Di Tengah Pendemi Covid-19, Pemprov Terus Optimalkan Pembinaan UMKM

- Penulis

Rabu, 18 November 2020 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu, Beritarafflesia.com- Pengamat Ekonomi Universitas Bengkulu (UNIB) Dwi Oktarini mengatakan, dengan dilaksanakannya pembinaan berkelanjutan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu, para pelaku UMKM diharapkan semakin memiliki daya juang dan daya saing yang tinggi. Terlebih di masa pandemi Covid-19 yang sedang melanda dunia saat ini.

Bukan hanya itu, katanya berharap, adanya program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) juga dapat menjadi sumbu bagi UMKM tetap semangat dan produktif. Sehingga tidak cepat menyerah menghadapi realitas bisnis yang diterpa musibah.

Terlebih lanjut Dwi, Pemerintah Provinsi Bengkulu sejak beberapa tahun terakhir terus mengoptimalkan dan fokus terhadap pembinaan UMKM, bukan hanya saat pandemi Covid-19 saja. Maka ini jadi modal besar untuk ekonomi bangkit.

“Jadi jika sikap dan prilaku positif selalu kita utamakan dan terus didukung Pemprov Bengkulu, maka tidak menutup kemungkinan pelaku UMKM akan segera naik kelas dari usaha kecil menjadi usaha menengah dan bahkan menjadi usaha besar,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Bengkulu Yuliswani menegaskan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) jelas telah teruji untuk bisa menjadi pondasi perekonomian di Indonesia. Hal ini lantaran pada tahun 1997-1998 saat perekonomian dunia terguncang, UMKM tetap bias berdiri dan membantu pergerakan perekonomian di Indonesia.

Baca Juga  Pemprov Bengkulu Terus Pantau dua kabupaten Terkait Penularan DBD

Berkat itulah lanjut Yuliswani, maka pemerintah Indonesia sudah membuat undang-undang tentang UMKM ini. Ke depan diharapkan UMKM Indonesia khususnya di Provinsi Bengkulu bisa terus bersaing di tengah kemajuan zaman dan teknologi.

“Tentu kita berharap bahwa UMKM bisa terus maju ditengah 2 permasalahan klasik, yaitu terkait modal dan pemasaran. Terhadap peran penting UMKM inilah, Pemprov Bengkulu akan terus berupaya meningkatkan pembinaan dan dukungan bersama instansi teknis terkait lainnya,” ungkap Yuliswani di sela kesibukannya, Selasa (17/11).

Diketahui untuk menumbuhkan kembali geliat ekonomi UMKM Bengkulu, sejak beberapa bulan terakhir UMKM Bengkulu juga telah banyak mendapatkan bantuan pemerintah pusat, seperti Bantuan Presiden (Banpres) UMKM senilai 2,4 Juta Rupiah termasuk program PEN lainnya.

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Gelar Exit Meeting ITJEN, Fokus Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan
Sekda Bengkulu Buka Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT di UMB
Cegah Pungli dan Gratifikasi, Kominfotik Bengkulu Tegaskan Komitmen Bersama
Pemprov Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Megathrust Lewat Latihan Gabungan
Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global
Peluncuran MTQ XXXVII Bengkulu 2026 Resmi Digelar, Kabupaten Seluma Siap Jadi Tuan Rumah
Rakor Pemprov dan TNI, Bengkulu Siap Antisipasi Bencana Megathrust
Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:06 WIB

Pemprov Bengkulu Gelar Exit Meeting ITJEN, Fokus Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Senin, 4 Mei 2026 - 14:47 WIB

Sekda Bengkulu Buka Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT di UMB

Rabu, 22 April 2026 - 11:50 WIB

Cegah Pungli dan Gratifikasi, Kominfotik Bengkulu Tegaskan Komitmen Bersama

Sabtu, 18 April 2026 - 22:46 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Megathrust Lewat Latihan Gabungan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:24 WIB

Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global

Berita Terbaru