Aplikasi SLAWE Di Dukcapil Kota Bengkulu Masih Kurang Sosialisasi

Bengkulu, Beritarafflesia.com – Kebijakan Pemerintah kota Bengkulu melalui Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (Dukcapil) memudahkan dengan program Sistem Layanan Administrasi Warga Elektronik (SLAWE). Dimana program Aplikasi ‘Slawe’ oleh Disdukcapil kota Bengkulu masih kurangnya sosialisasi. 

Anggota Sekaligus Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Bengkulu, Kusmito Gunawan mengatakan bahwa, seharusnya dukcapil melalui Dinas Kominfo boleh untuk melakukan sosialisasi.

Masyarakat juga harus diberitahukan secara masif, dalam artian dengan terus menerus, turun ke lapangan gunakan perangkat seperti RT, RW untuk mensosialisasikan aplikasi, seperti disebarkan melalui media sosial WhatsApp, Facebook dan lainnya. Kemudian juga boleh dilakukan sosialisasi di lapangan, pelatihan, melakukan diskusi-diskusi. 

“Menurut saya kurang nya sosialisasi, namun jangan dituntut misalnya masyarakat harus mencari tau, itu tugas kita sebagai pemerintah itu kan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Kusmito pada Rabu (2/2/2022). 

Pihaknya berharap kedepannya ada kerja sama, misalnya Disdukcapil, kemudian dinas kominfo, SDM, kemudian dengan perangkat yang ada serta memungkinkan untuk melibatkan bagian pemerintahan guna melakukan sosialisasi tersebut. 

“Apabila perlu turun kelapangan, ada simulasi, kemudian dipermudah pake akses kalo memang masyarakat tau bagaimana cara menjalankan aplikasi itu melalui WhatsApp atau dibuat selebaran dan di masukan ke rumah – rumah misalnya gitu,” jelasnya. adv

(BR2)

Share

Tinggalkan Balasan