Pemprov Bengkulu Bersama Penulis Universitas Pakuan Menyusun Buku Perjuangan Fatmawati

- Penulis

Jumat, 2 Juli 2021 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Tim penulis dari Universitas Pakuan Dr. Andi M. Asrun, S.H. M.H saat hadiri FGD Literasi Sejarah Perjuangan Fatmawati-Soekarno

Bengkulu, (Beritarafflesia.com) – Jum’at (2/7) Siapa tak kenal Fatmawati, istri Presiden Soekarno, Ibu Negara pertama Republik Indonesia dan penjahit Bendera Sangsaka Merah Putih.

Namun tak banyak yang tau kalau Ibu dari Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri ini berasal dari Bengkulu.

Untuk itu Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama penulis dari Universitas Pakuan Dr. Andi M. Asrun, S.H. M.H menyusun sebuah buku yang mengangkat sejarah tentang pahlawan nasional dari Bengkulu “Fatmawati”.

“Kita berharap buku ini dapat segera terbit, sehingga semua orang baik tingkat daerah, nasional hingga internasional mengetahui sejarah bahwa Fatmawati adalah Pahlawan Nasional yang berasal dari Bengkulu”, Tutur Sekda Hamka Sabri Usai membuka FGD penyusunan buku Fatmawati di Balai Raya Semarak.

Dikatakan Hamka Buku ini juga akan menjadi literatur sejarah peran penting Fatmawati dalam perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Penulis Buku Fatmawati Dr. Andi M. Asrun S.H. M.H mengatakan sejarah Fatmawati menjahit Bendera Merah Putih bernuansa sangat heroik. Dimana dalam kondisi hamil tua dirinya tetap mengambil peran sangat penting dalam sejarah bangsa Indonesia.

Dikatakannya, diseluruh perjuangan kemerdekaan itu puncaknya adalah Proklamasi, dan prolakmasi diiringi dengan pengibaran bendera.

“Sejarah bendera ini bukan hanya sejarah bendera fisik, lembaran kain putih disambung kain merah, tapi ini menyangkut jiwa bangsa, menyangkut identitas bangsa. Sejarah ibu fatmawati menjahit bendera ini adalah puncak dari sejarah perjuangan orang Bengkulu untuk kemerdekaan Indonesia”. Tegas Andi

Baca Juga  Karaoke ATT Dibuka, Pemkot Pura-Pura Kaget dan Akui Perizinan Tidak Lengkap

Lanjut Andi, Sejarah perjalanan Bendera Merah Putih pun tak kalah heroik dan penuh perasaan emosional. Tatkala agresi militer Belanda ke II, bendera yang dijahit ibu Fatmawati ini harus dipisahkan bagian putih dan merahnya untuk diselamatkan dari tangan penjajah Belanda. Atas perintah Bunga Karno bendera ini kemudian dijahit kembali ketika ibukota kembali ke Jakarta dan situasi sudah aman.

“Sekali lagi sejarah menjahit bendera merah putih oleh ibu Fatmawati bukan sekedar sejarah pribadi dia, bukan hanya sekedar sejarah dari Bengkulu, tapi ini adalah sejarah nasional. Jadi puncak perjuangan rakyat Bengkulu untuk kemerdekaan Indonesia diberikan melalui ibu Fatmawati dengan menjahit Bendera Merah Putih”, tuturnya

Menurut Andi, Fatmawati juga sosok wanita yang mempunyai karakter pribadi yang kuat dan pengetahuan yang luas, atas dasar bimbingan orang tuanya tokoh pergerakan Muhammadiyah di Bengkulu dan hasil bertukar pikiran bertahun-tahun dengan Bunga Karno. Hal itu ditunjukkannya saat mendampingi Presiden Soekarno pada masa awal kemerdekaan. Semua hal tersebut akan terangkum dalam buku yang sedang ditulisnya. (BR)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu
Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global
Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas
Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung
Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha
HP Wartawati Dirampas Saat Rekam Dugaan Pungli di Pantai Zakat
Inflasi Bengkulu Zona Hijau, Kepala Daerah Diminta Pantau Bapok Jelang Idulfitri
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 10:09 WIB

Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu

Sabtu, 18 April 2026 - 22:24 WIB

Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global

Kamis, 9 April 2026 - 09:43 WIB

Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan

Rabu, 8 April 2026 - 19:50 WIB

188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas

Senin, 6 April 2026 - 08:37 WIB

Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung

Berita Terbaru

Bengkulu Tengah

Kendalikan Inflasi, Pemkab Benteng Perkuat Strategi 4K

Selasa, 21 Apr 2026 - 19:11 WIB