BAKTI Kominfo Hadirkan Internet di Mukomuko

- Penulis

Selasa, 22 Oktober 2024 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: BAKTI Kominfo menghadirkan akses internet ke desa-desa yang sulit sinyal atau blank spot di Kabupaten Mukomuko, Provinsi

Foto: BAKTI Kominfo menghadirkan akses internet ke desa-desa yang sulit sinyal atau blank spot di Kabupaten Mukomuko, Provinsi

Mukomuko, Beritarafflesia. Com – Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, kini semakin terhubung dengan dunia digital berkat program Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo yang sukses menghadirkan akses internet di daerah-daerah blank spot.

Salah satu desa yang mendapat manfaat dari program ini adalah Desa Sinar Laut, Kecamatan Pondok Suguh, yang kini telah dilengkapi perangkat VSAT (Very Small Aperture Terminal) untuk menyediakan layanan internet bagi masyarakat setempat.

“Pemasangan perangkat VSAT di Desa Sinar Laut merupakan bagian dari komitmen BAKTI Kominfo untuk memperluas akses internet di wilayah yang sebelumnya terisolasi dari jaringan telekomunikasi,” ungkap Yunaldi Asri, Kepala Bidang Aplikasi dan Komunikasi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mukomuko. Pada Senin (21/10/2024).

Langkah ini dilakukan setelah Pemerintah Kabupaten Mukomuko, melalui kolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), serta Kantor Kementerian Agama (Kemenag), mengajukan usulan untuk mempercepat penggelaran internet di daerah-daerah sulit sinyal.

“Setelah usulan kami diterima, Mukomuko mendapatkan alokasi 37 titik pemasangan internet. Kantor Kemenag mendapatkan 12 titik untuk Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs), Disdikbud memperoleh dua titik untuk sekolah dasar, dan 14 titik lainnya berada di desa-desa yang sebelumnya tidak memiliki akses internet,” jelas Yunaldi.

Dengan pemasangan perangkat VSAT, masyarakat di desa-desa terpencil kini dapat menikmati akses internet dengan kapasitas bandwidth hingga 2 Mbps.

Layanan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar komunikasi dan aktivitas digital di wilayah pedesaan.

“Pentingnya akses internet di pedesaan tidak bisa diabaikan, terutama untuk mendukung pendidikan, pelayanan kesehatan, dan pengembangan ekonomi digital,” tambah Yunaldi.

Selain memberikan manfaat besar bagi pendidikan, program internet BAKTI juga berdampak positif pada sektor kesehatan.

Baca Juga  Konsep Festival Tabut Bengkulu Tahun 2024, Berikan Kesempatan Disabilitas dan Anak Panti Tampil Untuk Berkreasi

Di beberapa Puskesmas yang sebelumnya tidak terhubung dengan jaringan internet, kini layanan kesehatan dapat lebih mudah terkoordinasi dan dioptimalkan berkat adanya akses internet.

Pada tahun 2021, BAKTI Kominfo telah menghadirkan layanan internet di 10 desa di Mukomuko. Kini, dengan tambahan 37 titik di tahun 2024, termasuk 14 kantor desa, 21 Balai Latihan Kerja (BLK) dan sekolah,

Serta dua puskesmas, dampak dari program ini diharapkan semakin meluas, terutama dengan pemasangan RTGS (Remote Terminal Ground Segment) dari Satelit Republik Indonesia (SATRIA-1) di 17 titik, sementara sisanya memanfaatkan pancaran sinyal beam SATRIA-1.

“Seluruh pengajuan dari instansi pemerintah daerah telah masuk ke aplikasi PASTI BAKTI Kominfo. Kami berharap kehadiran akses internet ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Mukomuko, baik dalam aspek pendidikan, ekonomi, maupun akses informasi,” ujar Yunaldi.

Untuk memastikan konektivitas yang stabil, gateway stasiun bumi yang melayani Kabupaten Mukomuko berada di Batam, Pontianak, dan Manado, memastikan jaringan internet tetap berjalan lancar di setiap titik yang dilayani.

Secara nasional, BAKTI Kominfo telah menjangkau 18.715 titik di seluruh Indonesia, terutama di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) serta lokasi prioritas (LOKPRI).

Program ini bertujuan untuk mengurangi kesenjangan digital antar wilayah dan memastikan semua lapisan masyarakat mendapatkan akses informasi yang setara.

Dengan adanya internet di desa-desa blank spot di Mukomuko, diharapkan masyarakat tidak lagi terisolasi dari perkembangan teknologi dan informasi global.

Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong transformasi digital di pedesaan, menciptakan peluang baru bagi ekonomi lokal, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah terpencil secara keseluruhan.

(Aidilia)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Pacu Verval Kopdes Merah Putih agar Segera Beroperasi
HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan
Pemprov Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih
Pemprov Bengkulu Tinjau Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais
Jelang Operasional, Pemprov Bengkulu Matangkan Verifikasi Gerai Koperasi Desa Merah Putih
Terima Audiensi Kepala Kanwil DJPb, Helmi Hasan Tegaskan Pentingnya Sinergi Pembangunan
Jelang Wajib Halal 18 Oktober, Pemprov Bengkulu Matangkan Kesiapan RPH
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Pemprov Bengkulu Pacu Verval Kopdes Merah Putih agar Segera Beroperasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:05 WIB

HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Pemprov Bengkulu Tinjau Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais

Berita Terbaru