Cegah Penyakit Rabies, Pemkot Lakukan Vaksin Sebanyak 500 Hewan 

- Penulis

Kamis, 13 Juni 2024 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cegah Penyakit Rabies, Pemkot Lakukan Vaksin Sebanyak 500 Hewan 

Bengkulu,Beritrafflesia.Com- Penyakit rabies yang disebabkan oleh gigitan hewan seperti Anjing, Kucing dan Kera tidak bisa dianggap sepele. Sebab penyakit ini mematikan bila tidak cepat ditangani secara medis. Oleh karena itu pencegahan rabies juga dipandang penting untuk dilakukan.

Cara pencegahan yang dilakukan adalah dengan memberikan vaksinasi kepada hewan-hewan peliharaan, seperti yang mulai dilakukan oleh Pemkot Bengkulu melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bidang Kesehatan Hewan.

Sudah beberapa hari ini Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu melakukan kegiatan vaksinasi di beberapa kelurahan, total ada 500 dosis vaksin. Ini disampaikan Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Adriansyah melalui Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan drh. Henny Kusuma Dewi.

“Kita dapat 500 dosis vaksin rabies yang bersumber dari APBN, sampai kemarin (Rabu, 12 Juni) baru di 6 kelurahan. Hewan yang kita vaksin adalah Anjing, Kucing dan Kera,” ujar Henny.

Henny mengatakan belum ada kasus positif rabies untuk tahun 2024 ini di Kota Bengkulu, namun kasus gigitan cukup banyak, terutama gigitan anjing.

Baca Juga  Walikota Helmi Ajak Masyarakat Lebih Melek Hukum Melalui Program Penyuluhan

“Kasus positif lab Alhamdulillah belum ada, tapi kasus gigitan banyak, datanya ada di Dinkes. Tapi selama ini kami selalu koordinasi dengan Dinkes. Jadi, kalau misal ada kasus gigitan, kami yang handle hewannya, dinkes tangani korbannya,” jelas Henny.

Vaksin rabies ini, kata Henny dilakukan setiap tahun atau di booster setiap tahunnya

“Kita turun jika tersedia amunisi (vaksin rabies), kemarin kita turun dapat alokasi vaksin dari APBN. Insya Allah nanti ada juga dari APBD kita,” kata Henny.

Henny juga menghimbau kepada masyarakat Kota Bengkulu bila terkena gigitan anjing, kucing atau kera agar segera mencuci luka bekas gigitan tersebut menggunakan detergen dibawah air mengalir selama 10-15 menit. Kemudian keringkan dengan lap bersih, kasih yodium tincture dan datang ke Puskesmas minta vaksin anti rabies. Kemudian untuk hewannya, akan diobservasi selama 10-14 hari.(BR1)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
SD Negeri 24 Kota Bengkulu Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI Belangsung dengan Khidmat
SD Negeri 24 Kota Bengkulu Meriahkan HUT ke-81 RI Laksanakan Beragam Trobosan Perlombaan
SD Negeri 77 Kota Bengkulu Sukses Meriahkan HUT ke-81 RI dengan Beragam Perlombaan
SMA Negeri 1 Kota Bengkulu Meriahkan HUT Kemerdekaan RI dengan Beragam Perlombaan
Jual Seragam Rp800 Ribu di SDN 66 Kota Bengkulu Disorot Orang Tua Siswa Desak Wali Kota Tegas
Wali Kota Dedy Wahyudi Terima Kunker Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, Bahas Program Inovatif dan Pengelolaan ZIS
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:38 WIB

Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB

Selasa, 1 September 2026 - 07:53 WIB

Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:06 WIB

SD Negeri 24 Kota Bengkulu Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI Belangsung dengan Khidmat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:48 WIB

SD Negeri 24 Kota Bengkulu Meriahkan HUT ke-81 RI Laksanakan Beragam Trobosan Perlombaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:48 WIB

SD Negeri 77 Kota Bengkulu Sukses Meriahkan HUT ke-81 RI dengan Beragam Perlombaan

Berita Terbaru

Provinsi Bengkulu

Perkuat Indeks Ketahanan Hadapi Bencana, Pemprov Dorong Akurasi Data IKD

Kamis, 10 Sep 2026 - 17:09 WIB