Bengkulu, Beritarafflesia.com-  PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bengkulu berhasil membukukan Laba bersih Bank Bengkulu sebesar Rp114,2 miliar berdasarkan Laporan Keuangan Tahun Buku 2022 (audited). 

Srperti yang di sampaikan Dirut Bank Bengkulu Ahmad Irfan setelah selesai menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Buku 2022 dan lainnya di Aula Mochtar Azehari Graha Bank Bengkulu Lantai 7.jum’at (10/3/2023)

Untuk di ketahui, Pada tahun 2022, kinerja Bank Pembangunan Bengkulu (BPD)  cukup cemerlang yang mana sesuai laporan auditor independen”  yang mana Bank Bengkulu telah beerhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 114 milyar yang mencapai 130% dari tahun 2021 yang bernilai 87 milyar” Terang Ahmad Irfan,

Lanjutnya“Sepanjang 2022, total aset Bank Bengkulu tumbuh 6,24% (yoy) menjadi Rp8.677 milyar dari tahun sebelumnya senilai Rp8.168 milyar. Sedangkan jumlah dana Pihak Ketiga (DPK) yang kita  dihimpun meningkat 2,84% menjadi Rp6.952 milyar dari periode 2021 yang berada di angka Rp6.760 milyar.” Ungkapnya

Ahmad Irfan menambahkan, Dalam RUPS Bank Bengkulu Tahun Buku 2022 dan lainnya, Direksi turut memaparkan agenda pembahasan untuk mengesahkan Laporan Tahunan Direksi serta Laporan Pelaksanaan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris selama Tahun Buku 2022 dan Pengesahan Laporan Auditor Independen Tahun Buku 2022.

Seiring masa pemulihan ekonomi secara nasional pada tahun 2022, dengan terkendalinya pandemic COVID-19, akselerasi inflasi, pulihnya mobilitas dan meningkatnya kegiatan perekonomian masyarakat, Bank Bengkulu telah mampu menunjukkan pertumbuhan kualitas bisnisnya dengan fokus pada peningkatan layanan digitalisasi, mendorong kualitas kredit dan penghimpunan dana masyarakat serta berkomitmen untuk melaksanakan program atau kegiatan tanggung jawab sosial yang mendukung prinsip berkelanjutan. 

Bank Bengkulu telah melakukan sinergi dan kolaborasi dengan Bank BJB, BNI dan SMF, dan untuk penguatan permodalan kami juga telah melakukan penandatangan akta kerjasama penyertaan modal dalam rangka pembentukan Kelompok Usaha Bank nomor 135 tanggal 29 Juli 2022 dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk dan telah menerima penyertaan modal tahap pertama pada tanggal 29 November 2022. 

“Tentunya, semua perkembangan Bank Bengkulu tidak terlepas dari dukungan yang sangat kuat, Arah dan kepercayaan seluruh para pemegang saham (shareholder), sehingga kepercayaan kepada pengasuh menjadi latar belakang dan cikal bakal dalam melakukan kebijakan dan pengembangan bisnis perbankan,” sampai Irfan.

Baca Juga  PT. FBA Masih Beroperasi, Warga Pasar Seluma Minta Pemerintah Menindak Tegas

Tak hanya itu, Irfan juga menjelaskan Perkembangan Sinergi Bank Bengkulu Progres Sinergi Bank Bengkulu dengan Bank Bjb

Adapun sinergi dengan Bank BJB yang telah berjalan adalah sebagai berikut, sinergi perbankan di Bidang Permodalan, Sinergi Perbankan di Bidang Sharing Knowledge.

“Dalam sharing knowledge, 25 Sinergi sharing knowledge telah direalisasikan dan 18 Sinergi sharing knowledge masih dalam progres,” kata Irfan.

Ada juga Sinergi Perbankan di Bidang Bisnis dengan 2 Sinergi Bisnis yang sudah terealisasi yakni Bi Fast maupun Laku Pandai Babe Bisa.

Lalu 1 sinergi yang akan terealisasi namun masih menunggu proses cross connect network antara bjb dan Bank Bengkulu yaitu host to host layanan penerimaan pajak daerah, serta 11 sinergi bisnis masih dalam progress seperti Bank Devisa dan sinergi dengan BJB Syariah.

Di sisi lain Bank Bengkulu juga menjalin sinergi dengan Bank BNI dalam program TAPCASH, KKPD, COP (CAR OWNERSHIP PROGRAM), CORPORATE CARD.

Selanjutnya Progress Sinergi Bank Bengkulu dan SMF (Sarana Multi Griya Finansial) merupakan kerjasama dalam rangka Refinanching Kredit Multiguna yang tujuan penggunaan untuk mengisi rumah atau membeli rumah.

Dirut Bank Bengkulu Ahmad Irfan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Pemegang Saham dan pemangku kepentingan kepentingan lainnya atas kepercayaan dan dukungan yang telah terjalin dengan baik selama ini. 

“Terima kasih atas kerja keras, dedikasi, dan komitmen karyawan karyawan/ti Bank Bengkulu di seluruh wilayah kerja masing-masing dalam memberikan upaya terbaik untuk membantu pelaporan visi dan misi Bank Bengkulu,” Pungkasnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Gubernur Bengkulu Rohidin Marsyah memberikan Apresiasi Atas capaian PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Provinsi Bengkulu yang telah berhasil  membukukan Laba bersih Bank Bengkulu sebesar Rp114,2 miliar berdasarkan Laporan Keuangan Tahun Buku 2022 (audited). 

” Tentunya kita sangat apresiasi atas pencapaian Bank Bangkulu di tahun 2022, yang telah berhasil membuktikan peningkatan laba bersih hingga mencapai 114,2 miliar tersebut. Kedepannya kita akan terus mendukung supaya PT Bank Pembangunan Daerah ini lebih maju dan bermanfaat” Ucap Rohidin.( BR1)