Sebanyak 25,158 Ton, TPHP Provinsi Bengkulu Catat Realisasi Pupuk Subsidi 

- Penulis

Senin, 28 Agustus 2023 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Pertanian (TPHP) Provinsi Bengkulu mencatat realisasi penyaluran pupuk bersubsidi di seluruh wilayah tersebut hingga Juli mencapai 25,158 ton dari total alokasi tahun 2023 sebanyak 64,306 ton.

Realisasi penyaluran pupuk bersubsidi tersebut terdiri atas 27.491 ton pupuk bersubsidi jenis Urea dan 36.436 ton jenis NPK dan 379 ton jenis NPK Khusus.

“Hingga Juli 2023 penyaluran pupuk subsidi di Provinsi Bengkulu telah mencapai 25,158 ton,” kata Kepala Bidang Prasaran dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas TPHP Provinsi Bengkulu Helmi Yulinadri di Kota Bengkulu, Ahad.

Ia menyebutkan penyaluran terbanyak berada di Kabupaten Bengkulu Selatan dengan total penggunaan sebanyak 2.337 ton pupuk subsidi jenis Urea dan 3.217 ton jenis NPK.

Kemudian Kabupaten Rejang Lebong yaitu 540 ton jenis Urea dan 1.400 ton jenis NPK, Kabupaten Bengkulu Utara 612 ton Urea dan 1.142 ton NPK, Kabupaten Kaur 2.972 ton Urea dan 3.432 ton NPK, Kabupaten Seluma 1.251 ton Urea dan 2.113 ton NPK.

Baca Juga  Sekda Provinsi Bengkulu Isnan Fajri, Ungkap Pembayaran Gaji PPPK Masih Menunggu Juknis

Kabupaten Mukomuko sebanyak 1.211 ton Urea dan 1.899 ton NPK, Kabupaten Lebong 304 ton Urea dan 685 ton NPK, Kabupaten Kepahiang 394 ton Urea dan 659 ton NPK, Kabupaten Bengkulu Tengah 256 ton Urea dan 480 ton NPK serta Kota Bengkulu 81 ton Urea dan 163 ton NPK.

Lanjut Helmi, untuk penyaluran pupuk NPK Formula Khusus saat ini belum terealisasi sehingga persentase nya 0 persen, hal tersebut disebabkan karena pupuk jenis ini untuk tanaman kakao sehingga tidak ada petani di daerah ini yang menebus pupuk tersebut.

Meskipun demikian, pihaknya bersama dengan instansi terkait dan aparat penegak hukum akan melakukan pengawasan untuk memastikan tidak ada pengecer resmi yang menjual pupuk subsidi di atas harga eceran tertinggi (HET).

“Saat ini penyalurannya sangat ketat. Baik mau dipalsukan ataupun diselewengkan, bakal termonitor di Sistem e-Verpal Kementerian Pertanian,” Ucap Helmi.(BR1)adv

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Laksanakan Patroli Taktis dan Penyisiran di Yahukimo
CATAT! Ini Kawasan Jalan yang Ditutup Selama Karnaval Batik Internasional, Mulai Sore Ini Jam 16.00 WIB
Polres Mimika Dibackup Satgas Damai Cartenz 2026 Berhasil Amankan Pelaku Pembunuhan di Timika
Polres Bengkulu Utara Gelar Sertijab Sejumlah Pejabat, Kapolres Tekankan Adaptasi dan Dedikasi
Pastikan Gizi dan Higienitas, Kapolda Bengkulu Tinjau Langsung Dapur SPPG Brimob Kandang
Polda Jambi Gelar Konferensi Pers, DPO Narkotika Berhasil Ditangkap di Tanjab Barat
Audiensi Bersama DJP Bengkulu-Lampung, Kapolda Bengkulu Tegaskan Komitmen Sinergitas Antar Lembaga
Dari Bedah Rumah hingga Pelepasan Tukik, Kapolda Bengkulu Hadir Nyata untuk Masyarakat Enggano
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:42 WIB

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Laksanakan Patroli Taktis dan Penyisiran di Yahukimo

Sabtu, 18 April 2026 - 23:11 WIB

CATAT! Ini Kawasan Jalan yang Ditutup Selama Karnaval Batik Internasional, Mulai Sore Ini Jam 16.00 WIB

Sabtu, 18 April 2026 - 20:56 WIB

Polres Mimika Dibackup Satgas Damai Cartenz 2026 Berhasil Amankan Pelaku Pembunuhan di Timika

Jumat, 17 April 2026 - 13:50 WIB

Polres Bengkulu Utara Gelar Sertijab Sejumlah Pejabat, Kapolres Tekankan Adaptasi dan Dedikasi

Jumat, 17 April 2026 - 09:13 WIB

Pastikan Gizi dan Higienitas, Kapolda Bengkulu Tinjau Langsung Dapur SPPG Brimob Kandang

Berita Terbaru