Pj Sekda Provinsi Bengkulu Pimpin Rapat TAPD Bersama BKAD

Uncategorized255 Dilihat

Bengkulu, Beritarafflesia.com.- Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, memimpin rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Bengkulu di Ruang Rapat Lantai II Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (12/11/2025).

Rapat tersebut dihadiri oleh Direktur Perencanaan Anggaran Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Shalia Alamajoya, beserta tim.

Turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Khairil Anwar, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan R.A.

Baca Juga  Walikota Bengkulu Bersama Gubernur Serahkan Bantuan Senilai 1 Miliar Untuk Korban di Sumbar

Denny, Asisten III Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Nandar Munadi, Plt Kepala BKAD Provinsi Bengkulu Rizqi Al Fadli, jajaran staf BKAD, serta perwakilan dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Selain dilakukan secara langsung, rapat juga diikuti secara daring melalui Zoom Meeting oleh perwakilan Kemendagri, yakni Rikie dan Fernando.

Baca Juga  Walikota Bengkulu Bersama Gubernur Serahkan Bantuan Senilai 1 Miliar Untuk Korban di Sumbar

Kehadiran mereka bertujuan memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam hal perencanaan serta penganggaran.

Rapat TAPD merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi bagian penting dalam proses penganggaran daerah.

Tahun ini, pembahasan difokuskan pada persiapan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026, efisiensi belanja daerah, serta evaluasi terhadap realisasi anggaran.

Baca Juga  Walikota Bengkulu Bersama Gubernur Serahkan Bantuan Senilai 1 Miliar Untuk Korban di Sumbar

Tujuannya agar pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Melalui rapat ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan daerah, serta seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil pembangunan. (Br)

Share