Mencuat Dugaan Pungli Terhadap PTT PLT Kadinkes Kota Berdalih
Kota Bengkulu,Beritarafflesia.com, – Ketua Komisi I DPRD Kota Bengkulu Bambang Hermanto bersama anggota Komisi I lainnya melaksanakan hearing dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu pembahasan tentang permasalahan yang sedang mencuat ke publik, terjadi di dinas kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu, pada Selasa (5/4/2022).
Pembahasan dalam hearing tersebut terkait belasan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang mendatangi Kantor Dinkes Kota Bengkulu untuk menagih Surat Keterangan (SK) perpanjangan kerja dan dugaan setoran kepada oknum di Dinkes agar PTT dapat SK,sehingga akhir-akhir ini mencuat di media massa.
Ketua komisi I DPRD Kota Bengkulu Bambang Hermanto bersama Plt Dinkes Kota saat di wawancara awak media
Menanggapi permasalahan tersebut, Ketua Komisi I DPRD Kota Bengkulu, Bambang Hermanto mengatakan, bermacam-macam isu dibahas dalam hearing itu, salah satunya berkaitan dengan pekerjaan-pekerjaan yang ada di Dinkes Kota Bengkulu.
“Alhamdulillah semuanya cair tadi, kita semuanya tersenyum, apa-apa yang sudah dikerjakan Dinas Kesehatan dan yang belum, tadi kita sudah pahami semua, termasuk apa yang sudah disampaikan kemaren., apalagi tentang berita-berita yang miring-miring alhamdulillah semuanya kita luruskan,” kata Bambang Hermanto.
Selanjutnya berkaitan dengan setoran seperti yang mencuat di media, bahwa tenaga PTT di pungut setoran oleh oknum di dinas kesehatan tersebut, Bambang Hermanto menuturkan, berdasarkan penyampaian dari Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu bahwa PTT yang sudah dikeluarkan SK-nya tahun 2018 ke bawah sedangkan tahun 2019 ke atas sedang diproses.
“Insya Allah dalam beberapa Minggu ini sudah keluar semua SK nya. dan jumlah PTT kita dari tahun ke tahun itu memang banyak. Isu yang beredar bahwa PTT SK-nya belum didapat atau orang lain yang dapat, bahkan mereka tidak., Ibu Kadis tadi berjanji untuk 2019 ke atas lagi diproses, karena mereka tanaga PTT yang katanya kemaren datang itu 2019 ke atas.” Kata Bambang (red-) dilanjutkannya” Kalau seperti isu bahwa ada PTT yang di minta uang,saat ini kita sedang telusuri. namun Bu Plt Kadis tadi mengaku tidak ada yang pakai-pakai uang begitu, masa harus kita minta uang Rp2 atau Rp 3 Juta orang gajinya cuma Rp 1,5 juta. Itu tidak benar,” ungkap Bambang Hermanto.
Bahkan Bambang Hermanto memastikan sejatinya dugaan pungli atau setoran terkait masalah PTT itu tidak ada.
“Tidak benar, iya kita pastikan itu. Ini kata bu Kadis tadi tidak ada begitu, ya Alhamdulillah kalau tidak ada, kita bersyukur bahwa PTT kita bener-bener murni tidak ada sogok menyogok,” jelas Bambang Hermanto.
Namun demikian ketika ditanya oleh awak media, jika ada yang melapor adanya setoran, apa saran dan sangsi terhadap oknum yang bermain tersebut?
Jawab Bambang Hermanto dengan tegas “Saya tanya sama bu Kadis dan semuanya sudah disampaikan, kita terbuka apa yang tadi mereka sampaikan kita serap semua katanya tidak ada, Insya Allah memang tidak ada dan kita luruskan bahwa berita-berita itu mungkin katanya Bu Kadis tadi, namanya dunia ya mungkin ada yang jahil-jahil sama dia,” pungksa Bambang Hermanto. (BR1)












