Jonaidi SP Minta Pemerintah Daerah Prioritaskan Kesejahteraan Petani di Bengkulu.

- Penulis

Selasa, 21 November 2023 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi ll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Jonaidi, SP, MM

Bengkulu,Beritarafflesia.com- Ketua Komisi ll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Jonaidi, SP, MM meminta pemerintah daerah memprioritaskan kesejahteraan petani di Provinsi Bengkulu.

Bukan tanpa alasan, mayoritas profesi masyarakat di Provinsi Bengkulu setiap daerah kabupaten hanya mengandalkan penghidupan melalui bidang pertanian. Akan tetapi, saat ini dukung dari pemerintah belum secara nyata dirasakan para petani.

Ini terbukti dari masih mahalnya harga bibit tanaman, pupuk dan ongkos produksi yang tidak sebanding dengan harga hasil pertanian.

Menurut Jonaidi, saat ini kedaulatan petani tidak berada di mereka melainkan dikuasai para pelaku kapitalis.

“Hari ini bisa kita katakan petani hanya mendapatkan upah dari tanah yang mereka kelola, kadang-kadang biaya upah petani lebih mahal biaya produksinya, sehingga keuntungannya hanya dinikmati pelaku kapitalis,” kata Jonaidi di Podcast Newsikal TV beberapa waktu lalu.

Baca Juga  Resmi Menjabat, Kopli Ansori – Fahrurrozi Segera Konsolidasi Jajaran Pemerintahan
Ketua Komisi ll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Jonaidi, SP, MM

Sehingga, kata Jonaidi untuk mendukung itu maka pemerintah harus memprioritaskan anggaran di bidang pertanian yang diikuti penguatan anggaran di bidang infrastruktur.

“Keseimbangan bidang infrastruktur dan pertanian harus sama-sama diperkuat. Kebijakan anggaran di sektor pertanian harus ditingkatkan,” pesan Jonaidi kepada kepala daerah se-Provinsi Bengkulu.

Jonaidi menyebut, bantuan langsung tunai (BLT) dan uang tunai setiap bulan kepada petani tidak tepat oleh pemerintah. Menurutnya, seharusnya pemerintah memberikan bantuan alat pertanian dan pra sarana lainnya yang bisa mendukung pertanian mereka sehingga para petani mampu berdikari. “Bukan diberikan bantuan uang setiap bulan sebesar Rp 300-400 ribu. Karena ini tidak memperkuat pondasi kesejahteraan masyarakat,” tukasnya.”(BR1)adv

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Ketua II DPRD Kepahiang Hadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT RI Ke-81 2026
DPRD Kepahiang Gelar Rapat Paripurna,Jadwalkan Kegiatan September 2026
Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Pastikan Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Segera Rampung,Tampung 270 Siswa Gratis 
Fokus Bantu Rakyat,Gubernur Dukung Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 
Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu Hampir Rampung, Gubernur Helmi Targetkan Beroperasi Agustus 2026
UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan BPOM Tanam 1.000 Pohon, Wujudkan Green Campus Berbasis Ekoteologi
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Bengkulu Berlangsung Khidmat, Dihadiri Ketua DPRD Provinsi Bengkulu
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 15:28 WIB

Wakil Ketua II DPRD Kepahiang Hadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT RI Ke-81 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:06 WIB

DPRD Kepahiang Gelar Rapat Paripurna,Jadwalkan Kegiatan September 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:25 WIB

Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:10 WIB

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Pastikan Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Segera Rampung,Tampung 270 Siswa Gratis 

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:46 WIB

Fokus Bantu Rakyat,Gubernur Dukung Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 

Berita Terbaru