Pansus RPJMD DPRD Kepahiang Tuding Data Dinas Peternakan Belum Lengkap

- Penulis

Senin, 26 Juli 2021 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pansus RPJMD rapat kerja membahas basis data terkait target capaian untuk pembangunan 5 tahun kedepan

Kepahiang, (Beritarafflesia.com)– Senin (26/7) Disodori data sektor peternakan terkait target produksi telur ayam ras tahun 2021 sebesar 380 ton, anggota Pansus RPJMD DPRD Kepahiang terkejut bukan kepalang.

Karena sejumlah anggota DPRD yang membahas Raperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kepahiang Tahun 2021-2026 merasa jika data dari pihak Dinas Perternakan itu tidak rasional. Sebab tidak terdapat perusahaan perternakan berskala besar, sehingga target 380 ton tersebut tidak masuk akal.

“Ada basis data yang belum lengkap dan sinkron, kemudian target dan indikator capaian tidak rasional. Contohnya sektor peternakan, produksi telur ayam ras tahun 2021 sebesar 380 ton yang tentu harus dipertahankan hingga tahun 2026. Pertanyaan kita apa di Kabupaten Kepahiang ada peternakan besar untuk ayam petelur dengan produksi hingga 380 ton.

Data seperti ini yang kita minta untuk ditinjau kembali agar realistis,” tegas Ketua Pansus RPJMD DPRD Kepahiang, Candra. Bukan hanya perternakan, kata Candra, ketidak validatan data juta terjadi disektor lainnya seperti pariwisata, pertanian dan lainnya.

Baca Juga  Cegah Stunting Pada Bayi Fase 1.000 Hari Pertama, Pemkab Kepahiang Optimis Angka Stunting Turun Sesuai Target

Maka pihak pansus meminta pihak eksekutif agar dapat menyajikan data yang valid sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan. “Basis data, target dan sasaran serta indikator capaian Raperda RPJMD Kabupaten Kepahiang Tahun 2021-2026 masih menjadi fokus bahasan Pansus RPJMD.

” lanjut Candra. Menurutnya, untuk melanjutkan pembahasan, Pansus RPJMD meminta agar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait segera melengkapi basis data, agar pembahasan Raperda dapat berjalan sesuai target.

“Kita sudah sampaikan kepada pihak Bappeda dan OPD terkait, agar melakukan perbaikan data,” tuturnya.

Wakil Ketua 1 DPRD Kepahiang, Andrian Defandra yang merupakan koordinator pansus menerangkan pentingnya sinkronisasi basis data baik input maupun output dalam Raperda RPJMD Kabupaten Kepahiang. Sehingga penjabaran visi misi Bupati dan Wakil Bupati dapat terangkum dengan baik didalam perda nantinya. “Basis data, target dan sasaran serta indikator capaian sangat penting untuk segera dilengkapi dalam penyempurnaan Raperda RPJMD Kabupaten Kepahiang Tahun 2021-2026,” terang Andrian Defandra. (Jon)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nomor Urut Calon Kepala Desa Air Selimang Kepahiang Ditetapkan
Pemdes Temdak Sukses Gelar Musyawarah Desa, Bahas RKPDes Tahun 2027
Pemdes Permu Salurkan BLT Dana Desa Tahap II kepada 22 Keluarga Penerima Manfaat
Pemdes Mekar Sari Gelar Musrenbangdes, Bahas RKPDes Tahun 2027
Pemdes Renah Kurung Kepahiang Gelar Musyawarah Khusus Bahas RKPDes
Pemdes Renah Kurung Gelar Musyawarah Desa Bahas Rembuk Stunting Tahun 2026
Pemdes Renah Kurung Kepahiang Gelar Musyawarah Pra-Pelaksanaan Pembangunan Desa 2026
SD Negeri 06 Desa Temdak Kepahiang Terima Bantuan Rehabilitasi Lima Ruang Kelas
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Nomor Urut Calon Kepala Desa Air Selimang Kepahiang Ditetapkan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Pemdes Temdak Sukses Gelar Musyawarah Desa, Bahas RKPDes Tahun 2027

Jumat, 2 Oktober 2026 - 05:29 WIB

Pemdes Permu Salurkan BLT Dana Desa Tahap II kepada 22 Keluarga Penerima Manfaat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Pemdes Mekar Sari Gelar Musrenbangdes, Bahas RKPDes Tahun 2027

Kamis, 24 September 2026 - 08:57 WIB

Pemdes Renah Kurung Kepahiang Gelar Musyawarah Khusus Bahas RKPDes

Berita Terbaru