TNI Kawal Pelaksanaan Tes Swab PCR Kepada Delapan Masyarakat Ngabang

- Penulis

Rabu, 16 Juni 2021 - 06:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LANDAK  –  Contact tracing atau pelacakan kontak erat pasien Covid-19, adalah bagian dari 3T (testing, tracing, treatment) yang menjadi upaya dari Satgas PPKM untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.
Seperti yang dilaksanakan oleh anggota Koramil 1201-11/Ngabang bersama instansi terkait mendampingi Tim tracer Puskesmas Ngabang yang melaksanakan tes swab PCR kepada delapan warga yang berlokasi Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, yang kontak erat dengan pasien meninggal dunia terkonfirmasi, Sabtu (29/5/2021).

Disela kegiatan Babinsa Desa Raja Serda M Kholil menyampaikan, kegiatan yang dilaksanakan tersebut bertujuan untuk mencegah dan mengantisipasi tertularnya warga tersebut yang pernah kontak langsung dengan pasien Covid-19. Untuk itu kepada warga yang telah menjalani Swab Test, agar tetap melaksanakan isolasi mandiri.

“Tracing dengan kontak erat pasien Covid-19 dilakukan, dibarengi dengan melaksanakan swab test serta penyemprotan desinfektan,”ucap Serda M Kholil.

Ia mengatakan, sebagai seorang Babinsa, sudah menjadi  tugas dan tanggung jawabnya untuk memonitor apabila ada warga yang akan menjalani Swab Test, agar bisa mengetahui kondisi di wilayah dalam masalah penyebaran Virus Covid-19.

“Ini Merupakan wujud sinergitas dan juga kemanunggalan kami sebagai TNI dengan rakyat, maka seorang Babinsa harus selalu berada di tengah-tengah masyarakat. Sebagai seorang Tracer Tim penanganan Covid-19 harus bekerja cepat dikala ada pasien suspeck atau terkonfirmasi positif Covid-19 untuk segera ditelusuri riwayat kontak erat dengan pasien sehingga dapat mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di lingkungan masyarakat,” Terang Kholil.

Baca Juga  Kapolres Bengkulu Selatan Silaturahmi, Tokoh Agama, dan Masyarakat Bersatu Jaga Kamtibmas di Bengkulu Selatan

Sementara itu, Kepala Puskesmas Ngabang Albertus Sujatmika mengungkapkan bahwa mereka merasa perlu melibatkan aparat TNI-Polri dalam tracing contact, sebab tidak semua warga mau menjalani tes swab atau rapid antigen guna memastikan ia terkonfirmasi positif Corona atau tidak.

“Aparat ini bisa membantu kami dalam mengedukasi warga terkait perlunya mengikuti tes swab maupun rapid antigen.”jelasnya disela-sela melaksanakan tracing.(mph1201)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yosia Yodan Dorong Anak Muda Bengkulu Bawa Produk Lokal Mendunia
Penasehat Hukum Apriansyah Soroti Dugaan Kesalahan Prosedural Rekayasa dalam Kasus Asusila
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Prabowo Tinjau Pameran Hari Bhayangkara ke-80, Produk Dalam Negeri Dominasi Inovasi Kepolisian
Melalui Honai Belajar, Ops Damai Cartenz Kenalkan Dunia dan Tata Surya kepada Anak-anak di Tembagapura, Timika, Papua Tengah
Diburu Sejak April, Satgas Damai Cartenz Akhiri Pelarian Danops HSSBI di Yahukimo
Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis
Selamatkan Anak Tenggelam, Anggota Polda Maluku Gugur dalam Aksi Kemanusiaan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 18:59 WIB

Yosia Yodan Dorong Anak Muda Bengkulu Bawa Produk Lokal Mendunia

Selasa, 15 September 2026 - 09:51 WIB

Penasehat Hukum Apriansyah Soroti Dugaan Kesalahan Prosedural Rekayasa dalam Kasus Asusila

Selasa, 1 September 2026 - 07:53 WIB

Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:46 WIB

Prabowo Tinjau Pameran Hari Bhayangkara ke-80, Produk Dalam Negeri Dominasi Inovasi Kepolisian

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:26 WIB

Melalui Honai Belajar, Ops Damai Cartenz Kenalkan Dunia dan Tata Surya kepada Anak-anak di Tembagapura, Timika, Papua Tengah

Berita Terbaru