Bengkulu,Beritarafflesia.Com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu gelar Bengkulu Berdialog dalam Seminar Nasional yang membahas Peningkatan Kapasitas SDM Kearsipan dan Storyline Diorama Internasional Fatmawati Soekarno, yang dilaksanakan secara Luring di salah satu hotel di kawasan wisata pantai panjang kota Bengkulu, Live RBTV dan Zoom Meeting, Jumat (29/09/2023).

Kegiatan yang dihadiri oleh Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Murlin Hanizar, SP., M.Si., Prof. Dr. Nina Herlina M.S Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Padjadjaran, Ir. Maulana Singedekane Ketua Yayasan Fatmawati, Laksamana Tni Dr. M. Faizal, Se., Mm. Mcdo, Hilda Wati Hassan Din Keluarga Ibu Fatmawati, Ir. Rully Chairul Azwar, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Provinsi Bengkulu, Kepala Lembaga Kearsipan Daerah Kabupaten /Kota Se-Provinsi Bengkulu dan para tamu undangan dan Narasumber.
Bengkulu Berdialog dalam Seminar Nasional yang dibuka olah Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah dalam hal ini diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Murlin Hanizar, SP., M.Si. dalam kata sambutannya yang memotivasi. Gubernur Bengkulu menyoroti peran arsip dalam mempertahankan identitas dan sejarah daerah, serta bagaimana ini dapat memengaruhi pembangunan masa depan. Beliau juga memberikan apresiasi kepada semua peserta yang hadir dalam upaya meningkatkan pemahaman tentang kearsipan.
Kemudian Dalam sambutannya Kepala DPK Provinsi Bengkulu H. Meri Sasdi, M.Pd, ia menekankan pentingnya pengelolaan arsip yang efisien dan berkualitas tinggi dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik. Pentingnya peran kearsipan dalam menjaga integritas dan akuntabilitas lembaga pemerintah. Arsip yang tertata dengan baik adalah fondasi untuk tata kelola yang efisien dan transparan.(BR1)adv












