Basarnas Rejang Lebong  Gelar Diklat Potensi SAR

- Penulis

Selasa, 11 Juni 2024 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Basarnas Rejang Lebong  Gelar Diklat Potensi SAR

Rejang Lebong,Beritarafflesia.Com- Basarnas menggelar pendidikan dan latihan (Diklat) pertolongan pertama bagi potensi pencarian dan pertolongan atau SAR. Diklat dilaksanakan di Gedung Serba Guna Balai Diklat Rejang Lebong, 10 – 15 Juni 2024.

Pelatihan dibuka Bupati Rejang Lebong, Drs.H. Syamsul Effendi, MM, pukul 09.00 WIB, (Senin, (10/6/2024).

Prosesi pembukaannya dihadiri Kepala Basarnas Provinsi Bengkulu, Muslikun Sodik, SKM, Kadis Sosial, Syahfawi, SKM, MKM, Kadispar, Dodi Sahdani, S.Sos, MSi, Kepala BPBD, Shalahuddin, Kepala Damkar, Ferry Najamudin, SH. Serta, Lettu. Tasmi B dari Kodim 0409, Kapolsek Selupu Rejang, Iptu. Ibnusina. Perwakilan PMI, RAPI dan Orari.

‘’Pertama saya ucapkan terimakasih kepada Basarnas yang telah melaksanakan pelatihan ini. Soalnya, Rejang Lebong memiliki beragam potensi bencana alam. Bulai dari gunung meletus, gempa bumi, angin puting beliang, banjir dan tanah longsor. Termasuk cuaca ekstrim. Yang tidak ada Cuma tsunami. Kalau ada tsunami di Rejang Lebong artinya kiamat,’’ kata bupati.

Bupati berharap, pelatihan ini dapat menambah kemampuan dan keterampilan para peserta. Sehingga, para peserta dapat memahami situasi dan kondisi di wilayah bencana. Khususnya dalam mencari, menolong dan mengidentifikasi korban bencana.

‘’Bencana ala mini tidak bisa diprediksi kapan akan terjadi. Kita berharap ilmu didapat para peserta pelatihan tidak digunakan. Karena tidak ada bencana. Tapi, ketika bencana terjadi kita siap turun memberikan pertolongan,’’ ujar bupati.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana, Agus Mujiono, SH menjelaskan, pelatihan ini dilaksanakan 10 – 15 Juni 2024. Serta diikuti 50 peserta dari berbagai instansi dan organisasi potensi pencarian dan pertolongan dari Rejang Lebong, Kepahiang dan Lebong.

Baca Juga  Biasakan Pola Hidup Sehat, Pemkab Rejang Lebong Lakukan Kegiatan Senam Bersama

‘’Para peserta pelatihan dibimbing 5 instruktur, 4 asisten instruktur, 1 supervisi, 2 mentor. Serta 18 panitia,’’ tutur Agus Mujiono.

Dikatakan, mater pelatihan terdiri dari substansi Basarnas, teknik pertolongan pertama, penilaian korban, pemindahan korban, bantuan hidup dasar dan resusitasi jantung, paru. Serta materi tentang perdarahan dan syok, cedera jaringan lunak dan organ dalam, patah tulang, cedera kepala, dada, tulang belakang dan penggunaan KED. Penanganan luka bakar dan kedaruratan lingkungan, terapi oksigen, triage dan pembinaan fisik.

‘’Metode pelatihan berupa teori, tanya jawab, praktik atau aplikasi lapangan, demonstrasi dan simulasi,’’ jelas Agus Mujiono.

Sementara Kepala Basarnas Provinsi Bengkulu, Muslikun Sodik, SKM, mengungkapkan, pelatihan ini dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan personel potensi dalam memberikan pertolongan cepat, tepat dan akurat kepada korban bencana.

‘’Jadi, manfaatkan dengan sebaik-baiknya pelatihan ini. Sehingga para peserta bisa menjadi garda terdepan dalam pencarian pertolongan korban bencana,’’ kata Muslikun.

Selain itu, Muslikun juga menyebutkan akan mendirikan Unit Siaga Basarnas di Rejang Lebong. Sehingga unit siaga ini dapat bergerak cepat mencari dan menolong korban bencana dengan melibatkan seluruh potensi yang ada.

Di Penghujung prosesi pembukaan, Muslikun memberikan cinderamata berupa miniatur helikopter Basarnas kepada bupati. Serta bupati menyematkan tanda peserta pelatihan kepada 2 peserta sebagai perwakilan. (Br1)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria Lansia di Rejang Lebong Jadi Korban Curas, Motor Dibawa Kabur Pelaku Berpisau
Dituding Korupsi Rp.2,2 Miliar, Mantan Kades Pungguk Lalang Angkat Bicara
Puskesmas Simpang Nangka Lakukan Kunjungan Rumah, Berikan Layanan Medis Berkelanjutan bagi Warga Peserta BPJS
Sanggar Benuang Sakti Bertahan Tanpa Uluran Tangan, Penjaga Budaya Asli Suku Rejang Menanti Keberpihakan Pemerintah
Bupati Rejang Lebong Terima Audiensi IAPA Bengkulu di Rumah Dinas
Kepemimpinan Kolaboratif Bupati dan Wakil Bupati Perkuat Fondasi Pembangunan Rejang Lebong
Pemkab Rejang Lebong Teken MOU Dukung Pembentukan BNNK
Festival Durian Jenis Langka Varietas Unggul Lokal ke-3 Resmi Digelar di Rejang Lebong
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:24 WIB

Pria Lansia di Rejang Lebong Jadi Korban Curas, Motor Dibawa Kabur Pelaku Berpisau

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:12 WIB

Dituding Korupsi Rp.2,2 Miliar, Mantan Kades Pungguk Lalang Angkat Bicara

Rabu, 28 Januari 2026 - 19:36 WIB

Puskesmas Simpang Nangka Lakukan Kunjungan Rumah, Berikan Layanan Medis Berkelanjutan bagi Warga Peserta BPJS

Senin, 26 Januari 2026 - 14:14 WIB

Sanggar Benuang Sakti Bertahan Tanpa Uluran Tangan, Penjaga Budaya Asli Suku Rejang Menanti Keberpihakan Pemerintah

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:54 WIB

Bupati Rejang Lebong Terima Audiensi IAPA Bengkulu di Rumah Dinas

Berita Terbaru