Ketua Komisi I DPRD Provinsi Minta Bangun Pabrik CPO Mini 100 Unit di Provinsi Bengkulu

- Penulis

Minggu, 29 Januari 2023 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu Selatan, Beritarafflesia.com-  Ketua Komisi I  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Dempo Xler melakukan peninjauan terkait pembangunan pabrik pengolahan minyak mentah kelapa sawit (Crude Palm Oil CPO mini yang terletak di Desa Gunung Kayo Kecamatan Bunga Mas Kabupaten Bengkulu Selatan, kemarin, 29/01/2023

Tujuan Ketua Komisi I dan jajaran tak lain adalah meninjau progres pembangunan pabrik CPO mini yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan.

“Apa yang dilakukan Pemkab adalah langkah yang tepat untuk mendorong perekonomian petani daerah khususnya petani sawit menjadi sejahtera,” kata Dempo.

Dempo melihat apa yang dialami petani sawit selama ini tidak sesuai dengan hasil yang didapat dengan operasional yang dikeluarkan imbas fluktuatif dan rendahnya harga penjualan tandan buah segar (TBS). 

“Selain harga yang rendah, jarak yang ditempuh petani untuk menjual ke pabrik kelapa sawit (PKS) juga menguras biaya pengeluaran. Sehingga dengan adanya pabrik CPO mini dapat menekan biaya yang ada,” sampainya.

Baca Juga  Kapolres Bengkulu Selatan Gelar Upacara Peringati Sumpah Pemuda Ke-96

Dari penyampaian Dinas Perkebunan, lanjut Dempo, nantinya pabrik CPO mini yang selesai dibangun ini diserahkan ke kelompok tani agar pengelolaannya dapat dilakukan secara mandiri dan profesional.

Selain itu, Dempo melihat progres pembangunan tersebut dapat diimplementasikan di daerah lain mengingat pembangunan dan pengolahannya membutuhkan biaya yang terjangkau.

Dengan pengeluaran biaya APBD sekira Rp 500 juta per pabrik, Dempo berharap pabrik CPO mini tersebut dapat dibangun sebanyak 100 unit di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.

Kendati demikian dengan ditopang oleh APBD, Dempo juga menyarankan agar pembangunan juga dilakukan dan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdes) melalui dana desa yang ada. 

“Kami akan usulkan ke pemerintah kabupaten lainnya agar pembangunannya dapat dilakukan, satu kecamatan satu pabrik CPO mini dengan tujuan meningkatkan sentra ekonomi rakyat dan nilai tawar harga sawit semakin baik,” demikian Dempo. (BR1)adv

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Kepahiang Mulai Bahas KUA-PPAS 2027, Tekankan Anggaran Efektif dan Berpihak kepada Masyarakat
Pemdes IV Suku Menanti RL Salurkan BLT Dana Desa kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat
Patroli Perintis Presisi Polda Bengkulu Sisir Titik Rawan, Antisipasi 3C hingga Balap Liar
Dukung Program Bantu Rakyat, Wagub Mian Ajak 143 Pemegang IUP MBLB Bersinergi 
Pemprov Focus Matangkan Perubahan Perda, Perampingan OPD Demi Perkuat Efektivitas Pemerintahan
Maksimalkan Potensi Dana Umat, Pemkab dan Baznas Rejang Lebong Kebut Aturan Baru Pengelolaan ZIS
Cegah Perkawinan Anak dan Kekerasan Perempuan, Pemkab Rejang Lebong Rangkul Tokoh Adat hingga Hadirkan Layanan Terpadu di Puskesmas
KUA-PPAS APBD Kepahiang 2027 Proyeksikan Defisit Netto Hingga Rp75,77 Miliar
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:28 WIB

DPRD Kepahiang Mulai Bahas KUA-PPAS 2027, Tekankan Anggaran Efektif dan Berpihak kepada Masyarakat

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemdes IV Suku Menanti RL Salurkan BLT Dana Desa kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:46 WIB

Patroli Perintis Presisi Polda Bengkulu Sisir Titik Rawan, Antisipasi 3C hingga Balap Liar

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:42 WIB

Dukung Program Bantu Rakyat, Wagub Mian Ajak 143 Pemegang IUP MBLB Bersinergi 

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:19 WIB

Pemprov Focus Matangkan Perubahan Perda, Perampingan OPD Demi Perkuat Efektivitas Pemerintahan

Berita Terbaru