Jonaidi SP, Lakukan Pengecekan Halte di Kota Bengkulu yang sudah Terbengkalai

- Penulis

Rabu, 5 Juli 2023 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu, Beritarafflesia.Com-Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu Joanidi SP , Penegecekan  keberadaan halte Bus Rapit Transit (BRT) Trans Raflessia di sepanjang wilayah Kota Bengkulu. Terlebih seiring waktu halter yang tercatat sebagai aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu tersebut, tidak lagi dimanfaatkan.

“Untuk itu Beliau Memberi saran  agar Permerintah Provinsi Bengkulu Menghapusnya sebagai aset, lalu dilelang, dan kiloi saja”, Uajar Jonaidi SP,MM pada selasa (04/07/2023.

 

Jonaidi SP, Lakukan Pengecekan Halte di Kota Bengkulu yang sudah Terbengkalai

Jonaidi SP mengakui, diketahui jika halte tersebut anggaran untuk pengadaannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), berikut dengan busnya. Tetapi sekarang ini bus nya tidak mampu dioperasionalkan lagi, lantaran membutuhkan anggaran operasional dan perawatan, serta sopirnya juga perlu dibayarkan gaji atau honornya.

“Itu adalah Problem sekaligus bukti nyata ketidak-konsistenan Pemprov Bengkulu dalam hal perencanaan. Coba sejak awal perencanaannya dilakukan secara matang dan mengetahui hal yang akan mengakibatkan terbengkalai, pasti Pemprov Bengkulu menyadari untuk operasional BRT Trans Raflessia itu butuh anggaran yang lumayan besar untuk beraktifitas di dalam wilayah Kota Bengkulu ini

Baca Juga  DPRD Mukomuko Gelar Paripurna Setujui Rancangan APBDP 2021

Termasuk juga busnya, pasti butuh perawatan seperti pergantian suku cadang. Begitu juga dengan haltenya, secara otomatis juga butuh yang namanya pemeliharaan. Halte BRT Trans Raflessia yang kondisinya tidak layak lagi karena mengalami kerusakan , menunjukkan bahwasanya tidak ada perawatan  sama sekali,” sindirnya.

Ditegaskan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi ini, dengan fakta yang ada sekarang itu, jangan-jangan program BRT Trans Raflessia, hanya bermaksud untuk mengambil busnya saja.

“Karena saat ini kelihatannya program itu tidak lagi menjadi prioritas Pemprov Bengkulu, sebaiknya aset tersebut dihapus saja. Kemudian dilelang, dan kiloi saja,” bebernya,

Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bengkulu, Bambang ASB mengemukakan, keberadaan 24 halte BRT Trans Raflessia di sepanjang wilayah Kota Bengkulu akan dikaji ulang.

“Pengakajian dilakukan karena halte sudah tidak layak dan harus dibongkar. Dari pengkajian itulah nantinya bisa diketahui langkah apa yang akan diambil,” Tutupnya.(Br1)adv

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akses Wilayah Terbuka Bertahap, Bantuan Semakin Deras ke Aceh–Sumatra
DPRD Provinsi Bengkulu Berkunjung ke Jakarta, Sampaikan Aspirasi Massa ke Presiden
Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Sri Astuti Gelar Reses
Usin Serap Aspirasi Lewat Reses Masa Sidang ke 1 Tahun 2025
Kanwil Kemenag Bengkulu Pantau Titik Hilal
Reses DPRD Bengkulu Suharto, Momentum Serap Aspirasi Masyarakat
Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Lakukan Sidak Ke SMA
Teuku Zulkarnain Reses Serap Aspirasi Bidang Pendidikan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 14:04 WIB

Akses Wilayah Terbuka Bertahap, Bantuan Semakin Deras ke Aceh–Sumatra

Selasa, 9 September 2025 - 15:08 WIB

DPRD Provinsi Bengkulu Berkunjung ke Jakarta, Sampaikan Aspirasi Massa ke Presiden

Kamis, 27 Februari 2025 - 23:32 WIB

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Sri Astuti Gelar Reses

Kamis, 27 Februari 2025 - 22:51 WIB

Usin Serap Aspirasi Lewat Reses Masa Sidang ke 1 Tahun 2025

Kamis, 27 Februari 2025 - 13:54 WIB

Kanwil Kemenag Bengkulu Pantau Titik Hilal

Berita Terbaru