Bengkulu Tengah, Beritaraffllesia.com – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menggelar Rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) tahun 2026 di Pendopo Bukit Kandis, Selasa (21/04/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi dan Penguatan Strategis Pengendalian Inflasi untuk Menjaga Stabilitas Harga dan Kesejahteraan Masyarakat” ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bengkulu Tengah, Tarmizi, S.Sos.
Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, S.E., M.Si., Pimpinan Perum BULOG Kanwil Bengkulu, Dody Syahrial, S.E., QIA., Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, Nurul Iwan Setiawan, S.Sos., M.Si., perwakilan Forkopimda, kepala OPD terkait, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa penguatan ketahanan pangan lokal dan kelancaran distribusi menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas inflasi di daerah.
“Melalui forum High Level Meeting ini, saya mengajak kita semua untuk memperkuat komitmen melalui empat langkah strategis. Pertama, meningkatkan produksi pangan lokal secara berkelanjutan. Kedua, memperluas kerja sama antar-daerah guna menjamin pasokan. Ketiga, mengoptimalkan sistem distribusi hingga ke desa-desa, dan keempat, sigap melakukan intervensi pasar terhadap komoditas strategis,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya implementasi strategi 4K, yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, serta Komunikasi Efektif yang harus dijalankan secara konsisten dan terintegrasi.
“Semoga melalui pertemuan ini, sinergi kita semakin solid demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bengkulu Tengah,” tambahnya.
Rapat TPID ini diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab, serta penandatanganan berita acara kesepakatan rekomendasi sebagai bentuk komitmen bersama dalam pengendalian inflasi di Kabupaten Bengkulu Tengah. (Rizon)












