Dukung Percepatan Pembangunan Koperasi Merah Putih, Wagub Mian Optimistis Target 2026 Tercapai

- Penulis

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu, Beritarafflesia.com. Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mendorong percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih sebagai bagian dari Program Strategis Nasional. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang digelar di Aula Merah Putih, Rabu (21/1/2026) pagi.

Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Bengkulu Mian dan dihadiri Kasdam XXI/RADIN INTEN Brigjen TNI Andrian Susanto, Kapoksahli Kodam XXI/RADIN INTEN Brigjen TNI Sriyanto, Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, serta para kepala daerah kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu.

Wagub Mian menyampaikan bahwa pembangunan Koperasi Desa Merah Putih memiliki peran strategis dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi dari tingkat paling bawah.

Program ini merupakan bagian dari semangat Bantu Rakyat yang menjadi komitmen Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu lima tahun ke depan. Kolaborasi antara Pemprov Bengkulu, TNI, dan Forkopimda menjadi kekuatan utama dalam percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Saat ini, sejumlah titik pembangunan koperasi telah berjalan di berbagai wilayah Bengkulu,” ujar Mian.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten dan kota dengan jajaran TNI di daerah, khususnya Kodim, agar realisasi pembangunan koperasi desa dapat berjalan optimal dan tepat waktu.

Atas nama Gubernur Bengkulu, kami berharap kolaborasi antara Pemprov dengan Danrem, serta pemerintah kabupaten dan kota dengan Kodim masing-masing, dapat memastikan pembangunan Koperasi Merah Putih terealisasi 100 persen pada tahun 2026,” tegasnya.

Sementara itu, Kasdam XXI/RADIN INTEN Brigjen TNI Andrian Susanto menyatakan bahwa Koperasi Desa Merah Putih merupakan program strategis nasional yang bertujuan membangkitkan ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Ini adalah program nasional yang sangat strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dari desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari bawah,” katanya.

Berdasarkan data Kodam XXI/RADIN INTEN, pada termin pertama pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Provinsi Bengkulu ditargetkan sebanyak 683 gerai.

Baca Juga  Gubernur Bengkulu Resmi Lantik Pj. Wali Kota Bengkulu

Hingga saat ini, jajaran Kodam di Provinsi Bengkulu telah merealisasikan 476 gerai, dan proses pembangunan akan terus dikebut guna mencapai target yang telah ditetapkan. (Br)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu dan BI Luncurkan Samsat Keliling Digital Berbasis QRIS
Pengawasan Perizinan Usaha, BPKP Awali Dengan Entri Meeting di Bengkulu
Inspektorat Bengkulu Digenjot, Targetkan Pemerintahan Bebas KKN
Jalan Tambang Sawah Mulus, Warga Lebong Apresiasi Kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan
Simposium Nasional IDAI Bengkulu Bahas Tantangan Kesehatan Anak dan SDGs 2030
Gubernur Helmi Hasan Pastikan Warga Kurang Mampu Bengkulu Nikmati Listrik Mandiri Lewat Program BPBL
Jembatan Air Matan Rampung, Gubernur Bengkulu: Buka Akses dan Dorong Ekonomi Pesisir Seluma
Gubernur Bengkulu Hadiri Rakornas di SICC, Tegaskan Komitmen Jalankan Arahan Presiden
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:24 WIB

Pemprov Bengkulu dan BI Luncurkan Samsat Keliling Digital Berbasis QRIS

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:13 WIB

Pengawasan Perizinan Usaha, BPKP Awali Dengan Entri Meeting di Bengkulu

Senin, 9 Februari 2026 - 16:43 WIB

Inspektorat Bengkulu Digenjot, Targetkan Pemerintahan Bebas KKN

Senin, 9 Februari 2026 - 10:22 WIB

Jalan Tambang Sawah Mulus, Warga Lebong Apresiasi Kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:25 WIB

Simposium Nasional IDAI Bengkulu Bahas Tantangan Kesehatan Anak dan SDGs 2030

Berita Terbaru