Anggota DPRD Kota Mengecam Keras Pernyataan Kepala Perwakilan BI Yang Terkesan Hoax dan Tendensius
Bengkulu, Beritarafflesia.com- Entah apa tujuan kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bengkulu yang mengeluarkan pernyataan melalui Vedio Press Confrencenya yang berdurasi 1 menit 58 detik, sehingga terkesan mengada-ngada dengan bahasa tendensius.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pernyataan kepala Bank indonesia tersebut jelas akan mengundang polemik., dimana pemerintah saat ini sedang sibuk melawan situasi pandemi covid 19 dengan cara menggencarkan vaksinasi, dan mengatur langkah untuk meningkatkan ekonimi masyarakat kota Bengkulu, namun dengan pernyataan kepala perwakilan BI Bengkulu tersebut yang membuat isu tidak baik tentang pemerintahan di provinsi Bengkulu ini mendapat tanggapan pedas dari sejumlah pihak.
Vedio viral diakun tiktok @jurnalistiktok212 yang diketahui Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bengkulu Joni Marsius
Vedio ini viral diakun tiktok @jurnalistiktok212 diketahui merupakan Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bengkulu Joni Marsius yang mengatakan tentang tata kelola pemerintahan di Bengkulu Berikut pernyataan Hoax yang disampaikan Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bengkulu Joni Marsius “Saya mau menceritakan sedikit terkait dengan kondisi diagnosik yang berkaitan dengan pengelolaan. Kita itu Provinsi Bengkulu berada di rangking ya anda lihat sendiri deh yang sudah dilingkari, indeks tata kelola pemerintah kita rendah, indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan tata kelola pemerintahan rendah, orang terlalu gak puas orang Bengkulu terhadap tata kelola dan pemerintahan,” kata Joni Marsius dalam video yang beredar, Kamis (7/4/2022).
Masih dalam video Joni Marsius mengatakan “Indeks ini didapat dari KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) ya bukan kita yang melakukan, kita hanya mengutip saja. Nah ini tanda-tanda ya, sudahlah jelek-jelek semua, ditata kelola pemerintahan kita juga belum baik. Ayo sama-sama pastinya kan temen-temen di Pemda ingin memperbaiki, tapi mau gak mau juga harus dibantu oleh temen-temen wartawan untuk memperbaikinya, menyarankan perbaikan kalau ya kalau kritik membangun juga bagus,” jelas Joni Marsius.
Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bengkulu Joni Marsius
Lanjut dalam video Joni Marsius menyatakan “jadi ini ya orang yang di survei KPK, pemerasan pelayanan itu, Kota Bengkulu itu nomor satu, delapan belas di indeksnya ya. Terus diatasnya yang menganggap mereka itu dimintain suap atau gratifikasi kalau berurusan dengan pemerintahan itu. Kita itu kalah dengan Sumatera Utara ya, kita pada posisi kedua, ini penting ya, ini kan informasi yang ada diluar sana kita gabung,” demikian Joni dalam video yang beredar.
Sementara itu Menanggapi pernyatan Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bengkulu Joni Marsius tersebut Anggota DPRD kota Bengkulu Teuku Zulkarnain angkat bicara, Menurutnya pernyataan yang dilontarkan oleh kepala perwakilan Bank Indonesia Bengkulu ini merupakan informasi hoax., karena niat yang di sampaikan Joni Marsius sudah cendrung tidak baik dan mencoba bermain politik kotor.
“ Pernyataan yang di sampaikan oleh kepala perwakilan Bank Indonesia (BI) Bengkulu melalui Vedionya itu Hoak. padahal seharusnya BI Bengkulu ini juga termasuk dalam bagian pemerintah yang sama –sama mengatur sistem dalam mengatasi krisis Moneter di seluruh indonesia. Apalagi untuk di dunia perbankan Bank Indonesia ini merupakan bank sentral baik secara nasional maupun di berbagai daerah ” Tergas Teuku
Ketua Faksi Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bengkulu ini juga Mempertanyakan tujuan dan sikap kepala Perwakilan Benk Indonesia Bengkulu yang terkesan memburuk kan kenerja pemerintah.
“Pertanyaan saya apa tujuan Kepala BI Bengkulu Joni Marsius yang menuding kinerja pemerintah ini apa? Akakah dia politisi., karena kalau dia memburuk kan kinerja pemerintah artinya dia sudah bertentangan dengan visi-misi kepala daerah. dan dia juga berprilaku seperti lembaga kontrol sosial yang tidak mengedepankan azas praduga tak bersalah ” Pungkas Teuku. (BR1) (Adv).














