Sidak Komisi I DPRD Kota Bengkulu , Pustu Kekurangan Sarpras

- Penulis

Senin, 28 Maret 2022 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritarafflesia.com – Ketua Komisi I DPRD Kota Bengkulu, Bambang Hermanto didampingi Anggota Komisi I lainnya mendatangi Puskesmas Pembantu (Pustu) di 3 tempat berbeda. Pustu pertama di Kelurahan Sukarami, Kecamatan Selebar. Lalu, Pustu Kelurahan Sawah Lebar Baru,  Kecamatan Ratu Agung. Terakhir Pustu Kelurahan Pintu Batu,  Kecamatan Teluk Segara, Senin  (28/03/22).

Dari hasil Inspeksi Mendadak (Sidak) di 3 Pustu sebagai sampel,  banyak terdapat kekurangan. Diantaranya alat kesehatan masih minim, ruangan tidak layak dan jumlah tenaga medis yang tidak sesuai standar. Dilokasi, tampak ruangan untuk Pustu begitu sempit. Hanya ada 2 kamar tempat ruangan, dan 1 kamar mandi.

Penanggung Jawab Pustu Sukarami, Agustina, mengeluhkan alat tensi, timbangan bayi dan timbangan dewasa juga rusak serta  termometer yang sudah rusak. Jika ada masyarakat berobat, alat tensi yang digunakan milik pribadi Agustina. “Ya Pak. Kalau sarana prasarana (sapras) memang kurang disini. Walaupun begitu, kami tetap melayani masyarakat dengan prima,” ujar Agustina.

Bambang Hermanto mengatakan, terkait ruangan Pustu yang sempit, ia akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bengkulu. Termasuk untuk menambah petugas disana, dan obat-obatan yang sudah banyak habis.

Selain itu, Bambang juga akan memindahkan ruangan Pustu ke sebelah samping  ruangan  yang luas. “Kita lihatnya sedih, pembantu Puskesmas kok seperti ini. Sapras juga kurang. Insya Allah, hasil sidak disini akan ditindaklanjuti keluhan mereka,” ungkap Bambang.

Bergerak ke Pustu Sawah Lebar, Komisi I DPRD Kota juga mendapatkan kondisi yang tidak jauh berbeda dari Pustu Sukarami, Bambang Hermanto menyayangkan bangunan Puskemas Pembantu (Pustu) Sawah Lebar Baru tampak tidak terurus.

Baca Juga  Balon Rektor IAIN/UIN Bengkulu, Ada 6 Nama Lolos Administrasi

Anggota Komisi I lainnya, Solihin Adnan, Elvin Yanuar, dan Jaya Marta sangat menyayangkan kondisi Pustu Sawah Lebar yang tidak terawat seperti itu. Tampak kusen pintu masuk ke Pustu sudah berdebu hitam, warna cat dinding bangunan sudah tampak kusam.

Usai berbincang dengan penanggung jawab Pustu Sawah Lebar Baru, Bambang Hermanto mengatakan, di Kota Bengkulu ada 54 pustu. Dari sidak beberapa pustu, ada yang tampak bersih, dan berharap pelayanan ke masyarakat lebih prima. “Tujuan utamanya pelayanan dasar, pustu ditempatkan memang yang ramai masyarakat banyak. Ketika akses pustu tidak berfungsi dengan baik, lebih baik ditutup saja. Serahkan saja ke pemerintah,” ujar Bambang.

Ditambahkan Sekretaris Komisi I DPRD Kota, Jaya Marta, setidaknya ada empat orang ditugaskan di satu Pustu. Mereka masing masing memiliki tugas yang berbeda beda. Ada  perawat , pencatat administrasi, apoteker dan petugas kebersihan atau keamanan.

”Dari hasil sidak ini kita dapat simpulkan Pustu di Kota Bengkulu tidak layak beroperasi untuk melayani masyarakat. Masa hanya ditunggui 1 dan 2 orang saja,” ungkap Jaya Marta.

Di Pustu Pintu Batu,Bambang Hermanto sangat mengapresiasi kondisinya yang rapi dan bersih. Bahkan alat-alat lengkap dan memadai serta juga obat-obatan ada. ”Dari hasil kita sidak hari ini di 3 pustu, Pustu Pintu Batu telah melakukan sesuai prosedur dengan baik,” tutup Bambang. (Adv)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Pastikan Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Segera Rampung,Tampung 270 Siswa Gratis 
Fokus Bantu Rakyat,Gubernur Dukung Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 
Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu Hampir Rampung, Gubernur Helmi Targetkan Beroperasi Agustus 2026
UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan BPOM Tanam 1.000 Pohon, Wujudkan Green Campus Berbasis Ekoteologi
Tujuh Guru MIN 1 Rejang Lebong Resmi Dikukuhkan sebagai Guru Profesional melalui Yudisium PPG UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Teguhkan Komitmen Green Campus melalui Penandatanganan Piagam SDGs
UIN FAS Bengkulu Terima Kunjungan IAIN SAS Babel Bahas Penguatan Tata Kelola Akademik
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:25 WIB

Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:10 WIB

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Pastikan Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Segera Rampung,Tampung 270 Siswa Gratis 

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:46 WIB

Fokus Bantu Rakyat,Gubernur Dukung Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:37 WIB

Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu Hampir Rampung, Gubernur Helmi Targetkan Beroperasi Agustus 2026

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:53 WIB

UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan BPOM Tanam 1.000 Pohon, Wujudkan Green Campus Berbasis Ekoteologi

Berita Terbaru

Provinsi Bengkulu

Pramuka Bengkulu Mantapkan Komitmen Menuju Indonesia Emas 2045

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:34 WIB