Dinas Dukcapil Provinsi Sumbar Tertarik dengan Aplikasi SLAWE dari Kota Bengkulu

- Penulis

Senin, 26 Oktober 2020 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bengkuu, Beritarafflesia.com- Dinas Dukcapil Provinsi Sumbar beserta rombongan camat dari Kota Padang berkunjung ke kantor dinas Dukcapil Kota Bengkulu, Senin (26/10/2020). Rombongan yang dipimpin oleh Kabid Adminduk Dukcapil Sumbar Dasran disambut oleh Plt Kadis Dukcapil Kota Bengkulu Nofri Andriyanto di ruang kerjanya.

Dalam pertemuan itu, Nofri menjelaskan inovasi di Dukcapil Kota Bengkulu salah satunya yang diunggulkan adalah aplikasi Sistem Pelayanan Administrasi Warga Secara Elektronik (SLAWE).

“Kami dalam hal pelayanan telah mengarahkan ke online. Karena memang diawal Covid-19 kita dituntut melaksanakan pelayanan secara terbatas tidak tatap muka.. Kami permudah masyarakat. Saat ini tembus sampai 14 ribu permohonan SLAWE yang mampu diselesaikan tanpa mengharuskan masyarakat hadir dan mengantri,” jelas Nofri.

Dengan adanya aplikasi SLAWE, saat ini pengurangan masa yang berkunjung ke dukcapI sampai 70 persen. Sebelum ada aplikasi SLAWE, kantor dinas dukcapil hampir seperti pasar.

“Pelayanan SLAWE ini memang dituntut oleh kepala daerah dan ini menjadi salah satu inovasi kami. Pak dirjen dukcapil sempat sidak ke sini. Beliau tertarik. Beliau mengatakan inilah yang dia inginkan. Dirjen mengatakan aplikasi seperti inilah yang harus diterapkan secara nasional,” sampai Nofri.

Baca Juga  Bupati Lebong Surati Kementerian ESDM Terkait Polemik Tambang Emas PT TME

Selain itu, Nofri juga menjelaskan di Kota Bengkulu juga ada program 3 in 1 suka duka. Yakni menerbitkan dan mengantar langsung akta kematian setiap ada warga yang meninggal termasuk membuatkan KTP serta KK baru. “Biasanya pimpinan kami (Plt walikota) yang mengantarkan langsung,” kata Nofri.

Kabid Adminduk Dukcapil Sumatera Barat, Dasran mengaku sangat tertarik dengan aplikasi SLAWE.

“Soal SLAWe ini kami membutuhkan data datanya. Kami tertarik untuk meningkatkan pelayana online. Bermacam-macam namanya, di Kota Padang juga ada pelayanan online tapi teknis dan namanya berbeda. Kami berpikir, bagaimana kalau Kota Padang bisa mencontoh,” ujar Dasran.

Masih kata Dasran, mereka berkunjung ke Dukcapil Kota Bengkulu juga ingin dapatkan informasi terutama terhadap pindah datang antar Kota Bengkulu dengan kabupaten/kota di Sumbar supaya sama-sama bisa mencarikan solusinya terhadap masyarakat yang belum berkesempatan melapor untuk pindah datangnya agar bisa mendapatkan dokumen kependudukannya. (Adv)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Bengkulu Buka Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT di UMB
Respons Cepat Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Tangani Penembakan di Dekai, Dua Warga Sipil Terluka dan Pelaku Diburu
Cegah Pungli dan Gratifikasi, Kominfotik Bengkulu Tegaskan Komitmen Bersama
Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu
Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global
Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas
Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 14:47 WIB

Sekda Bengkulu Buka Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT di UMB

Rabu, 29 April 2026 - 09:34 WIB

Respons Cepat Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Tangani Penembakan di Dekai, Dua Warga Sipil Terluka dan Pelaku Diburu

Rabu, 22 April 2026 - 11:50 WIB

Cegah Pungli dan Gratifikasi, Kominfotik Bengkulu Tegaskan Komitmen Bersama

Senin, 20 April 2026 - 10:09 WIB

Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu

Sabtu, 18 April 2026 - 22:24 WIB

Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global

Berita Terbaru