Presiden RI Resmikan Brand Ekonomi Syariah

- Penulis

Senin, 25 Januari 2021 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritarafflesia.com- Presiden Joko Widodo meresmikan Brand Ekonomi Syariah di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/1/2021).

“Saya resmikan Brand Ekonomi Syariah pagi ini,” ujar Presiden Joko Widodo melalui siaran langsung virtual dari akun YouTube Sekretariat Kabinet (Setkab).

Melalui brand tersebut, Indonesia dikatakan Presiden akan mampu mengembangkan potensi ekonomi syariah yang sedang menjadi tren dilakukan oleh sejumlah negara seperti Jepang, Thailand, Inggris, dan Amerika Serikat (AS).

Peluang di atas, lanjut Presiden, harus bisa diaplikasikan pada kondisi Indonesia saat ini. Mengingat Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Oleh karena itu, seluruh instansi terkait harus siap mendorong hal di atas.

“Kita harus menangkap peluang ini dengan mendorong percepatan mendorong akselerasi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional,” kata Presiden.

Hal itu, harus dilakukan dengan cepat oleh seluruh pemangku kepentingan terkait. Karena kondisi saat ini, indeks literasi ekonomi syariah di Indonesia masih rendah yakni hanya 16,2 persen, padahal mayoritas penduduk dalam negeri adalah muslim. “Kita masih punya sejumlah pekerjaan rumah indeks literasi ekonomi syariah Indonesia masih rendah,” kata Kepala Negara.

Baca Juga  Temu Kangen, Mayjen TNI Joko Warsito Sambangi Markas SMSI

Presiden meyakini, dengan mempercepat pengembangan ekonomi syariah dapat berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Berbagai lapisan masyarakat akan terbantu dengan adanya dampak dari ekonomi syariah tersebut.

“Kita mengembangkan bank wakaf mikro di berbagai tempat dan memperkuat lembaga zakat infak sedekah dan badan wakaf untuk mendukung pemberdayaan ekonomi umat dalam rangkaian ikhtiar besar ini,” imbuhnya.

Sementara itu, saat yang sama Wakil Presiden Ma’aruf Amin juga mengatakan bahwa brand ekonomi syariah merupakan suatu logo atau simbol milik negara yang digunakan untuk menyatukan kebersamaan dalam seluruh kegiatan yang berkaitan dengan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

Ditujukan juga untuk peningkatan literasi edukasi dan sosialisasi ekonomi dan keuangan syariah. Sehingga, meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan keyakinan masyarakat terhadap keuangan syariah.

“Saya berharap agar brand ekonomi Syariah dapat digunakan oleh seluruh kementerian, lembaga dan pemangku kepentingan yang bergerak dalam bidang ekonomi dan keuangan syariah,” kata Wakil Presiden.

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Melalui Honai Belajar, Ops Damai Cartenz Kenalkan Dunia dan Tata Surya kepada Anak-anak di Tembagapura, Timika, Papua Tengah
Diburu Sejak April, Satgas Damai Cartenz Akhiri Pelarian Danops HSSBI di Yahukimo
Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis
Selamatkan Anak Tenggelam, Anggota Polda Maluku Gugur dalam Aksi Kemanusiaan
Tokoh Hindu di Mimika Dukung Ops Damai Cartenz Jaga Kamtibmas Lewat Pendekatan Humanis
Polda Lampung Gelar Bazar, Pasar Rakyat, Olahraga Bersama, dan Bakti Sosial Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Bareskrim Polri Amankan DPO Jaringan Fredy Pratama, Ungkap Peran Pengendali Keuangan Sindikat Narkotika Internasional
Usai Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Ziarah-Tabur Bunga ke Makam Soeharto
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:26 WIB

Melalui Honai Belajar, Ops Damai Cartenz Kenalkan Dunia dan Tata Surya kepada Anak-anak di Tembagapura, Timika, Papua Tengah

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:56 WIB

Diburu Sejak April, Satgas Damai Cartenz Akhiri Pelarian Danops HSSBI di Yahukimo

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:53 WIB

Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis

Senin, 22 Juni 2026 - 20:12 WIB

Selamatkan Anak Tenggelam, Anggota Polda Maluku Gugur dalam Aksi Kemanusiaan

Senin, 22 Juni 2026 - 11:09 WIB

Tokoh Hindu di Mimika Dukung Ops Damai Cartenz Jaga Kamtibmas Lewat Pendekatan Humanis

Berita Terbaru

Bengkulu Tengah

PPPK Paruh Waktu Kembali Keluhkan Gaji yang Belum Dibayarkan

Rabu, 24 Jun 2026 - 15:54 WIB