Erick Thohir Sebut Bom bunuh diri di depan gereja Katedral Makasar Bisa Ganggu Program Vaksinasi dimasa pendemi

- Penulis

Senin, 29 Maret 2021 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mungkin gambar 1 orang

Beritarafflesia.com _ Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan bahwa peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, dapat mengganggu proses vaksinasi dumasa pendemi.

“Saat ini masih pandemi dan masyarakat serba kesulitan, apalagi peristiwa bom ini bisa mengganggu program vaksinasi,” ujarnya Minggu (28/3/2021).

Erick thohir mengatakan, akibat bom bunuh diri tersebut, dapat menimbulkan rasa takut bagi masyarakat sehingga berdampak terhadap program vaksinasi. selain itu juga, Erick meminta semua pihak agar dapat menahan diri, karena kondisi Indonesia saat ini masih berupaya melawan pandemi Covid-19 ungkapmya.

“Mohon dengan hormat pihak tertentu untuk dapat menahan diri karena ini benar-benar kondisi yang tidak menguntungkan bagi bangsa Indonesia. Karena sekarang kita masih melawan pandemic, Sebelumnya peristiwa ini diberitakan, pada Minggu pukul 10.20 WITA, terjadi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan.

Baca Juga  MK Batalkan Hasil Pilkada Kabupaten Bengkulu Selatan

Selain itu juga Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan, bahwa aksi bom bunuh diri ini dilakukan setelah umat Katolik gereja tersebut menjalankan ibadah. Adapun korban luka-luka atas insiden tersebut mencapai 20 orang ujarnya dan meninggal 2 orang. Kemudian Hingga saat ini tidak ada korban jiwa dari petugas maupun umat Gereja Katedral Makassar.

 

Beritarafflesia.com

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Kesiapan Personel, Satgas Bantuan Ops Damai Cartenz Gelar Layanan Psikologi dan Kesehatan di Nduga
Polri dan Kementerian Haji Bentuk Satgas Gabungan, atasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Ilegal
DPO Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Pegunungan Bintang Ditangkap, Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Pentolan KKB
Polri Perkuat Komitmen Keselamatan Penjaga Perdamaian Dunia, Tegaskan Kerja Sama Berkelanjutan dengan PBB
Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu
Pemprov Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Megathrust Lewat Latihan Gabungan
Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global
Kapolres Kepahiang Beri Arahan Bintara Penggerak Ketahanan Pangan, Dorong Masyarakat Tanam Jagung
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 19:35 WIB

Jaga Kesiapan Personel, Satgas Bantuan Ops Damai Cartenz Gelar Layanan Psikologi dan Kesehatan di Nduga

Senin, 20 April 2026 - 19:24 WIB

Polri dan Kementerian Haji Bentuk Satgas Gabungan, atasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Ilegal

Senin, 20 April 2026 - 15:40 WIB

DPO Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Pegunungan Bintang Ditangkap, Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Pentolan KKB

Senin, 20 April 2026 - 13:29 WIB

Polri Perkuat Komitmen Keselamatan Penjaga Perdamaian Dunia, Tegaskan Kerja Sama Berkelanjutan dengan PBB

Senin, 20 April 2026 - 10:09 WIB

Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu

Berita Terbaru

Bengkulu Tengah

Kendalikan Inflasi, Pemkab Benteng Perkuat Strategi 4K

Selasa, 21 Apr 2026 - 19:11 WIB