Sidak Langsung Ke Pedagang,Pemkot Bengkulu Terus Upayakan Stabilitas Harga Pangan 

- Penulis

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.Com- Menyiasati kenaikan harga cabai dan menjaga daya beli masyarakat di Kota Bengkulu. Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perdagrin) membentuk tim pengawasan.

Dikatakan Kepala Bidang Pengembangan Disperdagrin Ariesanti, Rabu (28/2). Pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh distributor pangan terkait pengawasan untuk mencegah kenaikan harga.

Ia menjelaskan, tim tersebut akan melakukan pengawasan yang ketat terhadap harga bahan pokok di tingkat distributor semaksimal mungkin, agar tidak ada lonjakan harga yang terlalu signifikan hingga memberatkan masyarakat.

“Pengawasan terus kita lakukan, terutama di tingkat distributor karena kita juga mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok lainnya jelang bulan ramadhan,” jelasnya.

Pengawasan yang dilakukan merupakan bagian dari strategi Pemkot Bengkulu untuk mencegah kenaikan harga yang tidak wajar dan menjaga daya beli masyarakat.

Mengenai hal ini, pihaknya juga bekerjasama dengan Disperindag Provinsi Bengkulu, tim Satgas Pangan, BPOM, Bulog, dan DKP untuk memantau pergerakan harga secara intensif, dengan mengadakan kegiatan operasi pasar dan pasar murah saat ramadhan menjelang lebaran.

Baca Juga  Helmi-Dedy Turut Bahagia  Program Pemkot Bisa Hadirkan Kebahagian Bagi Masyarakat

Langkah-langkah preventif yang dilakukan ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga bahan pokok dan pihaknya memastikan ketersediaannya bagi masyarakat Kota Bengkulu menjelang bulan suci ramadhan.

Sementara itu, beberapa pihak terkait termasuk Pemerintah Provinsi Bengkulu akan akan mengadakan kegiatan operasi pasar murah.

Pasar murah akan digelar pada Maret mendatang yang dilaksanakan di sembilan kecamatan yang ada di Kota Bengkulu. Ini dilakukan guna menstabilkan harga pangan khususnya cabai merah yang saat ini telah mencapai Rp 100 hingga Rp 120 ribu per kilogram di Kota Bengkulu serta mengantisipasi potensi terjadinya inflasi dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru