Dinkes Kota Bengkulu Temukan 146 Kasus Pneumonia Selama 2023

- Penulis

Senin, 11 Maret 2024 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinkes Kota Bengkulu temukan 146 kasus pneumonia selama 2023

Dinkes Kota Bengkulu temukan 146 kasus pneumonia selama 2023

Bengkulu, Beritarafflesia.com- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu, sejak Januari hingga Desember 2023 menemukan dan menangani 146 kasus pneumonia yang terjadi di wilayah tersebut.

“Selama 2023 Dinkes Kota Bengkulu telah menangani 146 kasus pneumonia yang terjadi terhadap anak-anak dan orang dewasa,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kota Bengkulu Joni Haryadi Thabrani, Senin (11/03/2024)

Ia menyebutkan, jumlah kasus pneumonia di Kota Bengkulu selama 2023 terdiri dari 98 kasus yang menyerang anak usia 0 hingga 5 tahun, 31 kasus yang menyerang anak 6 hingga 9 tahun.

Dinkes Kota Bengkulu Temukan 146 Kasus Pneumonia Selama 2023

Kemudian, 16 kasus yang menyerang anak usia di atas sembilan hingga 60 tahun dan satu kasus yang menyerang lansia di atas usia 60 tahun.

Joni menerangkan, penanganan kasus pneumonia dilakukan Dinkes melalui sejumlah puskesmas di Kota Bengkulu yang dilakukan secara terpadu sesuai dengan prosedur tetap terkait pengobatan pneumonia.

Untuk pengobatan pneumonia di Kota Bengkulu semua masyarakat sudah ditanggung Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melalui program pemerintah sehingga secara otomatis pengobatan tersebut dan penyakit lainnya gratis.

Baca Juga  Dinkes Kota Bengkulu Dicatut Orang Tak Dikenal, Beredar Flayer Loker HOAX

Oleh karena itu, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Bengkulu untuk kembali menjaga protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan mengkonsumsi makanan yang bergizi.

Selanjutnya, jika ditemukan ditemukan anak-anak yang memiliki ciri-ciri terinfeksi infeksi saluran pernapasan atas maupun batuk dan pilek harus segera diobati dengan mendatangi fasilitas kesehatan terdekat.

Sebab, efek kelanjutan dari infeksi saluran pernapasan bagian atas dapat turun ke bagian paru-paru sehingga menyebabkan pneumonia khususnya pada anak-anak dan lanjut usia (lansia) di atas 50 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu

“Pneumonia disebabkan karena berbagai hal seperti microplasma, virus, bakteri ataupun jamur yang bisa menyerang dari organ paru-paru aupelioli ada infeksi sehingga ada cairan di paru-paru sehingga menyebabkan sesak dan harus segera diobati karena ada infeksi,” jelas Joni.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Kekompakan, Kemenag Kota Bengkulu Gelar Olahraga Bersama
Eduva Autism Therapy Centre Rayakan Ulang Tahun ke-3, Perkuat Komitmen Layani Anak Berkebutuhan Khusus
PDI Perjuangan Bengkulu Gelar Musancab PAC, Ir. H. Mian Tekankan Kerja Nyata untuk Rakyat
Plh Walikota Bengkulu Hadiri Reuni Akbar SMANDA Angkatan 1980–2025
Respons Cepat Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Tangani Penembakan di Dekai, Dua Warga Sipil Terluka dan Pelaku Diburu
Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu
188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas
Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:11 WIB

Tingkatkan Kekompakan, Kemenag Kota Bengkulu Gelar Olahraga Bersama

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:07 WIB

Eduva Autism Therapy Centre Rayakan Ulang Tahun ke-3, Perkuat Komitmen Layani Anak Berkebutuhan Khusus

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:46 WIB

PDI Perjuangan Bengkulu Gelar Musancab PAC, Ir. H. Mian Tekankan Kerja Nyata untuk Rakyat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:18 WIB

Plh Walikota Bengkulu Hadiri Reuni Akbar SMANDA Angkatan 1980–2025

Rabu, 29 April 2026 - 09:34 WIB

Respons Cepat Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Tangani Penembakan di Dekai, Dua Warga Sipil Terluka dan Pelaku Diburu

Berita Terbaru