Foto/ Perwakilan KUA Sindang Dataran Kepahiang
Kepahiang, Beritarafflesia.com – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sindang Dataran kabupaten Kepahiang menyampaikan sikap dan pandangannya terkait dinamika sosial politik yang tengah berkembang di tanah air. Seperti diketahui, dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah aksi demonstrasi terjadi di berbagai daerah Indonesia. Aksi tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa, buruh, hingga pengemudi ojek online (ojol) yang menyampaikan aspirasi mereka.
Pihak KUA menilai, penyampaian aspirasi adalah bagian dari hak warga negara dalam berdemokrasi. Namun demikian, terdapat indikasi adanya pihak-pihak tertentu yang mencoba memanfaatkan situasi dengan cara mengadu domba serta merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Atas kondisi ini, KUA Sindang Dataran menegaskan pentingnya kewaspadaan seluruh elemen masyarakat agar tidak mudah terprovokasi.
Dalam pernyataannya, kepala urusan agama (KUA) kabupaten kepahiang memberikan apresiasi mendalam kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama jajaran,terutama Kapolda Bengkulu dan jajaran yang telah berjibaku menjaga keamanan dan ketertiban umum saat berlangsungnya aksi demonstrasi.
Menurut kepala KUA sindang dataran bahwa Polri dinilai mampu mengantisipasi potensi kericuhan sehingga jalannya aksi dapat tetap terkendali.
“Kami menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada jajaran kepolisian yang dengan sigap dan tegas mengawal setiap kegiatan demonstrasi, sehingga situasi tetap kondusif,” ujar perwakilan KUA Sindang Dataran.rabu,(24/9/2025)
Lebih lanjut, pihak KUA juga berharap agar Polri selalu mengedepankan prosedur tetap (SOP) dalam menangani aksi massa. Penanganan yang humanis, profesional, dan sesuai aturan hukum diyakini akan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Selain itu, persiapan personel dan strategi pengamanan di lapangan juga perlu ditingkatkan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
KUA Sindang Dataran mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Menurut nya, upaya adu domba dan provokasi hanya akan melemahkan persaudaraan dan kedaulatan negara. “Marilah kita merawat rasa kebersamaan dan keutuhan bangsa. Jangan sampai kita terpecah belah oleh isu atau provokasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dengan menjaga persatuan, Indonesia akan tetap kuat dan berdaulat,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, KUA Sindang Dataran menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kerukunan, kedamaian, serta memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat penegak hukum. Bahkan ia berharap agat masyarakat Bengkulu agar tetap semangat kebersamaan suoaya menjadi modal utama dalam menghadapi dinamika demokrasi yang terbuka dan profwsional,demikian.(BR1)












