Beritarafflesia.com – Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Tadris melaksanakan kegiatan Workshop Metodologi Penelitian, dengan tema “Meningkatkan Kualitas Penelitian Dengan Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif Serta Research and Development”, yang dilaksanakan di gedung serbaguna, Selasa (26/07/22).
Turut hadir Dekan Fakultas Tarbiyah dan Tadris (FTT) Mus Mulyadi, Wakil Dekan III FTT Irwan Satria, Sekretaris Jurusan Adi Saputra, dan Koordinator Prodi PIAUD Ixsir Eliya.
Dan 4 narasumber workshop diantaranya, M. Arif Rahman Hakim, selaku Kepala UPT Pengembangan karir dan dosen Tadris Bahasa Inggris UIN FAS Bengkulu, Fatrica Syafri selaku Dosen UIN FAS Bengkulu, Nesna Agustriana selaku Dosen Universitas Bengkulu (UNIB), dan Rika Partika Sari, selaku Dosen Universitas Dehasen (UNIVED) Bengkulu.
Kemudian Ormawa, UKM, UKK, Dosen dilingkungan FTT beserta 100 peserta mahasiswa semester 6 dari Prodi PIAUD, Tadris Bahasa Indonesia dan Tadris Bahasa Inggris UIN FAS Bengkulu.
Kegiatan ini merupakan kegiatan dari Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (HMPS PIAUD) yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada mahasiswa khususnya semester 6 yang sudah mulai menjalankan tugas akhir.

Dalam kesempatan tersebut, Mus Mulyadi menyampaikan bahwa kegiatan workshop ini sangat tepat untuk dilakukan, Ia berharap agar kegiatan ini dapat diadakan oleh seluruh Prodi di lingkup FTT. Karena kegiatan ini dapat memberikan bekal pengetahuan, serta dapat membantu mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir.
“Harapan kami kedepan semua prodi bisa melaksanakan kegiatan workshop penelitian ilmiah agar nanti bisa membantu mahasiswa dalam menyusun tugas akhir mereka bahkan menjadi nilai lebih jika melakukan penelitian kolaborasi antara dosen dan mahasiswa. Sebagai Perguruan Tinggi kita harus membangun budaya riset dalam rangka menghasilkan mutu pendidikan guna menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan juga berdaya saing,” jelas Mus Mulyadi.

Dalam kesempatan yang sama, Irwan Satria selaku Wakil Dekan III Fakultas menyinggung terkait sertifikat SKPI. Menurutnya masih ada mahasiswa yang menggunakan sertifikat bodong, maka dari itu beliau berharap mahasiswa bisa mengikuti kegiatan yang mendapat sertifikat SKPI yang sah dan resmi dalam mengikuti kegiatan.
Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Prodi PIAUD Ixir Eliya saat kata sambutannya mengatakan bahwa Ia berharap agar acara ini bisa menambah wawasan mahasiswa terkait penelitian atau karya ilmiah, sehingga tidak meraba dalam menyelesaikan tugas akhir nantinya.
“Program kampus merdeka dari Kementerian Pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) mendorong para dosen untuk melibatkan mahasiswa dalam setiap kegiatan riset atau penelitian. Kolaborasi penelitian dosen dan mahasiswa sangat penting guna memberikan pengalaman yang nyata bagi mahasiswa. Sehingga mahasiswa memiliki gambaran saat ingin melakukan projek mandiri,” jelas Ixir Eliya.
Terakhir acara dilanjutkan dengan kegiatan penyampaian materi oleh para narasumber workshop.












