Kapolda Minta Konflik Pelindo Dan Masyarakat Diselesaikan Secara Musyawarah

- Penulis

Kamis, 10 Desember 2020 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULU, Beritarafflesia.com – Konflik antara sejumlah masyarakat dengan Pelindo II Cabang Bengkulu terkait dengan tanah yang ada di ruas Jalan Insinyur Rustandi, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu menjadi perhatian Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Drs Teguh Sarwono Msi.

Menurut Kapolda, konflik tersebut seharusnya cepat diselesaikan secara musyawarah agar tidak berlarut-larut kedepannya. Terlebih lagi konflik tersebut berhadapan dengan masyarakat banyak, jika demikian akan rentan terjadi masalah yang bisa berujung dengan aksi kriminalitas.

“Lebih baik diselesaikan secara musyawarah, pemerintah daerah, pihak legeslatif ikut serta terlibat mencari solusi jalan keluar terbaik seperti apa,” tegas Kapolda.

Disisi lain, pada kasus tersebut tugas Polri hanya melakukan pengamanan, menegakkan hukum, menindak yang terbukti melakukan tindak pidana dan melanggar hukum. Diluar dari itu tidak ada kapasitas dan kepentingan lain.

“Tugas Polri itu mengamankan dan menindak siapa saja yang melanggar hukum,” imbuh Kapolda.

Disisi lain, dampak dari konflik yang terjadi beberapa waktu lalu terdapat dua laporan. Yang pertama laporan penganiayaan ditangani Dit Reskrimum Polda Bengkulu dan kasus kepemilikan senjatan tajam ditangani Polres Bengkulu.

Baca Juga  Pejalan Kaki di Tabrak Motor Hingga Mengalami Luka Berat

Untuk laporan di Dit Reskrimum Polda Bengkulu dilaporkan Hendra warga Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu. Terkait Hendra yang juga dilaporkan ke Polres Bengkulu atas dugaan kepemilikan senjata tajam, Dir Reskrimum mengatakan kasus tersebut tetap akan ditindak lanjuti Polres Bengkulu.

Hendra melaporkan oknum ormas berinisial JP dan rekan-rekannya, JP dan rekan-rekannya diduga melakukan penganiayaan terhadap Hendra mengakibatkan tangan kanan Hendra patah, mata bengkak dan bagian dada memar sehingga saat batuk berdarah.

Hendra membuat laporan karena merasa dirugikan, meminta pertanggung jawaban hukum. Karena akibat penganiayaan tersebut dirinya tidak bisa bekerja, sementara keluarganya perlu dikasih makan.

Kejadian penganiayaan tersebut bermula saat Hendra dan masyarakat sekitar mempertanyakan pemagaran tersebut. Kemudian terjadi adu mulut hingga keributan, saling dorong hingga berujung pemukulan dan dugaan pengeroyokan terhadap Hendra.

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KUA Kecamatan Selebar Raih Juara II Kontributor Terbaik Kemenag Kota Bengkulu
Gubernur Helmi Hasan Buka Retret Akbar Merah Putih,dan Dorong Pembentukan Karakter dan Kiat Sukses Sejak Muda
Kadis Dikbud Kota Bengkulu Imbau Kepsek Larang Jual Beli Buku di SD dan SMP Negeri
Pemkot Serahkan LKPD APBD 2025, Kepemimpinan Dedy- Ronny, Pemkot Kembali Raih Opini WTP
Melalui Dinas PUPR, Pemkot Bangun Tiga Jembatan Rawan Banjir, Anggarkan Rp5,2 Miliar APBD 2026
Kapolda Bengkulu dan Forkopimda Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Ribuan Warga, UMKM Ikut Bergeliat
Peminat Mahasiswa Asing ke Unib Membludak, 3.309 Pendaftar dari 60 Negara
Kesbangpol Kota Bengkulu Hadiri Pembukaan LKBB-PB Tingkat Provinsi 2026, Tiga SMA Siap Harumkan Daerah
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:22 WIB

KUA Kecamatan Selebar Raih Juara II Kontributor Terbaik Kemenag Kota Bengkulu

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:30 WIB

Gubernur Helmi Hasan Buka Retret Akbar Merah Putih,dan Dorong Pembentukan Karakter dan Kiat Sukses Sejak Muda

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:18 WIB

Kadis Dikbud Kota Bengkulu Imbau Kepsek Larang Jual Beli Buku di SD dan SMP Negeri

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:09 WIB

Pemkot Serahkan LKPD APBD 2025, Kepemimpinan Dedy- Ronny, Pemkot Kembali Raih Opini WTP

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:58 WIB

Melalui Dinas PUPR, Pemkot Bangun Tiga Jembatan Rawan Banjir, Anggarkan Rp5,2 Miliar APBD 2026

Berita Terbaru