Makam Dibongkar, Kuat Dugaan Korban Dibunuh Suaminya Sendiri

- Penulis

Minggu, 21 Februari 2021 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebong, Beritarafflesia.com- Makam PNS perempuan inisial DF (30) yang dikebumikan di pemakaman umum Desa Air Meles Bawah Kecamatan Curup Timur Kabupaten Lebong, dibongkar pada Kamis (18/2/2021) pagi. DF yang meninggal dunia pada Jumat (12/2/2021) lalu itu dicurigai meninggal dunia bukan karena bunuh diri, melainkan dibunuh. 

Informasi awal, korban yang tinggal di Desa Nangai Tayau Kecamatan Amen Kabupaten Lebong ini sebelum dilaporkan meninggal dunia, terlibat pertengkaran dengan suaminya, kemudian suami korban meninggalkan rumah. Dalam hitungan jam, suami korban kembali ke rumah dan mendapati korban sudah tergantung dengan kain.

Laporan suami korban kepada polisi, korban meninggal dunia karena bunuh diri. Namun polisi tidak percaya begitu saja. Berdasarkan oleh TKP dan penyelidikan, polisi mendapati sesuatu yang janggal. 

Akhirnya setelah mendapat persetujuan pihak keluarga, makam korban pun dibongkar untuk diotopsi. 

“Dari hasil penyelidikan, dicurigai ada penyebab lain dari kematian korban sehingga kami berinisiatif untuk melakukan otopsi,” kata Kapolres Lebong Polda Bengkulu AKBP Ichsan Nur S.IK melalui Kapolsek Lebong Utara AKP L Naibaho SH.

Baca Juga  Hadir Acara Rapimda 1 KAMMI Bengkulu, Caleg Muda Rizki Dini Hasanah Ajak Pemuda- Pemudi Peran Aktip Kawal Pemilu 2024

Saat pembongkaran makam korban, polisi juga menghadirkan suami korban, YR alias Ib (33). Sebanyak 32 polisi dikerahkan ke lokasi untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

Dari keterangan polisi, di tubuh korban ditemukan bekas luka memar diduga akibat benturan benda tumpul. Hal itu diketahui oleh keluarga korban saat memandikan mayatnya. Karena curiga korban meninggal bukan karena bunuh diri, keluarga korban akhirnya melapor ke polisi.

Polisi kemudian memeriksa suami korban. Namun hampir seminggu, suami korban masih bertahan bahwa istrinya meninggal dunia karena bunuh diri. Akhirnya setelah dibeberkan bukti-bukti dan hasil penyelidikan, suami korban mengakui telah membunuh korban.

“Untuk mengelabui perbuatannya, suami korban menggantung korban dengan menggunakan kain seolah-olah korban melakukan tindakan bunuh diri,” ungkap Kapolsek.

Meski hasil otopsi belum dirilis, polisi telah menahan YR untuk diperiksa lebih lanjut.

“Kuat dugaan korban dibunuh oleh suaminya sendiri. Suaminya sudah kita tahan dan saat ini masih dilakukan pemeriksaan,” demikian Kapolsek.

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tokoh Pemuda dan Gereja di Nabire Imbau Warga Tidak Terlibat Aksi Demo
Ketua Bhayangkari Bengkulu Ajak Warga Ramaikan Kemala Run 2026 di Bali
Arus Mudik Baru 25 Persen Tinggalkan Jakarta, Kakorlantas Tegaskan Keselamatan Prioritas Operasi Ketupat 2026
Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Jalan Hotmix Renah Semanik–Kelindang Bengkulu Tengah Dipertanyakan
Kamp KKB di Nabarua Dibongkar Aparat Gabungan, Ratusan Amunisi dan Puluhan Juta Rupiah Diamankan
Kapolda Bengkulu Terima Silaturahmi KKT Bencoolen, Bahas Pengamanan Festival Tabot 2026
Hadiri Milad PUI, Kapolri Tegaskan Perkuat Sinergi Kawal Program Pemerintah
KAMSRI: Tol Bengkulu Mendesak, Jangan Biarkan Kesenjangan Infrastruktur Berlarut
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 15:04 WIB

Tokoh Pemuda dan Gereja di Nabire Imbau Warga Tidak Terlibat Aksi Demo

Senin, 30 Maret 2026 - 11:36 WIB

Ketua Bhayangkari Bengkulu Ajak Warga Ramaikan Kemala Run 2026 di Bali

Senin, 16 Maret 2026 - 04:13 WIB

Arus Mudik Baru 25 Persen Tinggalkan Jakarta, Kakorlantas Tegaskan Keselamatan Prioritas Operasi Ketupat 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:33 WIB

Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Jalan Hotmix Renah Semanik–Kelindang Bengkulu Tengah Dipertanyakan

Selasa, 3 Maret 2026 - 07:58 WIB

Kamp KKB di Nabarua Dibongkar Aparat Gabungan, Ratusan Amunisi dan Puluhan Juta Rupiah Diamankan

Berita Terbaru