Kembali Jadi Perhatian Serius, Bupati Pikir Minta BPJS Benahi Pelayanan Kesehatan Untuk Masyarakat

- Penulis

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rejang Lebong, Beritarafflesia.com.– Pelayanan kesehatan masyarakat kembali menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong. Bupati Rejang Lebong H.M. Fikri Thobari, S.E., M.A.P. memimpin langsung rapat koordinasi bersama BPJS Kesehatan, di Ruang Rapat Bupati Rejang Lebong. Pada Jumat (17/10/2025).

Rapat yang berlangsung sejak pagi itu dihadiri oleh Pj. Sekretaris Daerah Elva Mardiana, S.IP., M.Si., Direktur RSUD Rejang Lebong Nova Friska Elianti, M.Kes., Kepala Bappeda Aprida Rotua Purba, S.Hut., M.Ling., Kepala Dinas Kesehatan drg. Asep Setia Budiman, serta sejumlah kepala OPD terkait.

Turut hadir Kepala Cabang BPJS Kesehatan Rejang Lebong, Eka Natalina Setiani, S.E., beserta jajaran dan perwakilan rumah sakit swasta di wilayah setempat.
Koordinasi Lintas Sektor

Dalam arahannya, Bupati Fikri menegaskan bahwa rapat tersebut bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan langkah konkret memperkuat koordinasi lintas sektor dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Selama ini koordinasi lengkap seperti ini jarang dilakukan, padahal pelayanan kesehatan tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Harus kita kerjakan bersama-sama,” ujar Bupati Fikri.

Ia juga menyoroti berbagai keluhan masyarakat mengenai sistem pelayanan BPJS yang dinilai masih rumit — mulai dari mekanisme rujukan berjenjang, keterbatasan tenaga medis, hingga kendala pendaftaran online.

“Saya sendiri pernah mencoba menjadi pasien BPJS tanpa menyebut sebagai bupati. Prosesnya panjang dan berbelit. Ini artinya masih banyak hal yang perlu kita benahi bersama,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Fikri menegaskan bahwa Pemkab Rejang Lebong telah menyiapkan alokasi anggaran besar dari APBD untuk mendukung program jaminan kesehatan masyarakat, baik melalui BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan.

Anggaran ini adalah amanah rakyat. Wajar jika masyarakat berharap pelayanan yang dibiayai APBD berjalan baik dan benar-benar dirasakan manfaatnya,” tegasnya.

Bupati juga meminta adanya transparansi dan komunikasi aktif antara pihak BPJS, rumah sakit, dan pemerintah daerah, agar setiap kendala di lapangan dapat segera diatasi tanpa menimbulkan persepsi negatif di masyarakat.

Baca Juga  Hukum Hanya Tajam ke Bawah di Pengadilan Rejang Lebong: Buruh Tani Miskin Dituntut 2,6 Tahun Akibat Senggolan

Selain menyoroti pelayanan yang belum merata, Bupati Fikri juga mendorong penyusunan mekanisme kebijakan khusus bagi masyarakat kurang mampu.

Ia menilai masih ada kasus medis darurat yang belum sepenuhnya tercover BPJS dan membutuhkan dukungan dari program daerah.

“Kita harus punya langkah konkret. Mana yang bisa dicover BPJS, dan mana yang bisa dibantu melalui program daerah. Jangan sampai masyarakat kecil kesulitan hanya karena terbentur aturan administratif,” ujarnya.

Bupati Fikri menginstruksikan kepada Sekretaris Daerah Elva Mardiana untuk segera menindaklanjuti hasil pembahasan dengan menyusun rekomendasi kebijakan peningkatan layanan kesehatan.

Saya ingin hasil rapat ini langsung ditindaklanjuti. Saya sudah harus segera menerima laporan lengkap terkait langkah-langkah lanjutan kita,” tegasnya.

Rapat berlangsung dinamis dan menghasilkan sejumlah catatan strategis yang akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pelayanan kesehatan tahun mendatang.

Dalam sesi wawancara, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Rejang Lebong, Eka Natalina Setiani, S.E., menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti seluruh arahan Bupati.

Kami siap meningkatkan mutu pelayanan dan memperkuat sinergi antar-stakeholder. Beberapa kendala di lapangan akan segera kami evaluasi,” jelas Eka.

Ia menambahkan, meski sebagian layanan kini sudah bisa diakses secara digital, BPJS tetap memastikan masyarakat tanpa akses internet tetap mendapatkan pelayanan.

Pemkab Rejang Lebong berkomitmen memperkuat sinergi antara BPJS, fasilitas kesehatan, dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan berkeadilan. (BR)

 

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong
Pemdes IV Suku Menanti RL Salurkan BLT Dana Desa kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat
Maksimalkan Potensi Dana Umat, Pemkab dan Baznas Rejang Lebong Kebut Aturan Baru Pengelolaan ZIS
Cegah Perkawinan Anak dan Kekerasan Perempuan, Pemkab Rejang Lebong Rangkul Tokoh Adat hingga Hadirkan Layanan Terpadu di Puskesmas
Pemdes Warung Pojok Gelar Musyawarah Pra-Pelaksanaan Kegiatan 2026
Polsek Sindang Kelingi Laksanakan Pengawalan Pengendara Motor di Jalur Curup–Lubuklinggau
Tegas! Ketua Harian LSM GP2AM Amuasuriadi Kutuk Aksi Begal di Rejang Lebong: “Cederai Rasa Aman Masyarakat
Polres Rejang Lebong Amankan Pemotongan Hewan Kurban di Masjid Darussalam Air Rambai
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:25 WIB

Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemdes IV Suku Menanti RL Salurkan BLT Dana Desa kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:43 WIB

Maksimalkan Potensi Dana Umat, Pemkab dan Baznas Rejang Lebong Kebut Aturan Baru Pengelolaan ZIS

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:41 WIB

Cegah Perkawinan Anak dan Kekerasan Perempuan, Pemkab Rejang Lebong Rangkul Tokoh Adat hingga Hadirkan Layanan Terpadu di Puskesmas

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:47 WIB

Pemdes Warung Pojok Gelar Musyawarah Pra-Pelaksanaan Kegiatan 2026

Berita Terbaru

Provinsi Bengkulu

Paripurna DPRD Provinsi, Tujuh Fraksi Terima Pertanggungjawaban APBD 2025

Senin, 24 Agu 2026 - 18:26 WIB