Distankan Rejang Lebong Mencatat Sebanyak 55 Hektare Areal Pertanian Alami Kekeringan 

- Penulis

Sabtu, 7 Oktober 2023 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rejang Lebong,Beritarafflesia.Com-Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menyebutkan 55 hektare areal pertanian dalam beberapa kecamatan di daerah itu mengalami kekeringan.

Kepala Distankan Rejang Lebong Zulkarnain di Rejang Lebong, Jumat, mengatakan dampak el nino yang terjadi di Tanah Air belakangan termasuk di wilayah itu telah menyebabkan mengeringnya sumber air yang menjadi pengairan lahan pertanian masyarakat.

“Dari pendataan yang kita lakukan di lapangan diketahui lahan pertanian yang terdampak el nino mencapai 55 hektare, baik itu jenis tanaman padi maupun jagung,” kata dia.

Dia menjelaskan, areal pertanian yang mengalami kekeringan ini tersebar di 10 desa/kelurahan dalam empat kecamatan dengan jumlah petani yang terdampak mencapai 84 orang.

Lokasi yang mengalami kekeringan ini diantaranya di Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup dengan jumlah petani 19 orang. Kemudian di Kecamatan Curup Selatan dialami oleh delapan orang petani diantaranya empat lokasi di Desa Lubuk Ubar, empat lokasinya di Desa Rimbo Recap dan satu lokasi di Desa Watas Marga.

Baca Juga   Dinas P3APPKB RL Kirim Delegasi GenRe,Tingkatkan  Kualitas Pengelolaan Pelayanan PIK Remaja/Mahasiswa

Selanjutnya di wilayah Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT) ada tujuh lokasi yakni empat lokasi di Desa Belumai I dan tiga lokasi di Desa Belumai II.

Kemudian 48 lokasi di Kecamatan Curup Utara diantaranya 12 lokasi di Desa Kota Pagu, tiga lokasi di Desa Tanjung Beringin, sembilan lokasi di Desa Perbo, dan 23 lokasi di Desa Dusun Sawah.

Sejauh ini tanaman padi yang terdampak kekeringan, kata dia, masih tumbuh namun perkembangannya tidak normal karena air yang tersedia terbatas.

Pihaknya sudah menyarankan petani di daerah itu yang akan menanam padi atau tanaman lainnya yang banyak membutuhkan air agar ditunda sampai musim hujan tiba, sehingga nantinya petani tidak mengalami kerugian akibat gagal panen.

Sedangkan untuk membantu petani yang lahannya kekeringan sudah disiapkan mesin pompa penyedot air, kalangan petani terdampak bisa menggunakannya namun untuk biaya operasional berupa pembelian BBM harus disiapkan pemakainya karena mereka tidak memiliki anggaran membeli BBM.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Dinas Pendidikan Rejang Lebong dan Tim Pengawas Gelar Pembinaan Serta Sosialisasi bagi Tenaga Pendidik 
Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong
Pemdes IV Suku Menanti RL Salurkan BLT Dana Desa kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat
Maksimalkan Potensi Dana Umat, Pemkab dan Baznas Rejang Lebong Kebut Aturan Baru Pengelolaan ZIS
Cegah Perkawinan Anak dan Kekerasan Perempuan, Pemkab Rejang Lebong Rangkul Tokoh Adat hingga Hadirkan Layanan Terpadu di Puskesmas
Pemdes Warung Pojok Gelar Musyawarah Pra-Pelaksanaan Kegiatan 2026
Polsek Sindang Kelingi Laksanakan Pengawalan Pengendara Motor di Jalur Curup–Lubuklinggau
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:38 WIB

Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB

Rabu, 2 September 2026 - 13:25 WIB

Dinas Pendidikan Rejang Lebong dan Tim Pengawas Gelar Pembinaan Serta Sosialisasi bagi Tenaga Pendidik 

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:25 WIB

Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemdes IV Suku Menanti RL Salurkan BLT Dana Desa kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:43 WIB

Maksimalkan Potensi Dana Umat, Pemkab dan Baznas Rejang Lebong Kebut Aturan Baru Pengelolaan ZIS

Berita Terbaru

Provinsi Bengkulu

Perkuat Indeks Ketahanan Hadapi Bencana, Pemprov Dorong Akurasi Data IKD

Kamis, 10 Sep 2026 - 17:09 WIB