Kematian Satpam BKD Muko-Muko Belum Diketahui Penyebabnya

- Penulis

Kamis, 18 Februari 2021 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mukomuko, Beritarafflesia.com- Heboh, penemuan mayat seorang laki-laki di kamar pos jaga Kantor Badan Keuangan Daerah (BKD) di Desa Ujung Padang Kabupaten Mukomuko, Senin(15/2/2021).

Mayat laki-laki tersebut diketahui bernama Eko Wiji Winarno (52) yang berprofesi sebagai Satpam (penjaga malam) di kantor BKD Sampai saat ini, kronologis kematian korban belum diketahui apa penyebabnya. Polisi yang melakukan pemeriksaan olah tkp tempat kejadian perkara tidak ada menemukan bekas luka atau kekerasan yang ada di tubuh korban.

Seorang saksi mata Arbeni (49) yang juga profesi sebagai Satpol PP BKD mengatakan, dia datang ke kantor BKD untuk melaksanakan piket, setiba di kantor Pos jaga BKD, melihat pintu pos bagian luar atau teralis masih dalam keadan terkunci.

“Saya membuka pintu utama, lalu hendak membuka pintu kamar pos, namun sayang  pintu dalam keadaan terkunci dari dalam. Kemudian datanglah  saudara Rayoansyah yang  juga berprofesi sebagai Satpol PP BKD mengintip dari jendela kamar belakang untuk memastikan siapa yang berada di dalam kamar tersebut. Ternyata ia melihat saudara EKO masih dalam posisi tidur terlentang.” Ungkap Arbeni.

Baca Juga  DPRD Mukomuko Gelar Paripurna Dalam Rangka Pemberhentian Bupati

Karena tidak adanya tanda pergerakan pada Eko, Arbeni tentunya menaruh curiga. Kemudian, Arbeni memanggil Kepala Badan Keuangan Daerah  (BKD) Agus Sumarman. Maka saat itulah pintu kamar Pos tersebut dilakukan pembukaan paksa (pendobrakan). Dan terlihat saudara Eko Wiji Winarno sudah dalam keadaan Kaku tak bernyawa.

Berdasarkan KTP yang ditemukan petugas, korban beralamat Kelurahan Pasar Mukomuko, Kecamatan Kota Mukomuko. Petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban dari rumah pos jaga BKD ke Rumah Sakit Umum RSU Mukomuko dengan standar protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Adapun barang bukti (BB) yang ditemukan petugas pada korban, uang dalam saku celana Rp. 500.000, 4 lembar  pecahan uang 100 ribu dan 2 lembar  pecahan 50 ribuan dan 1 buah korek api warna kuning, Polisi masih menunggu hasil visum dari RSUD Mukomuko untuk mengetahui apa penyebab kematian korban.(Buyung)

 

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Mukomuko Bersama Polsek Jajaran Perkuat Pengamanan dan Pelayanan di Objek Wisata Saat Idul Fitri 1447 H
Pantau Wisatawan, Polresta Bengkulu Laksanakan Patroli di Pinggir Pantai
Kapolda Bengkulu Pimpin Pembukaan Rakernis Bidpropam Polda Bengkulu T.A 2026 : Tekankan Penguatan Propam dalam Mengamankan Stabilitas Kamtibmas
​AJPLH Perbaiki Posita dan Petitum, Sidang Perdana Lawan PT SSJA Digelar April Mendatang di PN Mukomuko
Kapolda Bengkulu Hadiri Peresmian Kampung Ramadhan, Dorong UMKM dan Ekonomi Kerakyatan
Coffee Morning Bersama Insan Pers, Kapolda Bengkulu Perkuat Sinergi Jelang Ramadan dan Lebaran
Hukum Hanya Tajam ke Bawah di Pengadilan Rejang Lebong: Buruh Tani Miskin Dituntut 2,6 Tahun Akibat Senggolan
Kejati Diminta Usut NPWPD Objek Pajak Parkir Gerai Alfamart Diterbitkan Bappenda, dan Pajak BBM 
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 12:25 WIB

Polres Mukomuko Bersama Polsek Jajaran Perkuat Pengamanan dan Pelayanan di Objek Wisata Saat Idul Fitri 1447 H

Senin, 16 Maret 2026 - 12:12 WIB

Pantau Wisatawan, Polresta Bengkulu Laksanakan Patroli di Pinggir Pantai

Sabtu, 7 Maret 2026 - 08:33 WIB

Kapolda Bengkulu Pimpin Pembukaan Rakernis Bidpropam Polda Bengkulu T.A 2026 : Tekankan Penguatan Propam dalam Mengamankan Stabilitas Kamtibmas

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:57 WIB

​AJPLH Perbaiki Posita dan Petitum, Sidang Perdana Lawan PT SSJA Digelar April Mendatang di PN Mukomuko

Jumat, 20 Februari 2026 - 08:28 WIB

Kapolda Bengkulu Hadiri Peresmian Kampung Ramadhan, Dorong UMKM dan Ekonomi Kerakyatan

Berita Terbaru