Polemik Surat Suara Pilkades Di 8 Desa, Diperkarakan

- Penulis

Senin, 23 Agustus 2021 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polemik Surat Suara Pilkades Di 8 Desa, Diperkarakan

Bengkulu Selatan,Beritarafflesia.com -Polemik surat suara coblos tembus (simetris) Pilkades di 8 Desa yakni Desa Lubuk Ladung, Desa Dusun Tengah, Desa Air Sulau, Desa Tambangan, Desa Sindang Bulan, Desa Suka Jaya, Desa Penanding, dan Desa Muara Danau yang memperkarakan persolan terhadap suara coblos tembus (simetris) tersebut Pada Pilkades Serentak Tahun 2021 di Kabupaten Bengkulu Selatan ahirnya meminta bantuan hukum kepada Ilham Patahillah, S.H.,M.H., C.Me dkk untuk menggugat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan, menyusul keputusan Pemkab yang menganggap surat suara coblos tembus simetris sebagai surat suara tidak sah.

Hal tersebut disampaikan Ilham saat selesai menyampaikan Keberatan dan permohonan penyelasaian sengketa Pilkades di Kantor Pemkab Bengkulu Selatan, Betul hari ini kami dkk dari Tim Kuasa Hukum yang turut Hadir tergabung dalam kuasa hukum 8 Cakades yakni Ilham Patahillah, Rizal Husin, Nasarudin, Rohimam, Heriyanto Siahaan, Irwansyah Roni Lubis dan Alamsyah Putra saat dikonfirmasi menilai keputusan tersebut tidak memiliki dasar hukum yang kuat.

Tidak ada aturan yang mengatakan begitu. Kami meminta Bupati menengahi masalah ini,” katanya saat dikonfirmasi, Senin  (23/8/2021) siang, Karena sesuai dengan tantanan pemilihan langsung baik Pilpres,Pilkada bahkan petunjuk dari Mendagri dari ditjen pembinaan desa sudah ada petunjuk sebelumnya pada pilkades sebelumnya di daerah lain untuk suara coblos tembus dinyatakan sah, hal ini dasar kami meminta keadilan hukum untuk melindungi hak politik masyarakat selaku pemilih khususnya para klien kami yang dirugikan. Ucap Ilham yang juga Selaku Ketua Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia Provinsi Bengkulu.

Mana mungkin penjelasan undang-undang di wilayah satu dengan yang lainya bisa berbeda, pasti sama lah karena masih dalam wilayah NKRI hanya bupati mau apa tidak menyelesaikan masalah sesuai prosedur,” ujarnya.

Sebagai praktisi hukum, ilham berharap persoalan ini akan selesai di tingkat musyawarah. Pihaknya akan berusaha meminta fasilitasi langsung oleh Bupati sesuai surat yang kami sampaikan. Namun, jika keputusan pemkab setempat tetap bersikukuh menganggap surat suara coblos tembus tidak sah, tim kuasa hukum kemungkinan besar akan menuntut keputusan tersebut ke meja hukum demi kepastian dan keadilan

Hal senada juga diungkapkan oleh salah satu Cakades Hery Lofti didampingi para cakades lainnya yang kecewa dengan Pemkab Bengkulu Selatan yang tidak mengambil tindakan serius terhadap masalah surat suara coblos tembus yang sudah sempat diadukan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) beberapa waktu lalu dan keberatan ke Bupati Bengkulu Selatan.

Seharusnya bupati bisa mengambil tindakan yang lebih, mengingat (masalah,red) ini sudah mendapat tanggapan dari Kemendagri dan ini merupakan contoh untuk kedepan dalam demokrasi karena kami menyentuh langsung dengan masyarakat. Ucapnya.

juga offside dalam menafsirkan pasal-pasal yang mengatur pemilihan kepala desa. Diantaranya, Permendagri No 112 Tahun 2014,  Menurutnya tidak ada pasal dalam referensi hukum tersebut yang menyatakan bahwa suarat suara coblos tembus simetris dinyatakan tidak sah.

Perkara serupa, lanjut ilham juga pernah terjadi di daerah lain, misalnya di Kabupaten Tegal Jawa Tengah dan Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat. Hasilnya, surat suara coblos tembus simetris tetap dianggap sah. Bahkan, untuk sengketa surat suara coblos tembus di Kabupaten Sintang secara langsung diputus oleh Kemendagri dan dinyatakanPolemik Surat Suara Coblos Tembus, 8 CakadesGandeng Ketua DPD K.A.I Provinsi Bengkulu.

Baca Juga  Vaksinasi Masal Covid-19 Biddokkes Polda di Seluma Capai Target 1000 Dosis

Polemik surat suara coblos tembus (simetris) Pilkades di 8 Desa yakni Desa Lubuk Ladung, Desa Dusun Tengah, Desa Air Sulau, Desa Tambangan, Desa Sindang Bulan, Desa Suka Jaya, Desa Penanding, dan Desa Muara Danau yang memperkarakan persolan terhadap suara coblos tembus (simetris) tersebut Pada Pilkades Serentak Tahun 2021 di Kabupaten Bengkulu Selatan ahirnya meminta bantuan hukum kepada Ilham Patahillah, S.H.,M.H., C.Me dkk untuk menggugat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan, menyusul keputusan Pemkab yang menganggap surat suara coblos tembus simetris sebagai surat suara tidak sah.

Hal tersebut disampaikan Ilham saat selesai menyampaikan Keberatan dan permohonan penyelasaian sengketa Pilkades di Kantor Pemkab Bengkulu Selatan, Betul hari ini kami dkk dari Tim Kuasa Hukum yang turut Hadir tergabung dalam kuasa hukum 8 Cakades yakni Ilham Patahillah, Rizal Husin, Nasarudin, Rohimam, Heriyanto Siahaan, Irwansyah Roni Lubis dan Alamsyah Putra saat dikonfirmasi menilai keputusan tersebut tidak memiliki dasar hukum yang kuat.

Tidak ada aturan yang mengatakan begitu. Kami meminta Bupati menengahi masalah ini,” katanya saat dikonfirmasi, Senin  (23/8/2021) siang, Karena sesuai dengan tantanan pemilihan langsung baik Pilpres,Pilkada bahkan petunjuk dari Mendagri dari ditjen pembinaan desa sudah ada petunjuk sebelumnya pada pilkades sebelumnya di daerah lain untuk suara coblos tembus dinyatakan sah, hal ini dasar kami meminta keadilan hukum untuk melindungi hak politik masyarakat selaku pemilih khususnya para klien kami yang dirugikan. Ucap Ilham yang juga Selaku Ketua Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia Provinsi Bengkulu.

Ilham Juga menyampaikan ini bisa jadi diduga kuat telah terjadi offside dalam menafsirkan pasal-pasal yang mengatur pemilihan kepala desa. Diantaranya, Permendagri No 112 Tahun 2014,  Menurutnya tidak ada pasal dalam referensi hukum tersebut yang menyatakan bahwa suarat suara coblos tembus simetris dinyatakan tidak sah karena perkara serupa, lanjut ilham juga pernah terjadi di daerah lain, misalnya di Kabupaten Tegal Jawa Tengah dan Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat. Hasilnya, surat suara coblos tembus simetris tetap dianggap sah. Bahkan, untuk sengketa surat suara coblos tembus di Kabupaten Sintang secara langsung diputus oleh Kemendagri dan dinyatakan sah.

Mana mungkin penjelasan undang-undang di wilayah satu dengan yang lainya bisa berbeda, pasti sama lah karena masih dalam wilayah NKRI hanya bupati mau apa tidak menyelesaikan masalah sesuai prosedur,” ujarnya.

Sebagai praktisi hukum, ilham berharap persoalan ini akan selesai di tingkat musyawarah. Pihaknya akan berusaha meminta fasilitasi langsung oleh Bupati sesuai surat yang kami sampaikan. Namun, jika keputusan pemkab setempat tetap bersikukuh menganggap surat suara coblos tembus tidak sah, tim kuasa hukum kemungkinan besar akan menuntut keputusan tersebut ke meja hukum demi kepastian dan keadilan

Hal senada juga diungkapkan oleh salah satu Cakades Hery Lofti didampingi para cakades lainnya yang kecewa dengan Pemkab Bengkulu Selatan yang tidak mengambil tindakan serius terhadap masalah surat suara coblos tembus yang sudah sempat diadukan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) beberapa waktu lalu dan keberatan ke Bupati Bengkulu Selatan.

Seharusnya bupati bisa mengambil tindakan yang lebih, mengingat (masalah,red) ini sudah mendapat tanggapan dari Kemendagri dan ini merupakan contoh untuk kedepan dalam demokrasi karena kami menyentuh langsung dengan masyarakat. Ucapnya.”(ytn)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bengkulu Selatan Antisipasi Kekeringan Air, Gandeng PDAM Distribusikan Air Bersih
Wabub Bengkulu Selatan Hadiri Paripurna Penyampaian Rancangan KUA-PPAS APBD 2027
Wabup Yevri Sudianto Hadiri Paripurna DPRD, Pemkab Bengkulu Selatan Sampaikan Rancangan KUA-PPAS APBD 2027
Pemkab Bengkulu Selatan Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI, Wabup Tekankan Koordinasi dan Perayaan Meriah
Desa Nanjungan Gelar Rembuk Stunting 2026, Perkuat Komitmen Percepatan Penurunan Stunting
WVI Akhiri Program di Bengkulu Selatan, Pemkab Siap Lanjutkan Hasil Pembangunan yang Telah Dicapai
Bupati Rifai Sambut Pangdam XXI/Radin Inten, Bahas Dukungan Pembangunan Daerah
Bupati Bengkulu Selatan Tinjau Perkebunan Sawit Replanting di Talang Randai, Dorong Harga TBS dan Perluasan Program
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:13 WIB

Pemkab Bengkulu Selatan Antisipasi Kekeringan Air, Gandeng PDAM Distribusikan Air Bersih

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:18 WIB

Wabub Bengkulu Selatan Hadiri Paripurna Penyampaian Rancangan KUA-PPAS APBD 2027

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:17 WIB

Wabup Yevri Sudianto Hadiri Paripurna DPRD, Pemkab Bengkulu Selatan Sampaikan Rancangan KUA-PPAS APBD 2027

Senin, 6 Juli 2026 - 12:27 WIB

Pemkab Bengkulu Selatan Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI, Wabup Tekankan Koordinasi dan Perayaan Meriah

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:25 WIB

Desa Nanjungan Gelar Rembuk Stunting 2026, Perkuat Komitmen Percepatan Penurunan Stunting

Berita Terbaru