BeritaRafflesia.com, Rejang Lebong – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu resmi memulai pembangunan jalan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) di Kabupaten Rejang Lebong. Pekerjaan tersebut ditandai dengan pelaksanaan titik nol pada Kamis (5/11/2026).
Pembangunan jalan yang berlokasi di ruas Air Duku-Tower, menuju kawasan wisata Bukit Kaba, Kecamatan Selupu Rejang, ini memiliki panjang sekitar 3,3 kilometer dengan alokasi anggaran mencapai Rp35 miliar.
Kegiatan titik nol tersebut dihadiri Kepala BPJN Bengkulu, Dr. Ir. Zepnat Kambu, ST, MT, anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Bengkulu, Erna Sari Dewi, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Rejang Lebong.
Turut hadir Plt. Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri Praja, S.STP, Kapolres Rejang Lebong AKBP Syahrul Hariady, S.IK, MH, serta Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Rejang Lebong, Budi Santoso.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPJN Bengkulu, Zepnat Kambu, menjelaskan bahwa pada 2026 terdapat 56 paket usulan pembangunan jalan yang diajukan pemerintah daerah se-Provinsi Bengkulu.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 53 paket dinyatakan lolos verifikasi di tingkat balai, sementara 36 paket berhasil lolos seleksi di tingkat pusat.
” Hingga saat ini, baru 17 paket yang telah mendapatkan alokasi anggaran, terdiri dari 15 paket pekerjaan fisik dan dua paket pengawasan,” jelas Zepnat.
Sementara itu, Kepala Satuan Kerja (Satker) Wilayah I BPJN Bengkulu, Tendi Hardianto, ST, MT, menyampaikan bahwa pelaksanaan titik nol tersebut menjadi awal dimulainya pembangunan jalan melalui program IJD di Kabupaten Rejang Lebong.
“Alhamdulillah, hari ini kita sudah melaksanakan titik nol sebagai tanda dimulainya pekerjaan pembangunan jalan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) di Kabupaten Rejang Lebong,” ujar Tendi saat diwawancarai awak media.
Ia berharap seluruh pihak, khususnya masyarakat Kabupaten Rejang Lebong, dapat memberikan dukungan agar proses pembangunan berjalan lancar, sesuai rencana, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU), khususnya Direktorat Jenderal Bina Marga. Dalam pelaksanaannya, BPJN Bengkulu bertindak sebagai instansi pelaksana kegiatan.
“Kami berharap dukungan semua pihak, terutama masyarakat Rejang Lebong, sehingga pembangunan ini dapat berjalan dengan baik dan hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Diketahui, pembangunan ruas jalan Air Duku–Tower tersebut melintasi kawasan sentra pertanian hortikultura dan perkebunan. Karena itu, keberadaan infrastruktur jalan ini diharapkan dapat menunjang aktivitas masyarakat, khususnya dalam mengembangkan sektor pertanian, hortikultura, dan perkebunan.
Selain meningkatkan konektivitas antarwilayah, pembangunan jalan tersebut juga diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat serta memperlancar pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan.
Dengan dimulainya pekerjaan ini, masyarakat Rejang Lebong diharapkan dapat merasakan manfaat pembangunan infrastruktur yang mendukung aktivitas ekonomi dan pengembangan potensi daerah.












