Wagub Mian Buka Peringatan Hari Disabilitas Internasional di Bengkulu

Pemprov144 Dilihat

Bengkulu, Beritarafflesia.com.- Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, membuka secara resmi pelaksanaan Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang digelar di salah satu pusat perbelanjaan modern di Kota Bengkulu, Rabu (3/12/2025).

Kegiatan berlangsung meriah dengan beragam rangkaian acara, mulai dari pertunjukan seni, pameran UMKM, talkshow, hingga pameran karya seni lukis hasil kreativitas penyandang disabilitas dari berbagai daerah di Provinsi Bengkulu.

Dalam sambutannya, Wagub Mian menegaskan pentingnya sinergi lintas perangkat daerah dalam memberikan layanan dan pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas.

Baca Juga  Solidaritas Bengkulu Untuk Aceh: Donasi Rp 1 Miliar Disalurkan

Ia menjelaskan bahwa penyelenggaraan layanan disabilitas tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Sosial, tetapi turut melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain seperti Dinas Pariwisata serta Dinas Pemuda dan Olahraga.

Kita ingin memastikan bahwa layanan bagi penyandang disabilitas ditangani secara komprehensif. SLB dan berbagai program lainnya berjalan karena ada dukungan dari banyak pihak,” ujar Mian.

Pada kesempatan tersebut, seluruh kepala dinas sosial kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu turut hadir sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan layanan inklusif.

Baca Juga  Hibah Tanah Untuk Bakamla Resmi Diserahkan, Pemprov Bengkulu Dorong Pembangunan Kantor Baru

Wagub Mian juga menyampaikan bahwa terdapat sekitar 7.200 keluarga penyandang disabilitas di Bengkulu yang memerlukan pendampingan, perhatian, serta pendataan yang akurat untuk memastikan program pemerintah tepat sasaran.

Ia menambahkan bahwa sesuai arahan Gubernur Bengkulu, seluruh program pemerintah harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk kelompok disabilitas. Hal ini sejalan dengan tema HDI tahun ini, “No One Left Behind”.

Bukan hanya satu dua orang yang kita rangkul, tapi semuanya. Jangan ada yang tertinggal,” tegas Mian.

Acara HDI tersebut tidak hanya menjadi ruang apresiasi bagi penyandang disabilitas, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen pemerintah dalam mewujudkan pelayanan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Bengkulu. (Br) Adv

Share