Konferensi Pers Aktivis 98: Ingatkan Pelanggaran HAM Berat Masa Orde Baru

- Penulis

Jumat, 15 Desember 2023 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA, Beritarafflesia. Com– Aktivis 98 mengadakan konferensi pers dengan tema “Dimana Kuburan Kawan Kami yang Diculik dan Dibunuh pada Tahun 98” sebagai upaya untuk menyoroti dan mempertanyakan pelanggaran HAM berat yang terjadi pada masa orde baru di Indonesia. Konferensi pers ini dihadiri oleh sejumlah aktivis 98 yang mengecam ketidakadilan dalam penanganan kasus-kasus tersebut Acara berlangsung di Jazaeerah Cikini, Jakarta Pusat, 14 Desember 2023 .

Joshua Napitupulu, juru bicara Aktivis 98 Korban Represi Orde Baru, menyampaikan pernyataan keras, menyebut bahwa Indonesia saat ini mengalami “Darurat Pelanggaran HAM Berat.” Menurutnya, sejumlah kasus pelanggaran HAM berat yang terjadi pada masa orde baru hingga kini tidak pernah diadili, menciptakan ketidakpastian hukum dan ketidakadilan bagi para korban dan keluarganya.

Pertanyaan yang dilontarkan oleh Ganjar Pranowo kepada Prabowo Subianto dalam debat capres perdana pada 12 Desember 2023, yang menanyakan tentang keberadaan makam para Aktivis 98 yang diculik dan dibunuh pada tahun 1998, dinilai sangat mewakili perasaan kekhawatiran dan perjuangan keluarga korban serta rekan-rekan sesama aktivis. Joshua Napitupulu menyatakan bahwa pertanyaan tersebut menjadi simbol perjuangan dan kepedulian terhadap kebenaran atas peristiwa kejahatan terhadap kemanusiaan.

Aktivis 98 mendesak pemerintah untuk segera membentuk pengadilan HAM Adhoc untuk menangani kasus penculikan dan penghilangan paksa aktivis 1997/1998. Mereka berharap agar para pelaku dan aktor utama di balik kejadian tersebut dapat diungkap, diadili, dan diseret ke penjara sebagai bentuk keadilan bagi para korban dan keluarganya.

Selain itu, Aktivis 98 juga berencana membentuk tim gabungan untuk mencari dan menemukan makam atau kuburan dari kawan-kawan mereka yang telah diculik dan dibunuh secara kejam. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk membawa keadilan bagi para korban dan memberikan mereka tempat peristirahatan yang layak.

Baca Juga  Megawati Soekarnoputri ngin Kapal RS Laksamana Malahayati Menginspirasi Perempuan Jadi Hebat

Menanggapi kondisi darurat pelanggaran HAM berat, Joshua Napitupulu menyatakan niat Aktivis 98 untuk membentuk Museum Peringatan Kejahatan HAM di Indonesia. Museum ini diharapkan menjadi bentuk pengingat, komitmen moral, dan tanggung jawab bersama untuk mencegah terulangnya kejahatan dan pelanggaran HAM di masa depan.

“Kami akan menyiapkan konsolidasi nasional aktivis lintas angkatan sebagai langkah konkret untuk menguatkan suara dan perjuangan kami,” ujar Joshua Napitupulu. Rencana ini bertujuan untuk membangun solidaritas di antara aktivis dan memperkuat peran mereka dalam menegakkan keadilan dan hak asasi manusia di Indonesia.

Sardo, mantan aktivis KBUI, menambahkan bahwa mereka juga akan membentuk Satgas-Satgas untuk pelanggaran HAM di seluruh Indonesia. Langkah ini diambil untuk melibatkan lebih banyak pihak dalam pemantauan dan penanganan kasus-kasus pelanggaran HAM yang mungkin terjadi di berbagai daerah.

Dengan konferensi pers ini, Aktivis 98 berharap mendapatkan dukungan luas dari masyarakat untuk memastikan kebenaran dan keadilan bagi para korban pelanggaran HAM berat pada masa orde baru. Langkah-langkah konkret yang diambil oleh kelompok ini diharapkan dapat membuka jalan menuju rekonsiliasi nasional dan memastikan agar sejarah kelam ini tidak terulang di masa depan. Semua pihak diharapkan turut berkontribusi dalam upaya menjaga hak asasi manusia dan membangun bangsa yang lebih adil dan berkeadilan. (BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polri Beri Penghargaan IKPA Terbaik Pada RAKERNIS Empat Fungsi Pusat Polri 2026
Wakapolri Buka Rakernis Empat Fungsi Pusat Polri 2026, Tegaskan Penguatan Organisasi dan Beri Penghargaan IKPA Terbaik
10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Dibawa ke RS Bhayangkara, Proses Identifikasi Berjalan
As SDM Kapolri Sambut Kontingen Taekwondo Polri Juara Umum WATA Championship di Soetta
Kemkomdigi Periksa Meta dan Google atas Dugaan Pelanggaran Perlindungan Pengguna
Kapolda Metro Jaya Dinilai Perlu Naik Pangkat Jadi Komjen Pol untuk Jaga Kesetaraan Jabatan
Polri: Arus Balik Mulai Meningkat, One Way Nasional Diberlakukan Pukul 14.00 WIB
Lompatan Besar Polri: Hidupkan Riset dan Kolaborasi Pentahelix dari Aceh hingga Papua
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 16:24 WIB

Polri Beri Penghargaan IKPA Terbaik Pada RAKERNIS Empat Fungsi Pusat Polri 2026

Rabu, 29 April 2026 - 16:04 WIB

Wakapolri Buka Rakernis Empat Fungsi Pusat Polri 2026, Tegaskan Penguatan Organisasi dan Beri Penghargaan IKPA Terbaik

Selasa, 28 April 2026 - 16:29 WIB

10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Dibawa ke RS Bhayangkara, Proses Identifikasi Berjalan

Selasa, 28 April 2026 - 14:07 WIB

As SDM Kapolri Sambut Kontingen Taekwondo Polri Juara Umum WATA Championship di Soetta

Jumat, 10 April 2026 - 08:08 WIB

Kemkomdigi Periksa Meta dan Google atas Dugaan Pelanggaran Perlindungan Pengguna

Berita Terbaru