Pasien Positif Covid-19 Kian Bertambah, Pemkot Larang Acara Perayaan Malam Tahun Baru

- Penulis

Rabu, 16 Desember 2020 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bengkulu, Beritarafflesia.com- Untuk diketahui oleh masyarakat Kota Bengkulu, Pemerintah Kota Bengkulu menghimbau agar masyarakat tidak membuat acara untuk merayakan malam pergantian tahun yang menimbulkan keramaian atau kerumunan.

Larangan ini bukan tanpa alasan karena saat ini jumlah pasien positif Covid-19 terus bertambah. Salah satu penyebab meningkatnya jumlah pasien Covid-19 adalah karena masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, salah satunya kerumunan.

Hal tersebut ditegaskan oleh wakil walikota Bengkulu Dedy Wahyudi. 

“Tak lama lagi natal dan tahun baru. Khusus Tahun Baru dilarang ada perayaan apa lagi kerumunan. Keselamatan Manusia adalah hukum tertinggi. Harap dimaklumi, apapun keputusan pemerintah, adalah untuk keselamatan kita semua. Keselamatan warga Kota Bengkulu,” ujar Dedy.

Dedy sangat khawatir dengan melonjaknya jumlah pasien Covid-19 yang membuat rumah sakit menjadi penuh.

“Saban hari kami dikirim data dari Satgas Covid-19 mengenai jumlah warga positif Covid-19. Rata-rata per hari 30 orang. Pernah dalam sehari 80 orang pasien Covid-19,” beber Dedy.

Baca Juga  Truk ODOL Penyebab Jalan Rusak, Pemkot Segera Tindak lanjuti Para Supir Tak Taati Peraturan

Belum lagi, kata Dedy ia ditelepon warga yang minta tolong dicarikan kamar di rumah sakit. Bahkan warga tersebut sampai memelas dan siap membayar berapapun biaya agar keluarganya dapat dirawat di rumah sakit.

“Direktur RSHD dr Lista dan pihak RSMY sampai kewalahan. Karena rumah sakit tak mampu lagi menampung pasien Covid-19. Stok oksigen pun menipis. Termasuk alat kesehatan Covid-19 lainnya. Kemarin, adik kerabat saya di Seluma meninggal dunia karena tidak dapat pertolongan rumah sakit,” cerita Dedy.

Polda Bengkulu melalui Kabid Propam bahkan sudah membuat surat untuk internal dilarang menggelar acara pesta pernikahan. Maka dari itu, Satgas Covid-19 Kota Bengkulu pun akan bersikap lebih tegas.

“Kapolres Bengkulu, AKBP Pahala Simanjuntak mengaku kewalahan menghadapi lemahnya protokol kesehatan di masyarakat. Dokter Zaini pun berkali-kali menelepon saya. Dia mengingatkan agar waspada. Apalagi jumlah meninggal positif Covid-19 terus meningkat. Maka pemkot akan lebih tegas. Saya prihatin dengan kondisi ini,” pungkas Dedy.

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KUA Kecamatan Selebar Raih Juara II Kontributor Terbaik Kemenag Kota Bengkulu
Gubernur Helmi Hasan Buka Retret Akbar Merah Putih,dan Dorong Pembentukan Karakter dan Kiat Sukses Sejak Muda
Kadis Dikbud Kota Bengkulu Imbau Kepsek Larang Jual Beli Buku di SD dan SMP Negeri
Pemkot Serahkan LKPD APBD 2025, Kepemimpinan Dedy- Ronny, Pemkot Kembali Raih Opini WTP
Melalui Dinas PUPR, Pemkot Bangun Tiga Jembatan Rawan Banjir, Anggarkan Rp5,2 Miliar APBD 2026
Peminat Mahasiswa Asing ke Unib Membludak, 3.309 Pendaftar dari 60 Negara
Kesbangpol Kota Bengkulu Hadiri Pembukaan LKBB-PB Tingkat Provinsi 2026, Tiga SMA Siap Harumkan Daerah
Ratusan Tenda Siluman, Diduga Lakukan Pungli di Festival Tabot 2026
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:22 WIB

KUA Kecamatan Selebar Raih Juara II Kontributor Terbaik Kemenag Kota Bengkulu

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:30 WIB

Gubernur Helmi Hasan Buka Retret Akbar Merah Putih,dan Dorong Pembentukan Karakter dan Kiat Sukses Sejak Muda

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:18 WIB

Kadis Dikbud Kota Bengkulu Imbau Kepsek Larang Jual Beli Buku di SD dan SMP Negeri

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:09 WIB

Pemkot Serahkan LKPD APBD 2025, Kepemimpinan Dedy- Ronny, Pemkot Kembali Raih Opini WTP

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:58 WIB

Melalui Dinas PUPR, Pemkot Bangun Tiga Jembatan Rawan Banjir, Anggarkan Rp5,2 Miliar APBD 2026

Berita Terbaru