Megawati Larang Kadernya Ikut Pembekalan Di Magelang, Pasca Tahan Hasto

- Penulis

Jumat, 21 Februari 2025 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Doc: Megawati Larang Kadernya Ikut Pembekalan Di Magelang, Pasca Tahan Hasto

Doc: Megawati Larang Kadernya Ikut Pembekalan Di Magelang, Pasca Tahan Hasto

Jakarta, Beritarafflesia.com- Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengeluarkan instruksi terbaru kepada para kadernya pasca ditahannya Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (20/2/2025).

Dalam surat bernomor 7294/IN/DPP/II/2025 yang ditandatangani langsung oleh Megawati pada (20/2/2025), ia meminta agar seluruh kepala daerah yang diusung PDIP menunda perjalanan  dalam acara pembekalan atau retret yang sedianya akan digelar di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, pada (21/2/2025) hingga (28/2/2025).

Selain itu, dalam surat bernomor 7295/IN/DPP/II/2025, Megawati juga menekankan pentingnya menjaga soliditas partai di tengah situasi yang terjadi.

Ia membayangkan seluruh kader PDIP untuk tetap bersatu dan setia terhadap garis perjuangan partai.

“Aktivitas dan operasional DPP Partai berada di bawah kendali langsung Ketua Umum. Selain itu, tiga pilar partai dilarang memberikan pernyataan atau tanggapan secara individu tanpa ada arahan resmi dari Ketua Umum,” bunyi perintah tersebut.

Baca Juga  Pembentukan Lembaga Penjamin Polis Dorong Peningkatan Kepercayaan Masyarakat Terhadap Asuransi

Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan, Komaruddin Watubun, menegaskan bahwa seluruh kader PDIP harus tetap siaga dan tidak memberikan komentar apa pun terkait disingkirkannya Hasto Kristiyanto oleh KPK.

Kita semua dalam siaga. Perintahnya jelas, semua kader dan simpatisan tidak boleh berkomentar mengenai hal ini. Kita menunggu komando dari Ketua Umum, ujar Komaruddin di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2025).

Lebih lanjut, Komaruddin menegaskan, PDIP sudah terbiasa menghadapi tekanan politik. Ia juga menyebutkan bahwa Megawati menegaskan partainya tetap solid dan siap menghadapi situasi apa pun.

“Jaringan PDI Perjuangan diminta tetap tenang, tetap bersiap siaga untuk menghadapi segala kemungkinan,” tutupnya. (Afs)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lahirkan Pemimpin Polri Masa Depan, STIK Wisuda 289 Lulusan S1, S2, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Presiden Prabowo: Indonesia Tetap Demokratis, Kritik Akan Dijawab dengan Kinerja
Polri Gelar Lomba Polsus Teladan 2026 dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
Wakapolri Ajak Nobar Gratis Piala Dunia 2026 Serentak di Seluruh Indonesia
Desk Ketenagakerjaan Polri Berhasil Mediasi Sengketa PT Kerta Gaya Pusaka, 131 Pekerja Terima Hak Senilai Rp10 Miliar
Kompolnas Resmi Luncurkan Kompolnas Awards 2026, Apresiasi Kinerja Terbaik Satker Polri
Tim Basket Bhayangkara Brimob Raih Juara 1 Kasau Cup 2026 Basketball Tournament
Bareskrim Polri Ungkap Hasil Investigasi Awal Blackout Sumatera, Dipastikan Tidak Ada Unsur Sabotase
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:27 WIB

Lahirkan Pemimpin Polri Masa Depan, STIK Wisuda 289 Lulusan S1, S2, dan Doktor Ilmu Kepolisian

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:17 WIB

Presiden Prabowo: Indonesia Tetap Demokratis, Kritik Akan Dijawab dengan Kinerja

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:27 WIB

Polri Gelar Lomba Polsus Teladan 2026 dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:11 WIB

Wakapolri Ajak Nobar Gratis Piala Dunia 2026 Serentak di Seluruh Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:06 WIB

Desk Ketenagakerjaan Polri Berhasil Mediasi Sengketa PT Kerta Gaya Pusaka, 131 Pekerja Terima Hak Senilai Rp10 Miliar

Berita Terbaru

Bengkulu Tengah

PPPK Paruh Waktu Kembali Keluhkan Gaji yang Belum Dibayarkan

Rabu, 24 Jun 2026 - 15:54 WIB