Tingkatkan Perekonomian, Gubernur Rohidin Dorong Potensi Unggulan Daerah Terdaftar Indikasi Geografis

- Penulis

Rabu, 21 Februari 2024 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Keberagaman produk-produk unggulan daerah menjadi perhatian serius pemerintah Provinsi Bengkulu dan saat ini terus didorong agar terdaftar dalam Indikasi Geografis (IG). Ini merupakan langkah melindungi produk-produk unggulan daerah dari penyalahgunaan atau pemalsuan.

Gubernur Rohidin Mersyah mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu bersinergi bersama Kanwil Kemenkumham memetakan potensi Sumber Daya Alam (SDA) maupun hasil karya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkarakteristik dan memiliki potensi ekonomi yang besar di masa depan.

“Ada beberapa produk alam hasil bumi Bengkulu yang memiliki nilai ekonomi yang bagus di pasaran seperti Kopi, Jeruk Kalamansi, Jeruk Gerga, Pisang Enggano, Emping Enggano termasuk tembaganya di daerah Bengkulu Tengah dan masih banyak lagi yang ke depan memiliki potensi meningkatkan ekonomi daerah,” ujar Gubernur Rohidin usai menjadi Keynote Speaker pada acara Sosialisasi Promosi dan Diseminasi Indikasi Geografis di Auditorium Two-Kazana Style Hotel Bengkulu, Selasa (20/2/2024).

Tingkatkan Perekonomian, Gubernur Rohidin Dorong Potensi Unggulan Daerah Terdaftar Indikasi Geografis

Adapun hasil karya Sumber Daya Manusia (SDM) seperti Kain Besurek maupun batik-batik yang menjadi ciri khas kabupaten masing-masing agar dapat sesegera mungkin untuk disertifikasi.

“Lebih baik dilakukan secara kolektif antar kabupaten sehingga yang didaftarkan lebih banyak.”

Lebih jauh, Gubernur Rohidin akan segera memberikan surat edaran kepada pemerintah daerah kabupaten/kota, Instansi Vertikal maupun BUMD agar dapat mengenakan Batik Ciri Khas daerah masing-masing setiap hari Kamis.

Tingkatkan Perekonomian, Gubernur Rohidin Dorong Potensi Unggulan Daerah Terdaftar Indikasi Geografis

“Ke depan kita ingin seluruh stakeholder di Provinsi Bengkulu dapat memperkenalkan produk lokal kain batik khas daerah masing-masing kepada masyarakat sehingga dapat meningkatkan ketertarikan dan membantu peningkatan ekonomi daerah,” jelas Gubernur Rohidin.

Baca Juga  DPRD Provinsi Pertanyakan Soal Grand Design Rencana Penataan Kawasan Pantai Panjang 

Sementara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham) Bengkulu, Santosa, menerangkan indikasi geografis merupakan tanda yang menunjukkan asal suatu barang atau produk karena faktor lingkungan geografis yang memiliki ciri khas.

“Pemerintah daerah terus didorong untuk mendaftarkan potensi indikasi geografis yang ada, baik yang telah terinventarisasi maupun yang belum. Hal ini bertujuan untuk mendukung perekonomian daerah dan melindungi produk unggulan dari penyalahgunaan atau pemalsuan,” jelas Santosa.

Tingkatkan Perekonomian, Gubernur Rohidin Dorong Potensi Unggulan Daerah Terdaftar Indikasi Geografis

Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah awal Kemenkumham dan pemerintah daerah dalam melindungi dan mempromosikan produk unggulan di daerah sebagai bagian dari identitas budaya dan alam.

“Dalam konteks perlindungan indikasi geografis, diperlukan sinergi dan kolaborasi aktif dari berbagai pihak, baik di pusat maupun di daerah. Kerja sama ini diperlukan untuk memastikan kualitas produk setelah didaftarkan sebagai indikasi geografis,” terangnya.

Saat ini, terdapat 3 Indikasi Geografis (IG) di Bengkulu yang telah terdaftar. IG terdaftar di Bengkulu, antara lain Kopi Robusta Kabupaten Kepahiang, Kopi Robusta Kabupaten Rejang Lebong, dan Batik Besurek Kota Bengkulu. Sedangkan terdapat 2 Indikasi Geografis sedang dalam proses pendaftaran seperti Jeruk Kalamansi Kabupaten Benteng dan Tenun Unpak Kabupaten Seluma.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan Penandatanganan Komitmen Bersama antara Kanwil Kemenkum HAM dengan Pemerintah Provinsi/Kab/Kota Tentang Tematik Indikasi Geografis Tahun 2024, Dukungan Pendaftaran Indikasi Geografis & Fasilitas Pengembangan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG). (BR1)adv

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global
Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha
Inflasi Bengkulu Zona Hijau, Kepala Daerah Diminta Pantau Bapok Jelang Idulfitri
Pemprov Bengkulu Perkuat Literasi Digital Ramah Anak Lewat Bimtek Linimasa Bersama Komdigi
Helmi Hasan Pastikan Pembangunan Jalan di Benteng Berlanjut Hingga 2026
Safari Ramadan di Rawa Makmur, Helmi Hasan Kucurkan Rp. 50 Juta Untuk Masjid dan Rp.30 M Untuk Jalan Kalimantan
Gubenur Helmi Hasan Sampaikan Kabar Infrastruktur dan DBH saat Safari Ramadan di Kaur
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:24 WIB

Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global

Kamis, 9 April 2026 - 09:43 WIB

Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:42 WIB

Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha

Selasa, 17 Maret 2026 - 10:10 WIB

Inflasi Bengkulu Zona Hijau, Kepala Daerah Diminta Pantau Bapok Jelang Idulfitri

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:22 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Literasi Digital Ramah Anak Lewat Bimtek Linimasa Bersama Komdigi

Berita Terbaru