Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Minta Oknum Guru SMA Pelaku Bullying Tes Kejiwaan

- Penulis

Jumat, 17 November 2023 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.Com – Empat guru serta belasan siswa menjadi pelaku bullying di SMA Negeri 9 Kota Bengkulu. Akibat bullying, korban sampai takut ke sekolah. Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu yang mendengar kabar ini pun meminta agar keempat oknum guru yang menjadi pelaku diperiksa kejiwaannya.

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Edwar Samsi mengatakan, para pelaku yang merupakan tenaga pendidik tidak seharusnya melakukan perundungan terhadap muridnya. Perilaku mereka seolah-olah melazimkan tindakan perundungan.

“Kita sesalkan perilaku keempat guru ini. Perlu dilakukan tes kejiwaan mereka,” Ucap Edwar, Rabu (2/8/2023).

Menurut dia, profesi guru memiliki keunikan dan keistimewaan dibandingkan profesi lain. Guru diharapkan memiliki peran membantu sekaligus melindungi anak didik. Apalagi, para guru juga dilengkapi dengan sertifikasi.

“Tugas guru ini menjadikan siswa lebih baik dan memiliki prestasi. Sekolah merupakan rumah kedua bagi siswa. Kita sesalkan perilaku perundungan terhadap siswa, yang ternyata juga memiliki riwayat kesehatan yang tidak baik. Seharusnya dijaga dan dilindungi,” lanjutnya.
Diketahui sebelumnya, seorang siswa kelas XII IPA di SMAN 9 Bengkulu berinisial K menjadi korban perundungan teman-teman dan gurunya. Perundungan itu dia terima sejak duduk di kelas X.

Baca Juga  Usin Abdisyah : DPRD Provinsi Bengkulu Siap Berkolaborasi Support Kepolisian

HM, orang tua K, menjelaskan bahwa bullying ini terungkap setelah K harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Selain karena penyakit autoimunnya, kondisi K menurun karena menerima bullying tersebut.

“Anak saya mengalami perundungan atau bullying berupa verbal, sehingga mengakibatkan anak saya takut ke sekolah. Selain itu, (bullying) membuat drop kesehatan anak saya yang memang sejak 2017 lalu didiagnosa autoimun,” katanya.

Khawatir dengan kondisi kesehatan fisik dan psikologis anaknya, HM pun melaporkan hal ini kepada sekolah. Pihak sekolah pun telah melakukan mediasi serta memanggil oknum guru serta belasan siswa yang terlibat dalam perundungan tersebut.(BR1)adv

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Ketua II DPRD Kepahiang Hadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT RI Ke-81 2026
DPRD Kepahiang Gelar Rapat Paripurna,Jadwalkan Kegiatan September 2026
Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Pastikan Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Segera Rampung,Tampung 270 Siswa Gratis 
Fokus Bantu Rakyat,Gubernur Dukung Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 
Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu Hampir Rampung, Gubernur Helmi Targetkan Beroperasi Agustus 2026
UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan BPOM Tanam 1.000 Pohon, Wujudkan Green Campus Berbasis Ekoteologi
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Bengkulu Berlangsung Khidmat, Dihadiri Ketua DPRD Provinsi Bengkulu
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:06 WIB

DPRD Kepahiang Gelar Rapat Paripurna,Jadwalkan Kegiatan September 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:25 WIB

Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:10 WIB

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Pastikan Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Segera Rampung,Tampung 270 Siswa Gratis 

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:46 WIB

Fokus Bantu Rakyat,Gubernur Dukung Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:37 WIB

Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu Hampir Rampung, Gubernur Helmi Targetkan Beroperasi Agustus 2026

Berita Terbaru

Provinsi Bengkulu

Pelantikan Pejabat Pemprov, Sekda Tekankan Disiplin dan Profesionalisme

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:57 WIB