Pemprov Bersama Balai Pelestarian Kebudayaan Dorong WBTb dan Cagar Budaya Bengkulu Bertambah Dan Lestari

- Penulis

Selasa, 12 Maret 2024 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Bengkulu Khairil Anwar membuka Acara Sosialisasi Pencatatan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) dan Cagar Budaya di Provinsi Bengkulu di Mercure Hotel Bengkulu, Selasa (5/2/2024).

Pada kesempatan ini, Khairil mengungkapkan Provinsi Bengkulu memiliki budaya dan nilai historis yang sangat kuat. Namun, baru beberapa yang tercatat secara resmi oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Kita tahu, Bengkulu baru ada 22 Warisan Budaya Takbenda (WBTb) yang sudah ditetapkan dan hanya 2 cagar alam yang levelnya sudah nasional (Rumah Bung Karno dan Benteng Marlborough). Tentu hal ini sangat mengkhawatirkan, apalagi jika dibandingkan dengan kekayaan yang luar biasa yang dimiliki,” ujar Khairil.

Lebih lanjut, menurutnya, sosialisasi ini sangat penting karena menghadirkan para tokoh budaya dan dinas pendidikan se-Provinsi Bengkulu sehingga kedepannya bisa digali dan diusulkan, seperti adat istiadat, bahasa daerah, ataupun bangunan sejarah untuk menjadi WBTb.

“Di sini semuanya bersinergi, menggali potensi yang ada di daerah agar dapat diusulkan menjadi warisan budaya takbenda. Dan ditargetkan tahun ini bertambah WBTb di Provinsi Bengkulu agar menjadi warisan bagi anak cucu kita nanti. Oleh sebab itu, perlu terus dilestarikan agar tidak punah dimakan zaman,” terang Khairil.

Baca Juga  Pimpin Pembubaran Paskibraka Provinsi Bengkulu 2023, Sekda Isnan Pesankan Ini

Sementara, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah VII Bengkulu Lampung Nurmantyas mengatakan semua wilayah di Bengkulu memiliki keragaman budaya takbenda ataupun benda-benda diduga cagar budaya yang perlu didata ulang dan dilestarikan.

“Kita ada 9 kabupaten dan 1 kota, kalau ada 10 saja warisan budaya takbenda dan cagar budaya atau benda diduga cagar budaya maka kita harus sadari betapa kayanya kita. Sehingga perlu peran semua pihak untuk menjaga warisan budaya dan cagar budaya yang ada,” jelasnya.

Warisan Budaya Takbenda dan Cagar Budaya merupakan kekayaan budaya bangsa yang sangat penting artinya bagi pengembangan sejarah, ilmu pengetahuan dan kebudayaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Sehingga perlu dilestarikan dan dikelola secara tepat melalui upaya perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan. (Br1) Adv

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Bengkulu Buka Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT di UMB
Cegah Pungli dan Gratifikasi, Kominfotik Bengkulu Tegaskan Komitmen Bersama
Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global
Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha
Inflasi Bengkulu Zona Hijau, Kepala Daerah Diminta Pantau Bapok Jelang Idulfitri
Pemprov Bengkulu Perkuat Literasi Digital Ramah Anak Lewat Bimtek Linimasa Bersama Komdigi
Helmi Hasan Pastikan Pembangunan Jalan di Benteng Berlanjut Hingga 2026
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 14:47 WIB

Sekda Bengkulu Buka Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT di UMB

Rabu, 22 April 2026 - 11:50 WIB

Cegah Pungli dan Gratifikasi, Kominfotik Bengkulu Tegaskan Komitmen Bersama

Sabtu, 18 April 2026 - 22:24 WIB

Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global

Kamis, 9 April 2026 - 09:43 WIB

Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:42 WIB

Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha

Berita Terbaru