Bapanas salurkan 10 Kg Beras Untuk 19.858 Warga Melalui Pemkot Bengkulu

- Penulis

Kamis, 10 Oktober 2024 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketersediaan beras di gudang Bulog Bengkulu

Foto: Ketersediaan beras di gudang Bulog Bengkulu

Bengkulu, Beritarafflesia.Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menyalurkan bantuan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) berupa 10 kilogram beras secara bertahap untuk 19.858 warga yang masuk dalam keluarga penerima manfaat (KPM) di wilayah tersebut, pada rabu, (09/10/2024).

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bengkulu Adriansyah di Bengkulu, menyebutkan bahwa bantuan tersebut disalurkan melalui kelurahan yang ada untuk 19.858 keluarga penerima bantuan.

“Penyaluran bantuan pangan beras ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dan juga berkaitan dengan upaya pengendalian inflasi, khususnya beras,” ujar Adriansyah.

Bantuan beras tersebut merupakan hasil kerjasama antara Bapanas dengan bulog yang menyediakan beras bagi masyarakat dan beras yang diberikan tersebut merupakan kualitas beras jenis terbaik.

Lanjut Adriansyah, dengan adanya bantuan beras tersebut, dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan serta memastikan ketersediaan pangan yang cukup di Kota Bengkulu.

Sementara itu, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bengkulu sejak Januari 2024 hingga September telah menghapus 4.803 keluarga tidak mampu penerima bantuan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Baca Juga  Focus Group Discussion Literasi Digital untuk Meningkatkan Profesionalisme Jurnalis

 Penghapusan 4.803 keluarga tersebut 400 keluarga penerima manfaat (KPM) sembako, penerima bantuan iuran (PBI) dan lainnya.

Penghapusan terjadi secara sistematis dari operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG), jika penerima di dalam kartu keluarga (KK) yang berprofesi sebagai Aparatur Negeri Sipil (ASN), mantan narapidana, atau keluarga pengguna PLN yang menggunakan listrik lebih dari 900wat, serta Pekerja Penerima Upah (PPU),

“Untuk masyarakat yang masuk dalam data DTKS yang semula 151.000 sempat melonjak menjadi 158.660. disini artinya usulan yang masuk dalam operator SIKS-NG ini, ditampung oleh pemerintah, mulai dari pemerintah daerah sampai akhirnya pada keputusan Kementerian Sosial,” terang Kepala Dinsos Kota Bengkulu Sahat Marulitua Situmorang. (Ayy)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Program Bantu Rakyat, Wagub Mian Ajak 143 Pemegang IUP MBLB Bersinergi 
Pemprov Focus Matangkan Perubahan Perda, Perampingan OPD Demi Perkuat Efektivitas Pemerintahan
21 Lulusan SMK Bengkulu Siap Bekerja di Jepang, Pemprov Cetak SDM Berdaya Saing Global
BLINC 3.0 Resmi Digelar, Pemprov Bengkulu Bidik Investasi Rp5,7 Triliun Lewat Promosi Potensi Daerah
Pemprov Matangkan Rencana Penerapan Pajak Air Permukaan pada Perkebunan Kelapa Sawit
Ketua AMJ Tegaskan Media Harus Jadi Benteng Melawan Hoaks dan Menjaga Kritik Berkualitas
Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Benteng Marlborough Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
AMJ–Azwira Bengkulu Gelar Diskusi Publik “Kritik Tanpa Jerat Hukum”
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:42 WIB

Dukung Program Bantu Rakyat, Wagub Mian Ajak 143 Pemegang IUP MBLB Bersinergi 

Senin, 6 Juli 2026 - 11:26 WIB

21 Lulusan SMK Bengkulu Siap Bekerja di Jepang, Pemprov Cetak SDM Berdaya Saing Global

Senin, 6 Juli 2026 - 10:36 WIB

BLINC 3.0 Resmi Digelar, Pemprov Bengkulu Bidik Investasi Rp5,7 Triliun Lewat Promosi Potensi Daerah

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:33 WIB

Pemprov Matangkan Rencana Penerapan Pajak Air Permukaan pada Perkebunan Kelapa Sawit

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:00 WIB

Ketua AMJ Tegaskan Media Harus Jadi Benteng Melawan Hoaks dan Menjaga Kritik Berkualitas

Berita Terbaru