Pemprov Bengkulu Ingatkan Masyarakat Untuk Tidak Panic Buying Penuhi Kebutuhan Lebaran

- Penulis

Sabtu, 6 April 2024 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu, Beritarafflesia.com,-Pemerintah Provinsi Bengkulu mengingatkan masyarakat agar tidak aksi borong atau  “panic buying” dalam memenuhi kebutuhan Lebaran Idul Fitri 2024.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak memborong dan melakukan penimbunan,” kata Asisten Setda Provinsi Bengkulu R.A Denny do Bengkulu, Jumat (05/04/2024). 

Aksi borong dan penimbunan merupakan aktivitas pembelian secara berlebihan, bahkan bisa melebihi kebutuhan yang sebenarnya diperlukan hanya karena rasa panik takut kehabisan stok.

“Belilah sesuai kebutuhan, jangan berdasarkan nafsu karena takut kehabisan, sehingga menumpuk beras (dan komoditas penting lainnya). Ini berbahaya bagi kita semua, kami pastikan ketersediaan beras aman dan cukup,” kata dia.

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Bengkulu telah memantau harga komoditas pokok di pasaran, termasuk untuk komoditas beras yang beberapa waktu terakhir ini terus mengalami kenaikan harga.

“Dari hasil pantauan di dua pasar tersebut diketahui beras yang sebelumnya terus mengalami kenaikan, kini turun harga. Untuk harga beras dusun kualitas standar yang sebelumnya Rp23.000 per cupak, turun menjadi Rp21.000 per cupak, (1 cupak beras beratnya sekitar 1,5 kilogram),” katanya.

Baca Juga  Kukuhkan PPWB Bengkulu, Gubernur Rohidin Tekankan Perlindungan Penjahit dan Pengembangan Ekonomi Kreatif

Namun untuk beberapa komoditas lain seperti daging ayam ras dipantau memang mengalami kenaikan sekitar Rp5.000 per kilogramnya, cabai merah naik sekitar Rp10.000-15.000 per kilogramnya.

Namun, masyarakat tetap bisa mendapatkan komoditas-komoditas pokok tersebut dengan harga murah. TPID Provinsi Bengkulu bersama kabupaten kota terus menggelar pasar murah agar masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih baik.

Beberapa komoditas yang disediakan di pasar murah seperti cabai merah, bawang merah, bawang putih, beras, telur ayam ras dan sejumlah bahan pangan lainnya.

Harga yang dapat ditebus masyarakat pun sangat terjangkau, contohnya seperti bawang merah dapat dibeli dengan harga Rp30.000 per kilogramnya jauh lebih murah sekitar Rp5.000-8.000 dibandingkan dengan harga pasar. (BR)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Terima Aspirasi ASBS, Siap Kaji Persoalan Batas Wilayah dan Aktivitas PT DSJ
Festival Tabut 2026 Resmi Dimulai, Helmi Hasan Siapkan Agenda Wisata Baru Bengkulu
Pemprov Bengkulu Gelar Pelatihan Pengelolaan Media Sosial, Tingkatkan Kualitas Informasi Publik
Gubernur Bengkulu Tekankan Transparansi SPMB 2026, Skor Seleksi Diminta Dibuka Secara Terbuka
Pemprov Bengkulu Bentuk Sentra Komando, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan
Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Wagub Bengkulu Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan
Pemprov Bengkulu Gelar Exit Meeting ITJEN, Fokus Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan
Sekda Bengkulu Buka Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT di UMB
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:12 WIB

Pemprov Bengkulu Terima Aspirasi ASBS, Siap Kaji Persoalan Batas Wilayah dan Aktivitas PT DSJ

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:21 WIB

Festival Tabut 2026 Resmi Dimulai, Helmi Hasan Siapkan Agenda Wisata Baru Bengkulu

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:00 WIB

Pemprov Bengkulu Gelar Pelatihan Pengelolaan Media Sosial, Tingkatkan Kualitas Informasi Publik

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:40 WIB

Gubernur Bengkulu Tekankan Transparansi SPMB 2026, Skor Seleksi Diminta Dibuka Secara Terbuka

Senin, 8 Juni 2026 - 16:33 WIB

Pemprov Bengkulu Bentuk Sentra Komando, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan

Berita Terbaru