalam beternak,” tegas Ikat.
Nantinya, setelah syarat tersebut dimasukan, tim dari Dinas Pertanian Bengkulu Selatan atau dari Dinas Peternakan akan melakukan verifikasi kelapangan terlebih dahulu. (BR1)adv












