Gas Elpiji 3 Kg Langka, Pemkot Sebut ini Penyebabnya

- Penulis

Rabu, 26 Juli 2023 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.Com– Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagrin) Kota Bengkulu rutin melakukan pemantauan dan pengawasan distribusi gas elpiji 3 Kg diberbagai pangkalan.

Hal ini dilakukan lantaran isu kelangkaan gas elpiji menjadi perbincangan dikalangan masyarakat. Setelah ditelusuri hal tersebut tak sepenuhnya benar, pasokan gas di pangkalan sesuai dengan kuota yang ditentukan dan tak ada pengurangan stok.

“Setelah kami melakukan pengecekan di pangkalan. Pangkalan masih menerima pasokan distribusi gas elpiji dari agen sesuai dengan kuota yang telah ditentukan dan tidak mengalami pengurangan,” ujar Kepala Disperdagrin diwakili Kabid Pengembangan Perdagangan Erika Ariesanti, Rabu (26/7/2023).

Gas Elpiji 3 Kg Langkah, Pemkot Sebut ini Penyebabnya

Lebih lanjut, Erika menjelaskan ada beberapa kemungkinan kelangkaan gas yang terjadi baru baru ini, diantaranya karena saat ini harus melalui aplikasi dari Pertamina.

“Sekarang pembelian ke elpiji 3 Kg harus melalui aplikasi dari Pertamina. Jadi masyarakat harus mendaftarkan terlebih dahulu NIK mereka melalui aplikasi tersebut. Apabila sudah terdaftar maka pihak pangkalan bisa melakukan transaksi pembelian gas kepada masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga  Seleksi JPT Pratama Dibuka Pj Sekda, 7 Peserta Ikuti Tes Penulisan Makalah

“Masyarakat nanti dijatahi berdasarkan aplikasi untuk kebutuhan rumah tangga hanya satu tabung, sementara untuk kebutuhan UMKM memperoleh dua tabung,” sambungnya.

Gas Elpiji 3 Kg Langkah, Pemkot Sebut ini Penyebabnya

Selain itu, Erika dan tim juga menemukan banyaknya pembeli dari luar wilayah, dalam hal ini bukanlah warga sekitar pangkalan. Kemudian faktor lainnya yakni distribusi gas 3 Kg hanya pada hari kerja, ketika hari libur atau tanggal merah tak ada lagi pendistribusian.

Tak hanya itu, Disperdagrin juga menduga festival tabut menjadi salah satu faktornya. Pasalnya pada festival ini banyak muncul pedagang musiman, sehingga kebutuhan akan gas 3 Kg meningkat akhir-akhir ini.

“Diprediksi minggu depan kondisi akan kembali normal setelah festival tabut selesai,” pungkasnya.(BR1)Adv

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
SD Negeri 24 Kota Bengkulu Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI Belangsung dengan Khidmat
SD Negeri 24 Kota Bengkulu Meriahkan HUT ke-81 RI Laksanakan Beragam Trobosan Perlombaan
SD Negeri 77 Kota Bengkulu Sukses Meriahkan HUT ke-81 RI dengan Beragam Perlombaan
SMA Negeri 1 Kota Bengkulu Meriahkan HUT Kemerdekaan RI dengan Beragam Perlombaan
Jual Seragam Rp800 Ribu di SDN 66 Kota Bengkulu Disorot Orang Tua Siswa Desak Wali Kota Tegas
Wali Kota Dedy Wahyudi Terima Kunker Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, Bahas Program Inovatif dan Pengelolaan ZIS
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:38 WIB

Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB

Selasa, 1 September 2026 - 07:53 WIB

Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:06 WIB

SD Negeri 24 Kota Bengkulu Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI Belangsung dengan Khidmat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:48 WIB

SD Negeri 24 Kota Bengkulu Meriahkan HUT ke-81 RI Laksanakan Beragam Trobosan Perlombaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:48 WIB

SD Negeri 77 Kota Bengkulu Sukses Meriahkan HUT ke-81 RI dengan Beragam Perlombaan

Berita Terbaru

Provinsi Bengkulu

Perkuat Indeks Ketahanan Hadapi Bencana, Pemprov Dorong Akurasi Data IKD

Kamis, 10 Sep 2026 - 17:09 WIB