Oknum Guru SMP N 14 Seluma, Diduga Intimidasi Siswi Korban Pelecehan dan Menyudutkan Wartawan

- Penulis

Sabtu, 23 Maret 2024 - 23:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswi Korban Pelecehan Yang Sedang Berada di Dalam Mobil Dengan Dua Orang Yang Di Duga Oknum Guru SMPN 14 Seluma, Yang Beredar Vidio durasi 4 Menit.

Siswi Korban Pelecehan Yang Sedang Berada di Dalam Mobil Dengan Dua Orang Yang Di Duga Oknum Guru SMPN 14 Seluma, Yang Beredar Vidio durasi 4 Menit.

Seluma, Beritaraffleisa.com- Buntut viral nya berita korban pelecehan yang masih bergulir bahkan belum ada tindakan tegas dari pihak Dinas pendidikan kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu terhadap oknum yang diduga pelaku pelecehan tersebut.

Kini datang lagi masalah baru yang menimpa siswi selaku korban pelecehan dari oknum guru tempat ia belajar.

Di terangkan melalui rekaman Video yang berdurasi sekitar 4 menit, nampak korban sedang berada didalam mobil bersama dua orang satu laki-laki dan satu perempuan setengah baya, tak lain perempuan yang bersama siswi itu diduga adalah Oknum guru SMP N 14 Kab Seluma Provinsi Bengkulu, Sabtu (23/3/2024).

Dua orang tersebut menanyakan prihal ada atau tidak nya rekan satu profesi mereka sesama guru, yang untuk saat ini diduga terlibat kasus pelecehan yang sedang bergulir.

Berikut pertanyaan Ibu itu: “Sekarang ibu mau nanyo Ado atau Idak kau di ikat pakai kain atau di bekap sama kain, Ujar Guru tersebut, atau cuma rekayasa mu Bae, Yo rekayasa mu Bae”, tutur ibu terkesan mengarahkan pertanyaan.

Baca Juga  Wabup Seluma, Sidak Ke Disdukcapil

Kemudian di teruskan oleh laki-laki yang berada disamping korban, menanyakan apakah kau di paksa untuk mengaku, Siapo yang maksa kau wartawan ya apo siapo “wartawan”, ujar nya dengan nada agak keras.

Selanjutnya, kami dari pihak media dan Ormas akan menyikapi hal ini, karena jelas-jelas dalam pertanyaan tersebut menyudutkan atau menghina wartawan, ini bukan lagi fitnah terhadap individu namun suda menyakiti profesi Organisasi Kemasyarakatan dan Lembaga, pada hal wartawan bekerja sesuai Tupoksi dan kode Etik Jurnalistik.

Dan lagi setiap hasil karya jurnalis baik artikel berita maupun rekam video di dapatkan dari hati nurani narasumber, tidak ada unsur kepentingan lain apa lagi paksaan yang jelas-jelas berada di ruang publik berikut di saksikan orang banyak.

Maka untuk ini, Kami bagian dari wartawan akan mempertanyakan hal tersebut apa bila perlu akan kami bawah ke rana hukum.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPPG Seluma Tunjukkan Hasil Uji Laboratorium Terkait Isu Air Bersih di Media Sosial
Polres Seluma Gelar Patroli Dialogis, Masyarakat Diimbau Aktif Jaga Keamanan Lingkungan
Polsek Seluma Timur Gelar Patroli Malam, Waspada Aksi Premanisme dan Kriminalitas Jalanan
Kapolres Seluma Hadiri Penutupan MTQ Ke-XXXVII Provinsi Bengkulu, Apresiasi Semangat Qur’ani Masyarakat
Cegah Kemacetan di SPBU Pasar Tais, Polisi Turun Langsung Tertibkan Kendaraan
Satlantas Polres Seluma Gagalkan Aksi Balap Liar di Sembayat
Lurah Dermayu Amran Terima Peacemaker Justice Award Dari Kemenkum RI Jakarta
Wabup Seluma Tinjau Dua Rumah Tidak Layak Huni
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:15 WIB

SPPG Seluma Tunjukkan Hasil Uji Laboratorium Terkait Isu Air Bersih di Media Sosial

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:39 WIB

Polres Seluma Gelar Patroli Dialogis, Masyarakat Diimbau Aktif Jaga Keamanan Lingkungan

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:53 WIB

Polsek Seluma Timur Gelar Patroli Malam, Waspada Aksi Premanisme dan Kriminalitas Jalanan

Senin, 18 Mei 2026 - 15:05 WIB

Kapolres Seluma Hadiri Penutupan MTQ Ke-XXXVII Provinsi Bengkulu, Apresiasi Semangat Qur’ani Masyarakat

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:09 WIB

Cegah Kemacetan di SPBU Pasar Tais, Polisi Turun Langsung Tertibkan Kendaraan

Berita Terbaru